HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Kadis Syariat Islam Aceh Tenggara Apresiasi Pelayanan Pidie Jaya di MTQ Aceh ke-37

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 00:58 WIB

50355 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie Jaya — Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh ke-37 di Kabupaten Pidie Jaya mendapatkan respons positif dari berbagai kontingen kafilah. Salah satunya datang dari Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Tenggara, M. Rasadi, yang mengungkapkan apresiasi tinggi atas pelayanan yang diberikan tuan rumah selama gelaran keagamaan tersebut.

Ditemui di arena MTQ pada Senin (3/11/2025), Rasadi tak ragu menyebut bahwa pihaknya merasa sangat puas dengan semua layanan yang disiapkan penyelenggara. Dari penyambutan awal, penyediaan akomodasi, konsumsi, hingga kendaraan operasional, menurutnya semua berjalan sesuai harapan dan bahkan melebihi ekspektasi.

“Alhamdulillah, kami merasa sangat puas. Pelayanan dari LO (liaison officer) penyambutan luar biasa, konsumsi dan tempat tinggal juga sesuai dengan harapan. Bahkan peserta kami pun tidak ada yang kecewa,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rombongan Aceh Tenggara hadir dengan jumlah kafilah yang cukup besar, sekitar 70 orang, terdiri dari peserta, pendamping, pelatih, serta orang tua peserta. Rasadi menjelaskan bahwa seluruh anggota rombongan mendapat fasilitas yang baik dan memadai mulai dari kendaraan pengantar seperti mobil Hiace hingga sepeda motor yang disediakan guna memudahkan mobilitas selama perlombaan berlangsung.

Meskipun sebagian besar waktu dihabiskan untuk mengikuti dan mendampingi jalannya lomba, ia mengaku sempat mencicipi salah satu kuliner lokal yang cukup terkenal di Pidie Jaya, yakni mie udang. “Memang belum sempat banyak mencoba kuliner khas karena jadwal yang padat, tapi mie udang yang sempat saya cicipi sangat lezat. Setelah lomba selesai mungkin baru kami bisa menjelajah lebih jauh,” katanya sambil tersenyum.

Lebih lanjut, M. Rasadi menyoroti keramahan masyarakat Pidie Jaya yang dinilainya turut menciptakan suasana nyaman dan penuh keakraban, baik bagi peserta maupun pendamping dari berbagai daerah.

“Kalau di warung-warung itu suasananya hangat, semua orang ramah dan terbuka. Kami merasa seperti di rumah sendiri,” ujarnya dengan nada hangat.

Selain menyemarakkan ajang MTQ, perhelatan ini juga membuka ruang interaksi antardaerah. Rasadi mengaku sempat berdiskusi langsung dengan Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA., S.Sos., ME., yang menurutnya memiliki pandangan jauh ke depan mengenai arah pembangunan daerah.

“Pak Bupati orangnya visioner. Beliau menjelaskan rencana-rencana besar untuk mengembangkan sektor kelautan dan pertanian. Melihat potensi wilayah dan karakteristik masyarakatnya, saya rasa itu langkah yang sangat tepat dan perlu didukung,” tuturnya.

Dalam arena kompetisi, Aceh Tenggara datang dengan semangat baru dan target yang tidak ringan. Pada MTQ Aceh sebelumnya yang digelar di Simeulue, Aceh Tenggara berada di peringkat ke-22. Tahun ini, mereka menargetkan posisi jauh lebih baik.

“Kami berlatih keras, dan dengan suasana nyaman seperti di Pidie Jaya ini, semoga prestasi itu bisa terwujud. Target kami masuk 10 besar,” tegas Rasadi optimistis.

MTQ Aceh ke-37 tidak hanya menjadi ajang kompetisi tilawah dan syiar keislaman, tetapi juga sarana mempererat tali persaudaraan antarwilayah serta menjadi momentum pertukaran gagasan dan pengalaman antarpejabat daerah. Bagi Rasadi dan kontingen Aceh Tenggara, pelaksanaan yang rapi dan suasana yang mendukung memberikan modal penting bagi upaya mempersembahkan hasil terbaik bagi daerah. (ZUL)

Berita Terkait

DKM Baitut Tamam Kanwil DJBC Aceh Resmikan dan Serahkan Wakaf Sumur Bor bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Pidie Jaya dan Bireuen
Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Gerindra Aceh Buka Puasa Bersama Korban Banjir Pidie Jaya, Fadhlullah Serahkan Santunan Anak Yatim
Universitas Serambi Mekkah Terjunkan 50 Mahasiswa Mengikuti Program Mahasiswa Berdampak di Gampong Beurawang, Pidie Jaya Aceh
BNPB Rampungkan Hunian Sementara untuk Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Dirjen Sumber Daya Air Tinjau Penanganan Pascabencana di Krueng Meureudu, Pidie Jaya
Pemerintah Salurkan Dana Tunggu Hunian untuk Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Infrastruktur Mandul di Jantung Ibu Kota Baru, Api Lahap Hutan Embung IKN Tanpa Perlawanan Berarti

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Ancaman Nyata Karhutla: Orangutan Terancam Punah, Kualitas Udara Terus Memburuk

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Tragedi Karhutla di Taman Nasional Gunung Palung: Jeritan Satwa dan Perjuangan Petugas Menjinakkan Api yang Sulit Dijangkau

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:05 WIB

Langit Palangka Raya Berubah Oranye, Kesaksian Aktivis Dayak Patahkan Klaim Istana Soal Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Ancaman Asap Tebal di Atmosfer, BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada dan Kritik Lambatnya Penanganan Pemerintah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Satu Rumah di Kecamatan Lawe Alas Aceh Tenggara Ludes Terbakar Dini Hari, Penghuni Selamat

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Jalan Badak Gayo Lues Lumpuh Diterjang Banjir, Warga Desak Pemerintah Pusat dan BWS Bertindak

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria dan 4,16 Gram Sabu

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:24 WIB