Pemerintah Kaji Pembatasan Pembelian Pertalite untuk Kelompok Desil 9 dan 10

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:16 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Pemerintah hingga saat ini belum mengambil keputusan terkait rencana pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite untuk masyarakat yang tergolong dalam kelompok desil 9 dan 10. Hal ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia seusai menghadiri rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Bahlil menegaskan, kebijakan pembatasan masih dalam tahap kajian mendalam. Pemerintah menekankan pentingnya validasi data penerima subsidi, agar BBM bersubsidi benar-benar diterima kelompok masyarakat yang memang berhak. “Kami ingin subsidi itu harus tepat sasaran. Salah satu cara untuk mewujudkan hal itu, data kami harus valid,” ujar Bahlil.

Proses pemeriksaan data dilakukan dengan membagi kelompok masyarakat ke dalam desil. Penyusunan data akurat ini dianggap penting guna mengantisipasi hambatan atau permasalahan teknis ketika kebijakan diterapkan. Pemerintah tidak ingin niat baik melalui pembatasan subsidi justru memunculkan persoalan baru di lapangan akibat sistem data yang belum sepenuhnya siap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam APBN 2026, pemerintah telah mengucurkan anggaran subsidi energi sebesar Rp 210,1 triliun, sekitar 65,87 persen dari total anggaran subsidi di tahun sebelumnya yang mencapai Rp 318,9 triliun. Jumlah ini belum termasuk anggaran kompensasi, sehingga total dukungan pemerintah untuk ketahanan energi nasional tahun depan tembus Rp 381,3 triliun.

Kebijakan pembatasan subsidi BBM sebenarnya telah digulirkan sebelumnya dan dinilai dapat menghemat sekitar 10 persen dari belanja subsidi energi, terutama jika difokuskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Selain kelompok desil 10, wacana pembatasan juga menyasar kelompok desil 9 yang dinilai mampu. Masyarakat pada dua kelompok ini nantinya tidak diperkenankan membeli Pertalite dan diarahkan menggunakan BBM nonsubsidi.

Pemerintah akan memberlakukan kebijakan ini secara bertahap. Infrastruktur dan sistem digitalisasi di SPBU milik Pertamina dinilai sudah memadai untuk mendukung pengawasan. Namun, hingga kini kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan. Implementasi akan dilakukan setelah seluruh sistem dan data dinyatakan siap, guna menghindari kekisruhan di masyarakat.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap alokasi subsidi energi dapat lebih tepat sasaran serta memberi perlindungan lebih maksimal bagi kelompok masyarakat yang berhak menerimanya. (*)

Berita Terkait

Jaringan Perdagangan Emas Ilegal Internasional Mengancam Ekonomi Nasional
Sindikat Penyelundupan Emas Kian Marak, Modus Operandi Semakin Canggih
Tim Hukum Dokter Tifa Cabut Gugatan Praperadilan, Fokus Hadapi Pokok Perkara
Puan Maharani Tegaskan Pemilu Harus Tetap Berpedoman pada Konstitusi
Aliansi Masyarakat Pati Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset dan Hukuman Mati Koruptor
Pernyataan Ketum Projo soal Potensi Pemilu Dipercepat Tuai Sorotan Publik
KPK Tangkap Rektor Unsoed dan Lima Tersangka, Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru Terungkap
Negara Tak Boleh Lembek, Sanksi Berat Dijatuhkan kepada Perusahaan Pembakar Hutan di Kalimantan

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Jaringan Perdagangan Emas Ilegal Internasional Mengancam Ekonomi Nasional

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Sindikat Penyelundupan Emas Kian Marak, Modus Operandi Semakin Canggih

Senin, 31 Agustus 2026 - 01:35 WIB

Tim Hukum Dokter Tifa Cabut Gugatan Praperadilan, Fokus Hadapi Pokok Perkara

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Puan Maharani Tegaskan Pemilu Harus Tetap Berpedoman pada Konstitusi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:31 WIB

Aliansi Masyarakat Pati Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset dan Hukuman Mati Koruptor

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Pernyataan Ketum Projo soal Potensi Pemilu Dipercepat Tuai Sorotan Publik

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WIB

KPK Tangkap Rektor Unsoed dan Lima Tersangka, Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru Terungkap

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Negara Tak Boleh Lembek, Sanksi Berat Dijatuhkan kepada Perusahaan Pembakar Hutan di Kalimantan

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

Jaringan Perdagangan Emas Ilegal Internasional Mengancam Ekonomi Nasional

Senin, 31 Agu 2026 - 20:46 WIB

HUKUM & KRIMINAL

Sindikat Penyelundupan Emas Kian Marak, Modus Operandi Semakin Canggih

Senin, 31 Agu 2026 - 20:32 WIB

PERISTIWA

Posko DPP GRIB Jaya di Kedoya Selatan Terbakar

Senin, 31 Agu 2026 - 20:27 WIB