Jokowi Ungkap Nama Kecilnya: “Saya Pernah Bernama Mulyono”

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 25 Mei 2025 - 02:50 WIB

50287 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Sebuah pengakuan menarik datang dari Ir. H. Joko Widodo, Presiden ke-7 Republik Indonesia. Dalam wawancara yang dikutip dari berbagai sumber pada Jumat (24/5), Jokowi mengungkap bahwa nama yang kini dikenal publik sejatinya bukanlah nama pertamanya. Di masa kecil, ia sempat menyandang nama “Mulyono”.

“Saya pernah diberi nama Mulyono waktu kecil, tapi karena saya sering sakit, oleh orang tua nama saya diganti jadi Joko Widodo,” tutur Jokowi dengan nada santai namun penuh makna, menyingkap salah satu bagian personal dari kehidupannya yang jarang diketahui publik.

Menurut Jokowi, pergantian nama itu terjadi sebelum ia menginjak bangku Sekolah Dasar. Meski tidak mengingat dengan pasti kapan perubahan tersebut dilakukan, ia menjelaskan bahwa keputusan itu berakar dari kepercayaan tradisional Jawa yang diyakini kuat oleh orang tuanya. Dalam tradisi tersebut, mengganti nama anak yang kerap sakit dianggap sebagai salah satu cara untuk “membuang sial” dan mengundang keberuntungan serta kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nama itu kan doa. Orang tua saya percaya, kalau anak sakit-sakitan, ganti nama bisa jadi membawa harapan baru,” tambah Jokowi.

Nama “Joko Widodo” sendiri mengandung makna positif. Dalam bahasa Jawa, “Widodo” berarti selamat, sejahtera, atau berkah. Pemilihan nama tersebut tidak hanya mencerminkan harapan orang tua terhadap masa depan anaknya, tapi juga nilai-nilai budaya yang masih kuat tertanam dalam masyarakat Jawa.

Belakangan ini, sempat beredar kabar yang menyebutkan bahwa Jokowi juga pernah menggunakan nama “Purwoko”. Namun dalam pernyataan terbarunya, ia membantah klaim tersebut. “Nggak pernah ada nama Purwoko. Hanya Mulyono saja sebelum Joko Widodo,” tegasnya, sekaligus meluruskan informasi yang sempat beredar di ruang publik.

Pengakuan ini menambah warna baru dalam catatan kehidupan seorang Joko Widodo, tokoh yang dikenal sederhana namun penuh kejutan. Dari seorang anak tukang kayu yang hidup sederhana di pinggir Sungai Kali Anyar, Solo, hingga menjadi kepala negara dua periode, kisah hidup Jokowi selalu menarik perhatian.

Perubahan nama dari Mulyono ke Joko Widodo mungkin terdengar sepele. Namun, dalam konteks kebudayaan dan perjalanan hidupnya, nama tersebut telah menjadi simbol dari perubahan nasib dan harapan yang menjadi nyata. (*)

Berita Terkait

Perkuat Kepastian Hukum untuk Rumah Tinggal, Masyarakat Bisa Tingkatkan Sertipikat HGB ke HM Sekarang
Jadi Pembicara dalam SUSBANPIM VIII, Menteri Nusron: Good Governance Dimulai dari Disiplin, Pembagian Tugas, dan Tata Kelola yang Jelas
Beda Fungsi dan Kegunaan, Pahami Perbedaan Pengecekan Sertipikat dan SKPT
Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Benteng Nagari dalam Menjaga Kepemilikan Hak Adat
Rakor Bersama para Kepala Daerah di Kalsel, Menteri Nusron: Penentuan Lokasi LP2B Menjadi Kewenangan Daerah
PB PII Gaungkan Semangat Kebangkitan Pelajar di Harba ke-79
MK Uji Pengamatan Hakim Sebagai Alat Bukti, DPR Nilai Dapat Tingkatkan Objektivitas Persidangan
DPR dan Pemerintah Jelaskan Mekanisme Pendaftaran Tanah dalam Sistem Hukum Nasional

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:47 WIB

Diterjang Banjir Akhir 2025, Yahdi Hasan Kucurkan Dana Reses II Tahun 2026 Membangun 50 Bronjong Darurat di D.I Irigasi Kuta Tinggi.

Senin, 25 Mei 2026 - 16:34 WIB

Diduga Dana Ketahanan PangaDana Ketahanan Pangan Rp120 Juta di Kute Lawe Kongker Diduga Belum Jelas Penggunaannya, Warga Pertanyakan Transparansi Pengulu

Senin, 25 Mei 2026 - 13:11 WIB

Polres Aceh Tenggara Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Sosialisasi KUHAP Tahun 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 02:21 WIB

Oknum Kepala SD N Trt Seperai ( SS) kuasai Barang Bekas Rehab Sekolah.”Diduga tampa Proses Lelang

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:36 WIB

BPJN 3.5 Tuntaskan Pembersihan Lumpur Pascabanjir di Jalur Nasional Aceh Tenggara hingga Lawe Tua Persatuan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:59 WIB

Oknum Kepala SD N Trt Seperai Diduga Kangkangi Impres no 7 tahun 2025. dan Boyong barang Bekas Bangunan ke Rumahnya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:41 WIB

Putri Penulis Ahmad Bahar Laporkan Hercules ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penyekapan hingga Intimidasi Mencuat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:58 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara-Medan di Desa Kuning Sudah Dibersihkan Pascabanjir

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Umat Islam Hadapi Krisis Iman dan Akhlak dalam Keluarga

Senin, 25 Mei 2026 - 22:50 WIB