Aceh Tenggara – Sambutan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada tanggal 27 Mei 2026 di Aceh Tenggara berlangsung dalam suasana religius yang syahdu. Umat Islam sejak pagi telah memenuhi masjid dan lapangan untuk mengumandangkan takbir dan melaksanakan salat Id, menandai hari besar yang penuh makna bagi seluruh masyarakat. Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara, Julkifli, S.Pd., M.Pd., turut menyampaikan ucapan selamat Idul Adha yang sarat dengan pesan keislaman.
Dalam amanatnya, Julkifli mengajak seluruh keluarga besar pendidikan dan masyarakat luas agar menjadikan hari raya kurban sebagai momentum mempererat nilai persaudaraan dan menanamkan nilai Islam dalam kehidupan nyata. Ia menegaskan pentingnya teladan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, yang ikhlas dan sabar menjalankan perintah Allah SWT, menjadi inspirasi bagi umat Muslim dalam beribadah dan bermasyarakat. “Hari Raya Idul Adha bukan sekadar menyembelih hewan kurban, melainkan juga saat untuk melatih hati, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian kepada sesama,” ujar Julkifli.
Ia juga mengingatkan, semangat berbagi yang terkandung dalam perintah kurban sangat relevan ditanamkan di lingkungan pendidikan. Siswa, guru, dan tenaga kependidikan diajak untuk memahami bahwa rezeki yang diterima hendaknya disyukuri dan didedikasikan untuk menolong orang lain yang membutuhkan. Kegiatan kurban di sekolah, lanjut Julkifli, bukan hanya menjadi amal ibadah, melainkan juga sarana membina akhlak mulia dan karakter Islami generasi penerus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan di hari yang penuh berkah ini sudah semestinya menjadi bagian dari pembelajaran dan budaya sekolah, agar peserta didik tumbuh sebagai pribadi yang ikhlas, jujur, dan berjiwa sosial. “Pendidikan tidak hanya tentang ilmu dan pengetahuan duniawi, tetapi juga menanamkan iman, moral, dan adab yang selaras dengan ajaran Islam. Idul Adha memberi pelajaran penting tentang keikhlasan, ridha, dan solidaritas sosial,” tegasnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara itu juga mengajak seluruh masyarakat untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperbanyak doa, dan menjaga amalan ibadah selama hari-hari tasyrik. Ia berharap Aceh Tenggara senantiasa diberkahi Allah SWT, masyarakatnya rukun, damai, serta tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak karimah.
“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Semoga setiap tetes pengorbanan dan kebaikan di hari raya ini menjadi pemberat amal kita di sisi Allah SWT, dan segala doa dikabulkan. Mari jadikan Idul Adha sebagai ladang memperkuat keimanan dan ukhuwah di bawah naungan rahmat dan petunjuk Allah,” pungkas Julkifli. (RED)

























































