HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Pencarian Korban Hilang di Aceh Jaya Terhambat Cuaca Ekstrem

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 20 September 2026 - 04:11 WIB

50143 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CALANG – Memasuki hari keempat pencarian, operasi SAR terhadap korban kecelakaan laut di perairan Laut Subang, Desa Keude Unga, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan masih menghadapi kendala cuaca ekstrem yang membatasi proses penyisiran di lokasi kejadian.

Tim yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Basarnas Banda Aceh, BPBK Aceh Jaya, TNI, Polri, serta nelayan setempat. Mereka harus menghadapi kondisi laut dengan gelombang tinggi dan arus yang kuat sehingga penyisiran tidak dapat dilakukan secara maksimal.

Hingga Minggu, 20 September 2026, area pencarian telah diperluas hingga radius 16 mil laut dari lokasi kejadian. Namun, kondisi cuaca yang berubah-ubah membuat operasi dilakukan secara terbatas dengan tetap mempertimbangkan keselamatan personel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyisiran dilakukan melalui dua metode, yakni menggunakan armada cepat di jalur laut dan pencarian secara manual di sepanjang kawasan pesisir pantai.

Tim SAR terus melakukan koordinasi untuk menentukan zona pencarian berikutnya dengan mempertimbangkan arah dan pola arus laut. Langkah tersebut dilakukan agar area yang berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus dapat diperiksa secara menyeluruh.

Petugas juga tetap mengedepankan keselamatan personel karena kondisi angin kencang dan gelombang pecah di sejumlah titik perairan dapat membahayakan tim yang melakukan pencarian.

Operasi pencarian korban sendiri mengikuti prosedur standar operasi SAR selama tujuh hari. Tim gabungan masih bersiaga dan akan memanfaatkan setiap kesempatan ketika kondisi cuaca memungkinkan penyisiran dilakukan lebih luas.

Sementara itu, nelayan di wilayah Aceh Jaya kembali diimbau meningkatkan kewaspadaan ketika melaut, termasuk memastikan seluruh perlengkapan keselamatan tersedia dan dapat digunakan.

Masyarakat juga diminta segera melapor kepada tim SAR apabila menemukan benda, tanda, maupun keberadaan yang diduga berkaitan dengan korban. Informasi tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pencarian dan evakuasi. (*)

Berita Terkait

DANDIM DAN BUPATI PIDIE JAYA RESMIKAN JEMBATAN PERINTIS GARUDA, BUKTI NEGARA HADIR BUKA AKSES WARGA
Inilah 36 Titik Lokasi Shalat Idul Adha Se Kabupaten Aceh Jaya
Inilah Nama Khatib Jumat di Masjid Ternama Aceh Jaya
Saweu Sikula ke SMK Negeri 1 Panga, Wakil Rektor II USM Ajak Alumni Jadi Duta Kampus
Sebelum Tim Gabungan Tiba, Penambang Emas Ilegal Asal Vietnam Sudah Tinggalkan Lokasi Tambang di Aceh Jaya
Dandim Aceh Jaya: Pengibaran Bendera Bulan Bintang Dilarang karena Status Belum Final
Tim PKM UTU Latih Petani Kopi Aceh Jaya Kuasai Pengemasan dan Pemasaran Digital Sesuai Tren Marketing Global
STIAPEN Nagan Raya Lepas 80 Mahasiswa KKN di Kecamatan Teunom dan Pasie Raya, Aceh Jaya

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Mobil Minibus Hangus Terbakar di Gayo Lues, Petugas Damkar Berjibaku Padamkan Api dan Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Pembangunan 5 unit RTLH Program TMMD ke-130 Berlanjut

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:19 WIB

LPG 3 Kg Sulit Didapat Saat Hujan, Warga Gayo Lues Minta Bupati Turun Tangan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Panitia Mulai Merampungkan Persiapan Musda VI DPD ll Partai Golkar Kabupaten Gayo Lues

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Program TMMD, Jalan Menuju Perkebunan Masyarakat Kampung Pepelah Dibuka

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Bakti Sosial Dalam Rangka Menyambut Hut Ke-81 Korps Brimob Polri, Brimob Bersama Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Pemkab Gayo Lues Ikuti Rakor Rehabilitasi Faskes Pascabencana Sumatera, 867 Puskesmas Kembali Beroperasi

Berita Terbaru