Golkar Siap Kawal Koperasi Merah Putih Prabowo, Target 80 Ribu Koperasi Diyakini Akan Tercapai

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 21 Mei 2025 - 06:52 WIB

50569 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Dukungan politik terhadap program ekonomi kerakyatan Presiden terpilih Prabowo Subianto terus menguat. Salah satu bentuk nyatanya datang dari Partai Golkar melalui Ketua Fraksi Golkar DPR RI, M. Sarmuji, yang menyatakan komitmen penuh untuk mengawal pendirian Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia.

Program Koperasi Merah Putih menjadi salah satu inisiatif unggulan Prabowo untuk menghidupkan kembali semangat koperasi sebagai sistem ekonomi yang inklusif dan berbasis pada prinsip keadilan sosial. Dalam keterangannya, Sarmuji menilai langkah ini sebagai titik balik penting untuk memperkuat ekonomi rakyat dari akar rumput.

“Koperasi adalah salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Pada masa Orde Baru, koperasi sempat menjadi soko guru perekonomian rakyat. Sayangnya, pilar ini telah runtuh dan belum dibangun kembali secara serius,” ujar Sarmuji, Rabu (21/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sarmuji menekankan bahwa semangat koperasi bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga filosofi kebersamaan dan gotong royong yang sesuai dengan nilai-nilai budaya Indonesia.

“Dalam koperasi, manusia dihargai karena kemanusiaannya, bukan karena hartanya. Ini berbeda dengan PT (perseroan terbatas), di mana suara ditentukan oleh kepemilikan modal. Di koperasi, keputusan diambil secara demokratis, mencerminkan semangat kolektif,” jelasnya.

Sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji menyambut gembira perhatian Presiden Prabowo terhadap koperasi. Ia melihat inisiatif pendirian Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan sebagai bentuk konkret dari upaya pemerintah dalam merealisasikan sistem ekonomi yang berpihak pada rakyat kecil.

“Pak Prabowo sedang berusaha mendekatkan idealita koperasi dengan kenyataan. Ini adalah langkah mengejawantahkan antara das sollen (yang seharusnya) dan das sein (yang nyata) dalam fungsi koperasi di sistem ekonomi nasional,” kata Sarmuji.

Menurutnya, target pendirian 80 ribu koperasi di seluruh desa dan kelurahan memang ambisius, namun bukan hal yang mustahil jika dikerjakan bersama-sama. Golkar, kata dia, tidak hanya menyatakan dukungan moral, tetapi juga siap memberikan masukan teknis dan pengawalan politik agar program ini berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Kami ingin terlibat aktif, memberikan masukan agar desain koperasi yang dibentuk benar-benar tepat sasaran dan berfungsi sebagai soko guru ekonomi rakyat seperti dulu,” ujarnya.

“Membentuk 80 ribu koperasi tentu bukan tugas yang mudah. Tapi dengan kerja sama semua pihak, baik eksekutif, legislatif, maupun masyarakat, saya yakin ini bisa tercapai. Fraksi Golkar berkomitmen untuk mendukung penuh dan mengawal pelaksanaan program ini dari pusat hingga daerah,” tegas Sarmuji.

Dengan dukungan dari Partai Golkar, program Koperasi Merah Putih diyakini akan mendapatkan landasan politik yang kuat di parlemen, serta mendorong lahirnya sistem ekonomi alternatif yang lebih inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. Program ini juga menjadi langkah strategis Prabowo untuk memperkuat ekonomi desa dan memperkecil kesenjangan antarwilayah di Indonesia. (*)

Berita Terkait

Kronologi Kematian Misterius Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Polisi Dituntut Transparan
Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Meninggal Mendadak, Polisi Lakukan Penyelidikan
Arief Martha Rahadyan: Penguatan Hubungan Indonesia–Rusia Cerminkan Diplomasi Bebas dan Aktif
AJI Tuntut Prabowo Minta Maaf soal Ucapan ‘Londo Ireng’, Tuding Diskreditkan Jurnalis
YLBHI Kecam Tajam Stigma “Londo Ireng”, Dinilai Ancaman Serius terhadap Kebebasan Pers dan Demokrasi
KPK Jelaskan Alasan Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK, Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi
Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Ngaku Dikriminalisasi
MK Tetapkan Sisa Kuota Internet Tidak Boleh Hangus, Operator Wajib Lindungi Hak Konsumen

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:57 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:15 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:18 WIB

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh

Senin, 20 Juli 2026 - 02:43 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23 WIB

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:28 WIB

Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:44 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Wadokai Day Karate Championship 2026 Resmi Ditutup, Hasballah Cut Apa: Dari Aceh Lahir Karateka Gemilang

Berita Terbaru