MTQ ke-37 Provinsi Aceh Resmi Dibuka, Semarak Kebudayaan dan Spirit Persatuan Warnai Pidie Jaya

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 2 November 2025 - 23:30 WIB

50347 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE JAYA Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Provinsi Aceh resmi dibuka pada Sabtu malam, 1 November 2025, di Gedung Utama MTQ Pidie Jaya. Gelaran akbar yang mengangkat semangat syiar Islam dan cinta terhadap Al-Qur’an ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), dan disaksikan langsung oleh jajaran pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten, tokoh-tokoh agama, serta ribuan masyarakat setempat.

Pembukaan dimulai pukul 20.00 WIB dan berlangsung dalam suasana khidmat namun penuh semarak. Acara diawali dengan defile 23 kafilah dari kabupaten dan kota se-Aceh, masing-masing membawa bendera daerah dan semangat kebersamaan yang mencerminkan kekuatan persatuan di Bumi Serambi Mekkah.

Selain prosesi formal pembukaan, rangkaian acara malam itu juga diwarnai dengan penampilan tari kolosal Peunutoh — sebuah tarian tradisional yang merepresentasikan ungkapan syukur, kekuatan, dan kebersamaan masyarakat Aceh. Sebanyak 150 pelajar SMP dan SMA dari Kabupaten Pidie Jaya terlibat dalam penampilan tersebut, menjadikan malam pembukaan tak hanya sarat nuansa religius, tetapi juga kaya cita rasa budaya lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tarian kolosal ini adalah bentuk penghormatan kami kepada tamu dan peserta yang datang dari seluruh Aceh. Melalui karya budaya ini, kami ingin menunjukkan wajah ramah dan kaya identitas yang dimiliki Pidie Jaya,” ujar salah satu panitia pelaksana.

Gubernur Aceh dalam sambutannya menyampaikan bahwa MTQ bukan semata ajang lomba membaca dan menghafal Al-Qur’an, melainkan perwujudan nilai-nilai luhur dalam kehidupan masyarakat yang religius. Ia berharap MTQ ke-37 ini menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat peran generasi muda dalam menghidupkan tradisi Qur’ani, serta menyemai kebudayaan Aceh yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

“Melalui MTQ ini, kita tidak hanya mendengar keindahan lantunan ayat-ayat suci, tetapi juga membangkitkan kesadaran akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam setiap sendi kehidupan,” ujar Mualem.

Bagi masyarakat yang tidak sempat menghadiri acara secara langsung, panitia juga menyediakan tayangan siaran ulang pembukaan MTQ Aceh ke-37 melalui kanal YouTube resmi MTQ Aceh. Tayangan ini dapat diakses pada tautan berikut:

👉 Tonton Pembukaan MTQ Aceh ke-37

Pembukaan MTQ ini menjadi awal dari rangkaian penyelenggaraan selama satu pekan penuh, yang akan menampilkan para qari dan qariah terbaik dari seluruh Aceh dalam berbagai cabang perlombaan, seperti tilawah, tahfiz, tafsir, kaligrafi, serta lomba menulis kandungan Al-Qur’an.

Sebagai tuan rumah, Kabupaten Pidie Jaya berharap penyelenggaraan MTQ ini tidak hanya menjadi peristiwa keagamaan, tetapi juga ajang membangun silaturahmi, memperkuat identitas budaya Islam, serta mendorong geliat ekonomi masyarakat lokal melalui partisipasi UMKM dan sektor pelaku usaha lainnya.

“Kepercayaan sebagai tuan rumah ini kami sambut dengan penuh rasa syukur. Kami ingin MTQ ini menjadi warisan berharga yang membawa keberkahan bagi masyarakat Pidie Jaya,” ujar Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi.

MTQ ke-37 Aceh dipandang sebagai bentuk integrasi antara kebudayaan, keagamaan, dan solidaritas masyarakat yang dibingkai dalam semangat Al-Qur’an. Sebuah ikhtiar untuk terus membawa Al-Qur’an lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya di mimbar-mimbar tilawah, tetapi juga dalam nilai-nilai kehidupan sosial, pemerintahan, dan kebudayaan. )*_

Berita Terkait

DKM Baitut Tamam Kanwil DJBC Aceh Resmikan dan Serahkan Wakaf Sumur Bor bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Pidie Jaya dan Bireuen
Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Gerindra Aceh Buka Puasa Bersama Korban Banjir Pidie Jaya, Fadhlullah Serahkan Santunan Anak Yatim
Universitas Serambi Mekkah Terjunkan 50 Mahasiswa Mengikuti Program Mahasiswa Berdampak di Gampong Beurawang, Pidie Jaya Aceh
BNPB Rampungkan Hunian Sementara untuk Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Dirjen Sumber Daya Air Tinjau Penanganan Pascabencana di Krueng Meureudu, Pidie Jaya
Pemerintah Salurkan Dana Tunggu Hunian untuk Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 02:32 WIB

Ada Upaya Pecah Belah Pendukung Prabowo-Gibran Usai Demo Agustus Dua Ribu Dua Puluh Enam

Rabu, 2 September 2026 - 02:28 WIB

Ubedilah Badrun Tegaskan Demo 27 Agustus Cermin Kegelisahan dan Kemarahan Publik pada Korupsi

Rabu, 2 September 2026 - 02:25 WIB

Bakom Minta Publik Percayakan Proses Hukum dalam Kasus Kematian Penjual Cermin di Pejompongan

Rabu, 2 September 2026 - 02:17 WIB

Praktisi Hukum Tegaskan Penanganan Kamtibmas Adalah Kewenangan Polisi, Bukan Ormas

Rabu, 2 September 2026 - 02:07 WIB

Mutasi Polri, Kombes Carlie Syahputra Bustamam Jabat Kabid Propam Polda Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 19:20 WIB

Pengamat Hukum: Pelibatan Ormas Bubarkan Massa Aksi Langgar Konstitusi dan Ancam Demokrasi

Selasa, 1 September 2026 - 19:11 WIB

Negara Kembali Kuasai 111,71 Hektar Lahan Konservasi di Tahura Bukit Soeharto

Selasa, 1 September 2026 - 19:07 WIB

Petisi Pembubaran GRIB Jaya Muncul di Tengah Sorotan Aksi Kekerasan Pascademo DPR

Berita Terbaru