Hotman Paris Pasang Badan Bela Dedi Mulyadi, Sindir Balik Rocky Gerung: “Cuma Hafal Teori Filsafat”

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 25 Mei 2025 - 03:03 WIB

50438 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketegangan wacana publik memanas setelah pengamat politik Rocky Gerung melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait program pembinaan remaja di barak militer. Menyusul pernyataan itu, pengacara ternama Hotman Paris Hutapea tampil ke publik membela Dedi, sekaligus menyindir balik Rocky dengan komentar pedas.

Rocky Gerung, yang dikenal sebagai pemikir kritis dan sering menyampaikan analisis tajam terhadap kebijakan negara, menyoroti program pengiriman anak-anak yang dianggap “nakal” ke barak militer. Ia menilai pendekatan tersebut gagal menjawab akar persoalan remaja, terutama yang berkaitan dengan aspek intelektual, psikologis, dan sosial.

“Pemikiran seperti itu hanya mendisiplinkan tubuh, tapi tidak membebaskan pikiran. Itu cara berpikir yang dangkal,” ujar Rocky dalam sebuah tayangan video yang diunggah ke media sosial, dan segera menyulut kontroversi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi kritik tersebut, Dedi Mulyadi yang dikenal dengan gaya kepemimpinan populis dan pendekatan langsung ke masyarakat, menyampaikan pernyataan balasan dengan gaya retoris khasnya.

“Lebih baik punya pemikiran yang dangkal tapi bisa menumbuhkan tanaman, daripada pemikiran yang dalam namun membuat orang tenggelam,” kata Dedi, merespons sindiran Rocky dengan analogi tajam.

Pernyataan Dedi mendapat pembelaan kuat dari Hotman Paris. Dalam sebuah video yang diunggah ke akun media sosial pribadinya, Hotman menyebut bahwa Rocky tidak punya kontribusi nyata bagi rakyat, selain hanya rajin melontarkan teori.

“Rocky Gerung hanya hafal teori filsafat. Apa kontribusinya yang bisa dilihat rakyat secara langsung? Dedi Mulyadi sudah berbuat nyata,” tegas Hotman.

Tak berhenti di sana, Hotman melanjutkan kritiknya dengan nada sindiran yang khas. Ia menyebut bahwa Rocky sendiri mungkin perlu merasakan tinggal di barak militer agar lebih disiplin.

“Saya rasa Rocky Gerung juga perlu dikirim ke barak militer, supaya tubuh dan mulutnya bisa lebih disiplin,” ucap Hotman, disambut tawa dari para pengikutnya di kolom komentar.

Pernyataan tersebut menimbulkan perdebatan panas di media sosial. Sebagian netizen menganggap Rocky telah bersikap elitis dan kurang memahami realitas sosial di lapangan. Sementara itu, kelompok lain menilai kritik Rocky valid dan penting sebagai bagian dari demokrasi dan kebebasan berpikir.

Program barak militer bagi remaja bermasalah yang dijalankan oleh Pemprov Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi memang menuai respons beragam. Pendukungnya menilai pendekatan ini sebagai langkah inovatif dalam menegakkan kedisiplinan dan nilai kebangsaan pada generasi muda. Namun, para pengkritik khawatir bahwa metode itu justru berisiko mengekang kebebasan anak serta mengabaikan aspek pendidikan dan psikologi.

Hingga berita ini ditulis, Rocky Gerung belum memberikan tanggapan lanjutan terhadap sindiran yang dilontarkan Hotman Paris. (*)

Berita Terkait

Perkuat Kepastian Hukum untuk Rumah Tinggal, Masyarakat Bisa Tingkatkan Sertipikat HGB ke HM Sekarang
Jadi Pembicara dalam SUSBANPIM VIII, Menteri Nusron: Good Governance Dimulai dari Disiplin, Pembagian Tugas, dan Tata Kelola yang Jelas
Beda Fungsi dan Kegunaan, Pahami Perbedaan Pengecekan Sertipikat dan SKPT
Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Benteng Nagari dalam Menjaga Kepemilikan Hak Adat
Rakor Bersama para Kepala Daerah di Kalsel, Menteri Nusron: Penentuan Lokasi LP2B Menjadi Kewenangan Daerah
PB PII Gaungkan Semangat Kebangkitan Pelajar di Harba ke-79
MK Uji Pengamatan Hakim Sebagai Alat Bukti, DPR Nilai Dapat Tingkatkan Objektivitas Persidangan
DPR dan Pemerintah Jelaskan Mekanisme Pendaftaran Tanah dalam Sistem Hukum Nasional

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:47 WIB

Diterjang Banjir Akhir 2025, Yahdi Hasan Kucurkan Dana Reses II Tahun 2026 Membangun 50 Bronjong Darurat di D.I Irigasi Kuta Tinggi.

Senin, 25 Mei 2026 - 16:34 WIB

Diduga Dana Ketahanan PangaDana Ketahanan Pangan Rp120 Juta di Kute Lawe Kongker Diduga Belum Jelas Penggunaannya, Warga Pertanyakan Transparansi Pengulu

Senin, 25 Mei 2026 - 13:11 WIB

Polres Aceh Tenggara Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Sosialisasi KUHAP Tahun 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 02:21 WIB

Oknum Kepala SD N Trt Seperai ( SS) kuasai Barang Bekas Rehab Sekolah.”Diduga tampa Proses Lelang

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:36 WIB

BPJN 3.5 Tuntaskan Pembersihan Lumpur Pascabanjir di Jalur Nasional Aceh Tenggara hingga Lawe Tua Persatuan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:59 WIB

Oknum Kepala SD N Trt Seperai Diduga Kangkangi Impres no 7 tahun 2025. dan Boyong barang Bekas Bangunan ke Rumahnya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:41 WIB

Putri Penulis Ahmad Bahar Laporkan Hercules ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penyekapan hingga Intimidasi Mencuat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:58 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara-Medan di Desa Kuning Sudah Dibersihkan Pascabanjir

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Umat Islam Hadapi Krisis Iman dan Akhlak dalam Keluarga

Senin, 25 Mei 2026 - 22:50 WIB