Ismail Fahmi, SH, Kajari Yang Merakyat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 12 September 2023 - 23:38 WIB

50696 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren-Siapa yang tidak kenal dengan kajari Gayo Lues. hampir seluruh elemen masyarakat Gayo Lues mengenal sosok yang satu ini yaitu Ismail fahmi. SH.  Orangnya udah bergaul dan rahmah serta peduli dengan kondisi lingkungan dan  terhadap semua orang. Tidak pernah memandang tinggi renda mulai dari masyarakat kecil, pedagang, pemuda. Pejabat serta berbagai unsur masyarakat lainya.

Sejak lepas sambut di Bale Pendopo pada 08 maret 2021 yang lalu Kajari Gayo Lues Ismail fahmi. SH. kini  sudah berjalan 3 tahun bertugas di Negeri Seribu Bukit.  Kondisi lingkungan dan udara yang sejuk membuat dirinya betah dan jarang pulang kampung terkecuali tugas keluar Daerah.

“Alam Pegunungan Gayo Lues memilki kesamaan dengan alam di kampungku  Purwokerto, saya terlahir dibawak kaki Gunung Selamet,   setiap orang yang ingin mendaki di kaki Gunung Selamat harus melitasi Kampungku”. Sebut Ismail Fahmi saat ngobrol bareng anggota PWI Gayo Lues pada selasa 12/09/23  di kantor Pengaduan Pemilu 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena kedekatanya dengan berbagai elemen masyarakat banyak masyarakat yang beharap agar Ismail tidak pindah ke daerah lainya. Salah satunya Ondon pemilik rumah makan tradisional bebek berenang ini sangat menginginkan agar Ismail Fahmi bisa dipertahankan, menurutnya ismail orangnya sangat baik . merakyat  menginfirasi dan mengedukasi tidak saja masalah hukum tetapi masalah lainya menyangkut ekonomi masyarakat.

“kepada kami pedagan kecil saja sering diberikan motivasi semangat berusaha. Namun saya juga berharap agar sosok seperti ismail bisa mendapatkan jabatan yang lebih tinggi sehingga bisa mengayomi masyarakat yang  lebih luas lagi”. Harap Ondon.

“Saya bukanlah  Aladin yang dapat merubah segala sesuatu dengan satu permintaan saja. namun semua membutuh proses.  Ibarat memotong kita harus menyesuaikan waktu dengan benda yang mau kita potong, bila bendanya keras seperti besi waktunya agak lama,  begitu juga merubah kebiasan yang buruk menjadi kebiasan yang baik harus pelan pelan dengan pendekatan”. Jelas Ismail fahmi

Begitulah cerita dalam merubah kondisi pada kantornya,  Ismail menyebutkan  Pelan namun pasti kini kantor Kejari  kabupaten /Kota yang tadinya nomor ceret dari belakang sudah masuk 10 besar seluruh Indonesia, bahkan baru baru ini juga mendapatkan penghargaan adminitrasi terbaik dalam penyerapan anggaran se Aceh.

Dulu petugas dari kejagung sangat prihatin dengan kondisi kantornya. Sudah juah dari Provinsi, jalan sangat tidak baik, Kondisi gedung, sistem admintrasi maupun SDM nya serba kekerangan, namun sekarang sudah bisa bangga meskipun dipedalaman tapi tidak mau tertinggal dari daerah lain.

Dalam penangan tindak pidana penyalahan hukum Ismail mengatakan kita mengutamakan pecegahan. Dengan cara sosialisasi hukum. Pendekatan kepada seluruh elemen masyarakat, kepada seluruh pejabat SKPK sambil melakukan edukasi tentang hukum. melalui kedekatan sebagai aparat penegak hukum elemen masyarakat serta kepala SKPK . Agar mereka  lebih mudah melakukan konsultasi hukum, dan mereka juga akan merasakan  malu bila  melanggar hukum.

“Kita membuka pasar murah, kita membuka klinik kesehatan semua untuk membantu masyarakat yang sedang  dalam kesulitan ekonomi, kita dekati masyarakat untuk memberikan pemahaman hukum dan bantuan hukum, agar masyarakat tidak melanggar hukum dan memberikan  rasa nyaman. Menjalankan MoU dengan SKPK dalam perlindungan hukum”.  kata Ismail

Meskipun demikian Ismail menegaskan peraturan hukum untuk melindung hak-hak masyarakat. Siapapun yang melanggarnya tidak terkecuali semua akan mendapatkan sangsi hukum sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku. ( Yud )

Berita Terkait

Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai
Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat
Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Surat Resmi dan Temuan Lapangan, LIRA Sebut PT Rosin Masih Bermasalah dari Hulu ke Hilir

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:33 WIB

Semarak HUT Bhayangkara Ke 80, 16 Tim Binaan Cabdin Bener Meriah Ikuti Turnamen Sepak Bola U17

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:03 WIB

Alumni Dayah Darussa’adah Lipah Rayeuk Bireun Perkuat Silaturahmi di Takengon

Minggu, 26 April 2026 - 23:04 WIB

Aliansi Masyarakat Bintang Bersatu Tunda Aksi ke DPRK Aceh Tengah, Tunggu Kehadiran Bupati di Lokasi Bencana

Rabu, 22 April 2026 - 01:03 WIB

Biografi Mantan Atase Kebudayaan RI di Kairo Mesir Sekaligus Eks Kepala SMA Negeri 1 Takengon Segera Terbit

Senin, 20 April 2026 - 21:23 WIB

Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Lokal, Kawal Produk Sigaret Putih Tangan Gayo Tembus Pasar Nasional

Sabtu, 4 April 2026 - 21:11 WIB

Langit Atu Lintang “Mengamuk”, Hujan Es Hantam Merah Munyang

Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:33 WIB

Putra Gayo Yusradi Usman al-Gayoni Kumandangkan Azan dalam Festival Ramadan 2026 di Inggris

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:23 WIB

AMITRA FIFGROUP Perkuat Kepedulian Sosial di Ramadan, Dukung Pemulihan Warga Aceh Tengah Pascabencana

Berita Terbaru