slot preparation.lsrs.lu

Wagub Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Redaksi

- Redaksi

Kamis, 5 November 2026 - 11:10 WIB

50191 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam atas meninggalnya seorang warga dalam insiden yang terjadi saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (4/11/2026) sore tersebut diduga dipicu oleh persoalan pengibaran Bendera Bintang Bulan dan berujung pada jatuhnya korban jiwa. Seorang warga setempat dilaporkan meninggal dunia setelah terkena tembakan dalam ketegangan yang terjadi di lokasi.

Menanggapi kejadian tersebut, pria yang akrab disapa Dek Fadh itu mengaku sangat terpukul dan menyayangkan terjadinya insiden yang merenggut nyawa warga tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, kabar duka itu diterimanya saat sedang mendampingi Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, di Banda Aceh.

“Saya sangat sedih dan prihatin saat mendengar kejadian ini. Atas nama keluarga dan Pemerintah Aceh, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia dalam peristiwa di Pidie,” ujar Dek Fadh dalam keterangannya di Banda Aceh, Kamis (5/11/2026).

Ia mengatakan, peristiwa tersebut menjadi duka bersama, terlebih kejadian itu berlangsung dalam suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang semestinya dipenuhi nilai-nilai keagamaan, kedamaian, dan kebersamaan.

“Kita tentu sangat berduka. Tidak ada keluarga yang ingin kehilangan orang yang dicintainya, terlebih dalam suasana yang seharusnya dipenuhi kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Dek Fadh mengimbau seluruh pihak agar dapat menahan diri serta mengedepankan pendekatan yang damai dalam menyikapi persoalan tersebut.

Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh dikorbankan akibat perbedaan pandangan.

“Yang paling utama adalah keselamatan rakyat. Kita tidak ingin ada lagi masyarakat yang terluka, apalagi kehilangan nyawa. Saya berharap seluruh pihak dapat menahan diri, mengedepankan dialog, dan tidak membiarkan persoalan ini berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” tegasnya.

Menurutnya, polemik terkait persoalan bendera harus diselesaikan secara bermartabat, bijaksana, dan dengan kepala dingin. Semua pihak diharapkan mampu mengedepankan komunikasi serta menghindari tindakan yang berpotensi memperkeruh suasana.

“Persoalan apa pun hendaknya diselesaikan dengan kepala dingin. Kita harus menjaga Aceh agar tetap damai. Jangan sampai perbedaan pandangan justru mengorbankan nyawa dan merusak persaudaraan di antara sesama masyarakat Aceh,” tutup Dek Fadh.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga suasana tetap kondusif, memperkuat persaudaraan, serta mempertahankan perdamaian Aceh demi masa depan yang lebih baik. (*)

Berita Terkait

Kasatpol PP dan WH Nagan Raya Klarifikasi Pemberitaan Pengusiran Personel Saat Demo GERAM
Penembakan di Tiro Harus Diusut Tuntas, Pang Lima TNI Jangan Tutup Mata, Persoalan Bendera Aceh Bukan Alasan Untuk Melakukan Kekerasan
SMPA Kecam Insiden Berdarah di Pidie, Desak Pengusutan Secara Transparan dan Penegakan Hukum yang Berkeadilan
Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo
Polda Aceh Apresiasi Aksi Damai di Depan Kantor DPR Aceh Berjalan Tertib
Debat Panas Warnai Sidang Kasus Ijazah, Tim Hukum Terdakwa Bersitegang dengan Jaksa
Refly Harun Cecar Jokowi Soal Nama Mulyono di Sidang Kasus Ijazah Roy Suryo
Skandal Penyadapan Ilegal Seret Mantan Kapolri, Istana Sebut Indikasi Makar

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:30 WIB

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik

Jumat, 6 November 2026 - 17:27 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Berita Terbaru