SINGKIL – Komitmen Kepolisian Daerah Aceh dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan pengayoman kepada masyarakat kembali ditegaskan melalui apel yang dipimpin langsung oleh Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. di Mapolres Aceh Singkil, Rabu, 21 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata perhatian pimpinan terhadap personel kepolisian yang telah bekerja keras dalam menghadapi situasi darurat serta masa pemulihan pasca bencana alam yang melanda wilayah tersebut.
Dalam arahannya di hadapan jajaran kepolisian, Kapolda Aceh menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Polres Aceh Singkil serta personel dari berbagai satuan yang telah menunjukkan dedikasi tinggi, terutama saat menjalankan tugas di tengah-tengah masyarakat yang terdampak bencana. Ia menilai bahwa kehadiran dan kontribusi aktif anggota Polri dalam penanggulangan bencana merupakan manifestasi dari fungsi Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, yang tidak hanya bekerja dalam suasana normal, namun juga di saat krisis.
Kapolda Aceh turut memberikan dukungan moril serta motivasi kepada para personel agar tetap menjunjung tinggi profesionalisme, menjaga solidaritas tim, dan tidak kehilangan semangat juang dalam melaksanakan setiap tugas negara. Menurutnya, kesiapsiagaan saat bencana tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan fisik dan kelengkapan peralatan, tetapi juga menuntut kepekaan sosial, ketulusan hati, serta empati terhadap masyarakat yang tengah menghadapi penderitaan. Dalam kondisi demikian, polisi bukan hanya bertugas sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak solidaritas sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan jasmani dan keselamatan diri, terutama bagi mereka yang ditugaskan dalam masa pemulihan pasca bencana. Penanganan bencana, menurut Kapolda Aceh, adalah tugas jangka panjang yang menuntut ketahanan fisik, mental, dan emosional. Personel diharapkan tetap mampu menunjukkan performa yang optimal tanpa mengabaikan aspek perlindungan diri, agar dapat terus menjalankan misi kemanusiaan dengan baik.
Apel berlangsung dengan khidmat dan tertib, dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Polda Aceh, termasuk Dansat Brimob, Dirlantas, dan Dirresnarkoba. Kapolres Aceh Singkil beserta seluruh Pejabat Utama Polres turut hadir mendampingi jalannya kegiatan, bersama ratusan personel lain yang berasal dari berbagai satuan. Dalam suasana yang penuh penghormatan dan kekeluargaan, semangat pengabdian dan solidaritas tampak jelas menyelimuti barisan pasukan yang hadir.
Kegiatan ini diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat serta meningkatkan kesadaran kolektif di lingkungan kepolisian akan pentingnya tugas kemanusiaan, terutama dalam kondisi tidak normal akibat bencana alam. Melalui kegiatan tersebut, Polri berusaha menegaskan peran sentralnya dalam membantu masyarakat dengan cara yang lebih humanis, adaptif, dan responsif, sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan keamanan yang modern dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kapolda Aceh menutup arahannya dengan menyampaikan harapan agar ke depan, koordinasi antar satuan kerja di lingkungan kepolisian serta sinergi dengan pemangku kepentingan lainnya dapat ditingkatkan, sehingga kehadiran negara melalui aparat keamanan dirasakan lebih nyata dalam setiap lapisan masyarakat. Masyarakat yang menjadi korban bencana alam, menurutnya, tidak boleh merasa sendiri. Dengan kehadiran Polri yang bersikap tanggap dan peduli, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian akan tumbuh lebih kuat dan berdampak pada ketahanan sosial yang lebih baik.
Dalam suasana yang belum sepenuhnya pulih akibat bencana, pelaksanaan apel ini menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian tidak hanya berhenti pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup peran penting dalam misi sosial dan kemanusiaan. Polri bertugas membawa harapan dan melindungi kehidupan warga, terutama saat masyarakat berada dalam kondisi paling rentan. (*)






































