slot preparation.lsrs.lu

Viral Plt Bupati Pati Salah Bacakan Sila Kedua Pancasila, Pemkab Beri Klarifikasi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:24 WIB

50305 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Video Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, yang salah menyebut sila kedua Pancasila saat menjadi inspektur upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Pati, viral di media sosial. Insiden tersebut terjadi Senin (17/8/2026) dan memicu berbagai respons dari masyarakat.

Dalam video yang beredar, Chandra tampak berdiri di podium memakai seragam dinas. Ia memimpin jalannya pembacaan Pancasila yang diikuti seluruh peserta upacara. Namun, pada sila kedua, Chandra keliru menyebut, “Dua, keadilan yang adil dan beradab,” alih-alih “kemanusiaan yang adil dan beradab”. Akibat kesalahan ini, suasana pun sempat canggung karena beberapa peserta ikut menirukan kalimat keliru tersebut, sementara peserta lain membacakan sila yang benar.

Kejadian ini ramai diperbincangkan dan menjadi bahan perbincangan warganet. Pengakuan peserta upacara juga menyebut terjadi ketidakkompakan saat mengikuti ucapan Plt Bupati. “Ada yang mengucap kemanusiaan yang adil dan beradab, tetapi ada juga yang mengikuti ucapan Plt Bupati Pati,” tulis salah satu akun di media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait video ini, Pemerintah Kabupaten Pati melalui Kepala Dinas Kominfo, Sugiyono, membenarkan rekaman tersebut. Sugiyono menjelaskan bahwa kondisi Plt Bupati memang sedang tidak fit sehingga mengalami penurunan konsentrasi saat membacakan teks Pancasila. “Kondisi beliau lagi tidak fit sehingga kurang fokus, tidak ada unsur kesengajaan. Ada banyak agenda rangkaian peringatan hari kemerdekaan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (18/8/2026).

Risma Ardhi Chandra sendiri sudah angkat bicara. Ia menegaskan kesalahan itu tidak disengaja dan muncul akibat kondisi tubuh yang kurang sehat setelah menjalani agenda padat menyambut hari kemerdekaan. “Pagi itu sudah keringat dingin, tapi karena posisinya 17 Agustus saya berusaha kuat. Ternyata fisik tidak bisa dipaksakan,” kata Chandra.

Chandra menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Pati dan seluruh rakyat Indonesia atas kekeliruan ini. Ia menegaskan kejadian tersebut menjadi pelajaran penting untuk menjaga kesiapan fisik dan mental dalam menjalankan tugas kepemimpinan di momen-momen penting.

Berita Terkait

Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi
Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta
SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali
Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:27 WIB

Banjir Meluas di Aceh, Pemerintah Daerah Diminta Segera Tetapkan Status Tanggap Darurat

Rabu, 4 November 2026 - 03:24 WIB

Tarmizi Age, Eks GAM Denmark: Indonesia Butuh Pelabuhan Tol Laut Internasional ke Eropa di Sabang

Selasa, 3 November 2026 - 19:34 WIB

Mahasiswa Ilmu Komunikasi USK Sukses Gelar Aksi Sosial “Sigap Darurat”, Bekali Siswa MIS Lamgugob Kartu Darurat

Selasa, 3 November 2026 - 19:28 WIB

Mantan Direktur Bumdesma Pintu Rime Gayo Divonis 5,5 Tahun, Dana Desa 23 Kampung Raib untuk Proyek SPBU

Selasa, 3 November 2026 - 18:44 WIB

YARA Kecam Menteri Pertanian, Dinilai Abaikan Kewenangan Khusus Aceh di Kawasan Sabang

Senin, 2 November 2026 - 18:50 WIB

Graha Citra Karsa Tawarkan Hunian Modern, Legalitas SHM dan Skema Pembayaran Fleksibel

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Polda Aceh Tangani Laporan Dugaan Khalwat Oknum Ketua DPRK Nagan Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Dakwaan Kerusuhan Zikir Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman: Satu Terdakwa Didakwa Injak Merah Putih, Satu Lainnya Bakar Motor Dinas TNI

Berita Terbaru

NASIONAL

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:19 WIB

NASIONAL

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:48 WIB