Aceh Tenggara – Suasana penuh hikmat dan kebersamaan tampak begitu jelas di Aceh Tenggara menyambut perayaan Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada 27 Mei 2026. Dalam nuansa religius yang semakin terasa sejak dini hari, masyarakat berbondong-bondong menuju masjid dan lapangan terdekat untuk mengikuti salat Idul Adha, kemudian melanjutkan dengan prosesi penyembelihan serta pembagian daging kurban. Kepala Dinas Pertanian Aceh Tenggara, Riskan, SP, MM, turut memanfaatkan momentum hari raya ini untuk menyampaikan ucapan selamat Idul Adha kepada seluruh masyarakat dan insan pertanian di Aceh Tenggara.
Dalam pesannya, Riskan mengajak masyarakat bersyukur atas limpahan karunia dan keberkahan yang telah diberikan Allah SWT sepanjang tahun, khususnya dalam bidang pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Ia menegaskan pentingnya memperkuat kepedulian sosial sebagaimana spirit kurban yang diwariskan Nabi Ibrahim AS, dengan menumbuhkan budaya berbagi dan gotong royong di kalangan petani serta keluarga besar pertanian. Riskan percaya, nilai-nilai kebersamaan yang tercermin dalam perayaan Idul Adha harus terus dihidupkan agar pertanian Aceh Tenggara semakin tangguh dan produktif.
Menurutnya, Idul Adha tidak hanya menjadi momen mempererat persaudaraan antarsesama, tetapi juga waktu untuk merefleksikan peran vital sektor pertanian dalam memenuhi kebutuhan pangan dan menjaga ketersediaan hewan kurban. Ia mengapresiasi dedikasi petani, peternak, penyuluh, dan seluruh pelaku sektor pertanian yang terus bekerja keras mendukung keamanan pangan daerah, bahkan di saat menghadapi tantangan perubahan cuaca maupun fluktuasi harga. “Hari Raya Idul Adha tahun ini kiranya menjadi motivasi baru bagi kita semua agar senantiasa bersyukur, bekerja tulus, dan terus berinovasi dalam mewujudkan pertanian Aceh Tenggara yang berdaya saing,” ujar Riskan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, Riskan menyoroti pentingnya menjaga kualitas ternak dan pertanian yang sehat, ramah lingkungan, serta sesuai standar keamanan pangan. Ia berharap kurban yang dilakukan oleh masyarakat dapat menjadi contoh penerapan praktik terbaik dalam beternak, merawat hewan dengan kasih sayang, hingga memperhatikan kebersihan lingkungan selama seluruh proses perayaan. Dengan sinergi dan kesadaran bersama, ia percaya pertanian dan peternakan di Aceh Tenggara akan semakin memberikan manfaat luas, tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga sosial dan spiritual.
Pada hari raya yang penuh berkah ini, Kepala Dinas Pertanian Aceh Tenggara juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi seluruh pelaku sektor pertanian. Ia berpesan agar semangat kurban menjadi teladan dalam menjalani aktivitas tani dan budidaya sehari-hari, yakni rela berkorban untuk kemajuan bersama dan selalu menjaga amanah. “Semoga Idul Adha memberi inspirasi dan semangat baru bagi kita semua, memperkuat solidaritas antarpetani, dan menjadi penanda lahirnya inovasi serta pencapaian baru di bidang pertanian Aceh Tenggara,” tuturnya.
Menutup pesannya, Riskan berharap nilai kebersamaan, keikhlasan dan tanggung jawab sosial yang mewarnai hari Idul Adha dapat menjadi pondasi bagi kemajuan pertanian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. “Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Mari kita jadikan hari suci ini sebagai momentum mensyukuri nikmat, meningkatkan produktivitas, dan mempererat kebersamaan demi pertanian Aceh Tenggara yang lebih baik dan diberkahi Allah SWT,” pungkas Riskan. (RED)

























































