Pelantikan MGMP Aceh Utara, Dorong Inovasi Metode Mengajar Demi Pendidikan Berdaya Saing

AGUS SURIADI

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:58 WIB

50188 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA – Pelantikan pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) se-Kabupaten Aceh Utara menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen peningkatan mutu pendidikan di daerah tersebut. Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dihadiri pengawas sekolah, para kepala sekolah, serta guru-guru dari berbagai satuan pendidikan.

Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan pendidikan daerah menegaskan bahwa pelantikan MGMP bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret dalam menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.

“Tema Penggunaan Metode Mengajar untuk Mutu Pendidikan yang Siap Berdaya Saing adalah panggilan sekaligus tantangan bagi kita semua untuk terus berinovasi dalam pembelajaran,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mutu Pendidikan Dimulai dari Kelas
Dalam kesempatan tersebut ditegaskan bahwa mutu pendidikan tidak hanya lahir dari kelengkapan administrasi, tetapi dari praktik pembelajaran yang hidup dan memanusiakan peserta didik.

MGMP disebut sebagai “laboratorium ide” bagi para guru untuk merancang, merefleksikan, dan menyempurnakan metode mengajar. Forum ini diharapkan mampu menjadi ruang kolaboratif untuk berbagi praktik baik serta melahirkan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Filosofi lokal Aceh seperti Aneuk Talindong, Agama Tapeukong serta Aneuk Meutuah, Beucarong, Beumeusyuhu turut ditekankan sebagai landasan dalam membangun karakter dan kompetensi peserta didik.

Tiga Pesan Strategis untuk Pengurus MGMP
Dalam arahannya, disampaikan tiga pesan utama bagi pengurus MGMP yang baru dilantik:

1.Menjadi Pelopor Metode yang Berpihak pada Murid

Guru didorong untuk beralih dari metode ceramah satu arah menuju pembelajaran aktif, inkuiri, dan berdiferensiasi. Asesmen formatif diharapkan menjadi alat refleksi untuk mendukung perkembangan siswa, bukan sekadar instrumen penilaian.

Ditekankan pula bahwa seluruh siswa, baik di wilayah pesisir, pedalaman, maupun perkotaan Aceh Utara, harus mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna dan setara.

2.Menguatkan Karakter di Tengah Daya Saing Global

Daya saing pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kekuatan karakter. Integrasi nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal Aceh dalam proses pembelajaran dinilai penting untuk membentuk generasi yang cerdas sekaligus berakhlak mulia.
Peserta didik diharapkan tidak hanya unggul dalam menjawab soal, tetapi juga memiliki sikap bersyukur, semangat gotong royong, dan menjaga martabat sebagai putra-putri daerah.

3.Membangun Jejaring Kolaborasi

MGMP diminta menjadi wadah kolaborasi tanpa sekat. Melalui lesson study, diskusi rutin, dan berbagi praktik baik, para guru diharapkan mampu membangun learning community yang solid guna mewujudkan pendidikan Aceh Utara yang unggul dan berdaya saing.

Di akhir kegiatan, pengurus MGMP yang baru dilantik diharapkan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan menjadikan forum MGMP sebagai ruang produktif untuk menuai gagasan serta solusi pembelajaran.

“Sekolah harus menjadi benteng terdepan pendidikan Aceh Utara yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing,” tegasnya.

Pelantikan ini menjadi penegas bahwa transformasi pendidikan di Aceh Utara bertumpu pada kolaborasi, inovasi metode mengajar, serta penguatan nilai karakter dalam setiap proses pembelajaran.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Tiga Bulan Dusun Rumah Putih Gelap Gulita, PLN Aceh Utara Diduga Tutup Mata dan Telinga
Ratusan Yatim Dan Fakir miskin Kota Panton Labu Di Santuni Oleh Komunitas S3 Sedekah Seribu Sehari
Karang Taruna: Terima Kasih Presiden Prabowo atas Bantuan Sapi Meugang
Bantuan Serbuan Beras Merah Putih Membawa Keberkahan Menjelang Ramadhan
Pengungsi Langkahan Sampaikan Terima Kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Kodam Iskandar Muda, Korem 011/Lilawangsa, Dan AOC
Adhifatra Agussalim Luncurkan Buku “Membumikan Good Journalist Governance” sebagai Panduan Jurnalisme Berintegritas
Bantuan Posko Terpadu BNPB Dan Korem 011 Lilawangsa Tiba Di Tengah Masyarakat Terdampak Banjir
Bantuan Posko Terpadu BNPB Dan Korem 011 Lilawangsa Tiba Di Tengah Masyarakat Terdampak Banjir

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:31 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:39 WIB

BAKORNAS LEPPAMI PB HMI Jalin Koordinasi dengan TNGL dan BKSDA Aceh, Perkuat Sinergi Pelestarian Lingkungan dan Kehutanan di Aceh

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:04 WIB

Kapolres Nagan Raya, AKBP Dr.Benny Bathara.,S.I.K.,M.I.K. Terima Penghargaan Dari Kapolda Aceh

Senin, 23 Februari 2026 - 01:02 WIB

Kolaborasi Strategis FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara dan Dittipidter Mabes Polri, Siap Sikat Tambang Ilegal di Aceh

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:45 WIB

Warga Aceh Berpuasa di Kemah Bantuan

Senin, 16 Februari 2026 - 23:59 WIB

Fatan Sabilulhaq Terpilih sebagai Ketua Umum HAMAS Periode 2026–2028, Diharapkan Hidupkan Kembali Organisasi

Senin, 16 Februari 2026 - 23:13 WIB

Pemulihan Pasca Bencana Banjir Hidrometeorologi Aceh Dinilai Sangat Lambat

Senin, 16 Februari 2026 - 22:35 WIB

Mengemban amanah sebagai Sekretaris PDP PAN Aceh Barat, Arham Targetkan Kemenangan Pemilu 2029

Berita Terbaru