slot preparation.lsrs.lu

Pimpinan KPK Peras Mantan Mentan SYL? Ini Respons Jokowi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 00:05 WIB

50685 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, BARANEWS  | Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo atau akrab disapa SYL, melaporkan dugaan pemerasan terkait proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tengah ia hadapi. Mentan melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya, kemarin. Saat ditanya pendapatnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan hal itu sebaiknya ditanyakan langsung pada KPK.

“Enggak tahu. Ya tanyakan saja ke aparat penegak hukum. KPK atau ke mana? kepolisian ya,” ujar presiden pada wartawan di depan Presidential Lounge, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (6/10).

Seperti diberitakan, Mentan tengah terseret kasus hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK saat ini sedang mengusut kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) dan telah menggeledah rumah dinas SYL di kawasan Widya Chandra dan ruang kerjanya di Kantor Kementan, Ragunan, Jakarta, pada akhir September 2023. Syahrul menyerahkan surat pengunduran diri sebagai Mentan pada Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kementerian Sekretariat Negara, Kamis (6/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KPK sejauh ini belum secara resmi mengumumkan Syahrul sebagai tersangka. Ia disebut menerima uang atau gratifikasi dari pejabat eselon di lingkungan Kementerian Pertanian. Saat ditanya soal Syahrul yang ditetaokan sebagai tersangka oleh KPK, Jokowi meminta hal itu ditanyakan pada pimpinan KPK.

“Tanyakan ke KPK. Jangan tanyakan ke saya,” ucap presiden.

Presiden mengatakan ia telah menunjuk Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi sebagai pengganti sementara atau pelaksana tugas (Plt) Mentan. Presiden mengungkapkan alasan penunjukkan kepala badan pangan nasional. Tujuannya untuk memudahkan koordinasi ketika membahas isu pangan dan pertanian.

“Supaya lebih koordinatif, lebih memudahkan karena biasanya kita bulog, badan pangan, mentan ini, menteri perdagangan ini selalu harus satu jadi untuk konsolidasi saja biar lebih memudahkan,” papar Jokowi.

Mensesneg Pratikno sebelumnya sempat menyampaikan bahwa kemungkinan Mentan akan bertemu dengan Presiden Jokowi, di Istana Kepresidenan, Jumat (6/10). Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, presiden mengaku waktu pertemuan masih belum diatur.

“Belum..belum..belum mungkin baru diatur, tanyakan ke Pak Mensesneg saja,” terang Jokowi.

Mengenai pengganti definitif untuk mengisi jabatan Mentan, presiden menegaskan akan secepatnya dilakukan pergantian. Namun, saat ditanya apakah pengganti Mentan juga berasal dari Partai NasDem seperti Syahrul, Jokowi hanya menjawab pergantian akan dilakukan secepatnya.

” Secepatnya,” ucap presiden. (Z-10)/MI

Berita Terkait

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik
Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran
Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden
Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri
Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden
Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini
ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun
Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:30 WIB

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik

Jumat, 6 November 2026 - 17:27 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 17:01 WIB

Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Berita Terbaru