Bupati Aceh Singkil Diminta Copot Kadis Disperindag dan UKM

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 19:10 WIB

50510 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SINGKIL, 10 Oktober 2025 — Desakan agar Bupati Aceh Singkil segera mengevaluasi bahkan mencopot Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindag dan UKM) kian menguat. Lembaga Lauser Aceh, melalui ketuanya Alexander H. A., menyatakan bahwa sudah saatnya dilakukan pergantian pucuk pimpinan di dinas tersebut, menyusul berbagai temuan lapangan dari sejumlah LSM dan kelompok aktivis yang menyoroti kinerja dan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh pejabat bersangkutan.

Menurut Alexander, sejumlah laporan yang diterima pihaknya mengindikasikan lemahnya kinerja dan adanya potensi pelanggaran etika pemerintahan. Salah satu temuan paling mencolok adalah terkait penyaluran bantuan kepada masyarakat yang dinilai tidak adil dan sarat kepentingan politik.

Dijelaskan bahwa ketika masyarakat mengajukan permohonan bantuan atau dukungan terkait usaha kecil dan menengah, respons dari pihak dinas justru tidak mendukung. “Ada warga yang datang minta bantuan, dijawab bahwa barang-barang yang tersedia itu semua adalah aspirasi dari DPR. Lalu bagaimana nasib masyarakat yang tidak terafiliasi dengan DPR? Apakah mereka tidak berhak dibantu?” kata Alexander, yang akrab disapa Bang Alex.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, ia menilai kondisi semacam ini menciptakan kesenjangan yang semakin lebar antara pemerintah dan rakyatnya. Bantuan yang seharusnya menjadi hak masyarakat justru terkesan menjadi alat distribusi politik yang hanya dinikmati oleh mereka yang memiliki kedekatan dengan pihak-pihak tertentu. Hal ini disebut berpotensi melemahkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah dan institusi yang seharusnya menjadi motor pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bang Alex mempertanyakan apakah negara ini telah berubah menjadi milik kelompok tertentu atau dikuasai kepentingan sempit konspiratif di lingkar kekuasaan. Ia menekankan bahwa jika pola seperti ini terus dibiarkan, maka semangat pemerataan pembangunan dan keadilan sosial hanya akan menjadi slogan kosong.

Ia juga mendorong aparat penegak hukum untuk ikut memantau dan menyelidiki dugaan penyimpangan yang terjadi di tubuh Disperindag dan UKM Aceh Singkil. Menurutnya, masyarakat tidak boleh hanya dijadikan modal statistik pembangunan atau komoditas politik menjelang pemilu. “Rakyat harus menjadi subjek utama dari pembangunan, bukan hanya jadi pelengkap laporan atau angka-angka di atas kertas,” pungkasnya.

Desakan untuk mencopot kepala dinas ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi Bupati Aceh Singkil sebagai kepala pemerintahan daerah. Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja setiap dinas, menurut Alexander, bukan hanya bagian dari tata kelola yang baik, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral terhadap warga yang telah mempercayakan mandat kepemimpinan. (TIM)

Berita Terkait

Disambut Haru dan Sorak Dukungan, Yakarim Munir Resmi Keluar dari Rutan Singkil
Kapolda Aceh Pimpin Apel di Mapolres Aceh Singkil, Apresiasi Kinerja Personel dalam Penanganan Bencana Alam
KUA Kecamatan Kluet Utara Menyalurkan Bantuan Korban Kebakaran Gampong Simpang Lhee
Polsek Singkil Tunjukkan Aksi Sigap dan Humanis Bantu Warga di Jalan Terputus Akibat Banjir
Viral Kisah Wanita Aceh Singkil Diceraikan Dua Hari Sebelum Suami Terima SK PPPK
Dinsos Aceh Bekali TKSK Aceh Singkil untuk Kawal Program Usaha Ekonomi Produktif
Dinas Sosial Aceh Dorong Transformasi Ekonomi Lewat UEP di Aceh Singkil
Syarifuddin Bancin Terpilih Aklamasi Pimpin Apkasindo Aceh Singkil 2025–2030

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:33 WIB

156 Ribu Anak Aceh Terancam Stunting, APBA 2026 Nihil Anggaran, Sekda Aceh Dinilai Gagal Terjemahkan Visi Gubernur

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:28 WIB

Ketua Umum DEMA Ushuluddin dan Filsafat Kecam Pengadaan Mobil Dinas BRA Sebesar 20 Miliyar

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:14 WIB

Dana Bencana Rp132 Miliar Dipertanyakan, Alamp Aksi Desak Sekda Bertanggung Jawab dan KPK Turun Tangan

Rabu, 28 Januari 2026 - 02:10 WIB

Menjelang Pemilihan Rektor USK, Tujuh BEM Fakultas Ungkap Retaknya Representasi Mahasiswa

Rabu, 28 Januari 2026 - 01:20 WIB

Tata Kelola Birokrasi Amburadul dan Penanganan Bencana Lamban, Pergantian Sekda Aceh Tak Bisa Ditunda

Selasa, 27 Januari 2026 - 01:54 WIB

Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh Gelar Upacara Hari Pabean Internasional 2026

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:23 WIB

Ketua Umum HMI FKIP USK: Pengadaan Mobil Dinas BRA Rp20 Miliar adalah Penghinaan di Tengah Duka Aceh

Sabtu, 24 Januari 2026 - 01:53 WIB

Soal Rekomendasi IUP, Pernyataan Klaim Sekdis DPMPTSP Aceh Selatan Dinilai Menyesatkan Publik

Berita Terbaru