slot preparation.lsrs.lu

Dewas Tunggu Laporan untuk Usut Kabar Dugaan Pemerasan oleh Pimpinan KPK

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 6 Oktober 2023 - 05:32 WIB

50440 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | DEWAN Pengawas (Dewas) menunggu laporan untuk mengusut kabar adanya pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemerasan dalam pengusutan dugaan rasuah di Kementerian Pertanian (Kementan). Dugaan itu tengah didalami Polda Metro Jaya.

“Tentulah (diusut) kalau ada laporan. Kalau enggak ada?” kata Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean di Jakarta, Kamis (5/10).

Tumpak mengatakan pihaknya baru mengetahui kabar pemerasan itu dari pemberitaan di media massa. Dewas KPK mengklaim tidak memiliki informasi apapun soal dugaan pemerasan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita belum terima sesuatu kan. saya hanya dapat informasi dari itu (pemberitaan),” ucap Tumpak.

Anggota Dewas KPK Albertina Ho juga menegaskan pihaknya belum memiliki informasi terkait dugaan pemerasan itu. Dia berharap ada yang melaporkan secara resmi.

“Kita menunggu ya, kita nunggu dulu lah. Baru aja kita tahu dari media,” ujar Albertina.

Dugaan pemerasaan ini menyebar usai adanya surat pemanggilan sopir Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di Polda Metro Jaya. Belum ada keterangan resmi soal kebenaran surat itu.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron juga menegaskan belum mengetahui adanya kabar rekan kerjanya yang melakukan pemerasan. “Saya tidak tahu,” kata Ghufron melalui keterangan tertulis.

Ghufron enggan memberikan komentar lebih lanjut. Penanganan perkara dugaan korupsi itu diketahui ada di tahap penyidikan. (MGN/Z-8)/MI

Berita Terkait

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik
Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran
Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden
Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri
Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden
Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini
ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun
Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:30 WIB

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik

Jumat, 6 November 2026 - 17:27 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 17:01 WIB

Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Berita Terbaru