slot preparation.lsrs.lu

Satgas PRR Aceh Petakan Tiga Hulu Sungai Penyebab Banjir Gayo Lues yang Rendam Ratusan Keluarga

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 6 November 2026 - 16:15 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Upaya mitigasi bencana banjir di Kabupaten Gayo Lues terus dimaksimalkan pascabencana yang merendam permukiman warga dan memaksa ratusan keluarga mengungsi. Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh mulai memfokuskan penanganan pada pemetaan hulu sungai yang dinilai menjadi sumber utama luapan air ke wilayah hilir.

Langkah tersebut dilakukan menyusul banjir yang kembali melanda Gayo Lues pada Rabu, 28 Oktober 2026. Peristiwa itu berdampak pada sekitar 350 kepala keluarga atau lebih dari seribu jiwa yang tersebar di beberapa desa. Luapan air sungai yang datang dari kawasan hulu membuat permukiman dan akses warga terendam dalam waktu singkat.

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan yang dilakukan Satgas PRR Aceh, ditemukan tiga titik di kawasan hulu sungai yang perlu mendapat perhatian serius dalam penanganan banjir ke depan. Ketiga titik tersebut dinilai mengalami kerusakan tutupan lahan dan pendangkalan yang memicu peningkatan debit air secara drastis saat curah hujan tinggi. Temuan ini akan menjadi dasar bagi perencanaan infrastruktur pengendali banjir yang lebih terarah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk penanganan jangka pendek, pemerintah daerah bersama satgas sepakat memberikan perhatian penuh pada pemenuhan kebutuhan logistik bagi pengungsi, mulai dari bahan pangan, air bersih, hingga layanan kesehatan. Di sisi lain, langkah darurat pengamanan tebing dan alur sungai juga dilaksanakan untuk mencegah banjir susulan.

Sementara untuk solusi jangka panjang, percepatan pembangunan cekdam dan sabo dam telah diinstruksikan. Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu menahan laju sedimen dan mengendalikan volume air dari hulu sebelum masuk ke kawasan permukiman. Pemerintah menargetkan intensitas bencana di wilayah tersebut dapat dikurangi secara signifikan mulai 2027.

Terkait status kebencanaan, pemerintah daerah telah menetapkan kembali status darurat bagi beberapa desa terdampak di Kecamatan Blangkejeren dan sekitarnya pascabanjir susulan. Penetapan status ini untuk mempermudah mobilisasi bantuan dan percepatan penanganan.

Adapun wacana relokasi bagi warga yang tinggal di zona merah atau kawasan rawan banjir, otoritas menyatakan keputusan tersebut masih akan dibahas lebih lanjut. Pertimbangan utama tetap mengacu pada kajian teknis kebencanaan serta kesepakatan dan keinginan masyarakat yang terdampak, agar penanganan tidak menimbulkan persoalan sosial baru di kemudian hari.(*)

Berita Terkait

Sanitasi, Rehab MCK TMMD ke-130 Hampir Rampung
Pembuatan Sumur Bor TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut
Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:30 WIB

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik

Jumat, 6 November 2026 - 17:27 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Berita Terbaru