Catatan Pelatih MTQ Aceh 2025

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 14:54 WIB

50616 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Dr. Mahdi, S.Ag.MA

Pidie Jaya Baranewsaceh.co | Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) merupakan agenda rutin dua tahunan yang diselenggarakan berjenjang dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, nasional hingga internasional. Kegiatan ini mendapat dukungan moril dan material dari pemerintah serta para sponsor, sehingga penyelenggaraan even yang digerakkan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) selalu berlangsung meriah dan penuh semangat religius.

MTQ tingkat nasional pertama kali digelar pada tahun 1968 di Makassar, Sulawesi Selatan. Saat itu, hanya cabang tilawah dewasa yang diperlombakan, dan melahirkan dua qari legendaris: Ahmad Syahid dari Jawa Barat dan Muhammadong dari Sulawesi Selatan. Seiring berjalannya waktu, even keagamaan ini terus berkembang. Kini, MTQ tidak hanya menampilkan keindahan suara dalam melantunkan ayat suci, tetapi juga mencakup berbagai cabang seperti Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ), Syarhil Qur’an (MSQ), Fahmil Qur’an (MFQ), Khath al-Qur’an, Tafsir al-Qur’an, hingga Karya Tulis Ilmiah al-Qur’an (MKIQ) serta Musabaqah Hafalan Hadis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuan pokok MTQ adalah menumbuhkan semangat pengamalan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjadi sarana dakwah yang memadukan unsur penampilan dan ritual, syiar dan ibadah, sehingga menjelma menjadi sebuah festival keagamaan yang sarat nilai spiritual sekaligus sosial. Festivalisasi MTQ ini mencerminkan dinamika masyarakat dalam mengekspresikan kecintaan terhadap kalam Ilahi dengan cara yang indah dan bermartabat.

Bagi orang beriman, Al-Qur’an bukan hanya al-huda (petunjuk), tetapi juga sumber kebahagiaan dan keindahan. Resepsi estetik terhadap Al-Qur’an menjadi bagian dari pengalaman spiritual: mendengarkan lantunan ayat suci adalah proses penyerapan makna dan rasa. Estetika ini bukan sekadar seni suara, melainkan jalan untuk merasakan mukjizat yang tak lekang oleh zaman, sebagaimana jaminan Allah dalam surah Al-Hijr: 9. Antusiasme masyarakat yang memadati setiap arena MTQ menjadi bukti nyata resepsi tersebut.

Bagi kaum a’jam (non-Arab), memahami keindahan Al-Qur’an dapat dimulai dari aspek estetik dan stilistiknya. Lantunan ayat-ayat suci ibarat magnet yang menggetarkan hati dan menghadirkan kedamaian. Dalam suasana MTQ, batas-batas sosial, jabatan, dan status luluh dalam kekhusyukan; semua hadir sebagai hamba yang sama-sama ingin menyimak firman Allah.

Manusia, dalam segala kedudukannya, diperintahkan untuk bersyukur, beribadah, dan bersujud kepada Allah. Akal, lisan, dan suara adalah instrumen ibadah yang dapat digunakan untuk membaca dan menghidupkan Al-Qur’an sumber ilmu yang tiada bertepi, sebagaimana disebut dalam Al-Kahf: 109.

Kini, perhelatan MTQ semakin spektakuler. Keterlibatan event organizer (EO) profesional menambah kemeriahan acara, mengukuhkan bahwa syiar Islam juga mampu tampil modern tanpa kehilangan substansi spiritualnya. Tidak ada salahnya jika MTQ dikemas menarik dan berteknologi tinggi, selama tujuan utamanya tetap untuk mencari ridha Allah SWT.

Lebih dari sekadar lomba, MTQ adalah momentum evaluasi bersama bagi pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat, dan individu. Kuantitas ahlul Qur’an yang terus bertambah mesti diimbangi dengan peningkatan kualitas. Setiap peserta, pelatih, dan panitia memikul tanggung jawab moral karena di pundak mereka tersemat kehormatan daerah dan marwah umat.

Namun, keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari kemegahan acara atau banyaknya medali. Keberhasilan sejati terletak pada kemampuan semua pihak — peserta, pelatih, lembaga, pemerintah, dan masyarakat untuk menjadikan MTQ sebagai sarana lahirnya generasi Qurani dan Rabbani: generasi yang tidak hanya pandai membaca, tetapi juga hidup bersama nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap gerak kehidupannya.

Pidie Jaya 5 November 2025
Penulis ASN pada kementrian Agama kabupaten Bener Meriah dan pemerhati sosial ke agamaan

Berita Terkait

Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Gerindra Aceh Buka Puasa Bersama Korban Banjir Pidie Jaya, Fadhlullah Serahkan Santunan Anak Yatim
Universitas Serambi Mekkah Terjunkan 50 Mahasiswa Mengikuti Program Mahasiswa Berdampak di Gampong Beurawang, Pidie Jaya Aceh
BNPB Rampungkan Hunian Sementara untuk Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Dirjen Sumber Daya Air Tinjau Penanganan Pascabencana di Krueng Meureudu, Pidie Jaya
Pemerintah Salurkan Dana Tunggu Hunian untuk Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya
Solidaritas Tanpa Batas: HMP–PAI UIN Ar-Raniry dan HMPS PAI UIN SMH Banten Bantu Korban Banjir Aceh

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 20:51 WIB

Gotong Royong Jadi Kunci, Progres RTLH TMMD Abdya Meningkat

Senin, 27 April 2026 - 20:18 WIB

TMMD Abdya Fokus Kesejahteraan, Prajurit Diminta All Out

Senin, 27 April 2026 - 19:23 WIB

Kerja Keras Satgas TMMD Abdya, Jalan Gunung Mulai Terlihat Hasilnya

Senin, 27 April 2026 - 18:59 WIB

Progres Rumah Nenek Nurhabibah Capai 13,3 Persen, Satgas TMMD Kebut Pengerjaan

Senin, 27 April 2026 - 18:19 WIB

Dari Gubuk ke Rumah Beton, Nenek Nurhabibah Tak Kuasa Menahan Haru

Senin, 27 April 2026 - 14:03 WIB

BPC HIPMI ABDYA : Di Bawah Kepemimpinan Bupati Safaruddin, HUT Abdya ke-24 Bukan Sekadar Meriah, tapi Memberi Dampak Positif bagi Ekonomi Masyarakat Abdya

Minggu, 26 April 2026 - 20:06 WIB

TNI Kebut Rehab RTLH di Abdya, Progres Tiga Unit Capai 10 Persen

Minggu, 26 April 2026 - 19:52 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya Genjot Rehab 5 Rumah Warga Miskin di Gunung Cut

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Gotong Royong Jadi Kunci, Progres RTLH TMMD Abdya Meningkat

Senin, 27 Apr 2026 - 20:51 WIB

ACEH BARAT DAYA

TMMD Abdya Fokus Kesejahteraan, Prajurit Diminta All Out

Senin, 27 Apr 2026 - 20:18 WIB

ACEH BARAT DAYA

Kerja Keras Satgas TMMD Abdya, Jalan Gunung Mulai Terlihat Hasilnya

Senin, 27 Apr 2026 - 19:23 WIB

ACEH BARAT DAYA

Dari Gubuk ke Rumah Beton, Nenek Nurhabibah Tak Kuasa Menahan Haru

Senin, 27 Apr 2026 - 18:19 WIB