Gema Islam dan Budaya: Masyarakat Kampung Porang Gelar Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1447 H

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 27 Juni 2025 - 23:08 WIB

501,032 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Dalam suasana penuh kekhidmatan dan kegembiraan, masyarakat Kampung Porang, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, menggelar kegiatan Pawai Obor dalam rangka menyambut datangnya 1 Muharram 1447 Hijriah, Tahun Baru dalam penanggalan Islam. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis malam, 27 Juni 2025, ini menjadi simbol spiritualitas dan pelestarian budaya Islam yang terus dijaga oleh warga setempat dari tahun ke tahun.

Kegiatan dimulai selepas salat Isya dari pelataran Masjid Al-Hidayah, yang menjadi titik kumpul warga. Ribuan peserta, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, membawa obor dan lampion dengan berjalan kaki menyusuri jalan utama kampung menuju lapangan desa, sembari melantunkan shalawat Nabi dan takbir menyambut datangnya tahun baru Islam. Pemandangan malam itu dihiasi cahaya obor yang menyala serentak, menghadirkan suasana sakral dan meriah yang memukau.

Tak hanya pawai, kegiatan ini juga dirangkai dengan pertunjukan seni Islami, seperti hadrah, marhaban, pembacaan puisi religi, serta penampilan anak-anak TPA yang melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an. Semua elemen masyarakat turut serta dan berperan aktif, menunjukkan semangat kebersamaan dan nilai gotong royong yang masih sangat kuat di Kampung Porang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Porang, Irwandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah menjadi bagian dari tradisi tahunan masyarakat.

“Pada malam ini, 27 Juni 2025, kita bersama-sama menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah dengan Pawai Obor sebagai wujud rasa syukur dan semangat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah. Ini bukan sekadar pawai seremonial, tetapi bagian dari upaya membangun kesadaran spiritual, mempererat silaturahmi, dan menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Irwandi mengapresiasi antusiasme warga yang tanpa dikomando secara sukarela ikut mempersiapkan dan menyukseskan acara tersebut, mulai dari dekorasi masjid hingga pembuatan obor secara swadaya. Ia berharap tradisi ini dapat terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari jati diri masyarakat Kampung Porang.

Hal senada disampaikan oleh tokoh agama setempat, Ustadz [Nama Ustadz], yang menyampaikan tausiyah menjelang akhir acara.

“Pawai Obor ini adalah syiar Islam yang hidup dan tumbuh dari masyarakat. Melalui kegiatan ini, kita mengenalkan sejarah hijrah Nabi Muhammad SAW kepada anak-anak kita, sekaligus menanamkan cinta terhadap budaya dan ajaran Islam sejak dini,” tuturnya dalam tausiyah yang disambut antusias para jamaah.

Ustadz tersebut juga menekankan bahwa Tahun Baru Islam seharusnya dijadikan momentum evaluasi dan hijrah menuju pribadi yang lebih baik, baik secara akhlak, ibadah, maupun peran sosial.

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon agar tahun baru ini membawa keberkahan, keselamatan, dan kesejahteraan bagi seluruh umat. Suasana malam yang diterangi cahaya obor dan wajah-wajah penuh harap menjadi saksi semangat masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah arus modernisasi.

Pawai Obor Kampung Porang bukan hanya sekadar kegiatan seremoni, melainkan bentuk nyata keberlanjutan budaya Islam yang hidup dan berakar kuat dalam masyarakat pedesaan Aceh. Semoga semangat 1 Muharram ini membawa perubahan yang baik bagi semua, khususnya dalam membangun kehidupan yang lebih religius dan harmonis. (J.PORANG)

Berita Terkait

Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai
Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat
Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Surat Resmi dan Temuan Lapangan, LIRA Sebut PT Rosin Masih Bermasalah dari Hulu ke Hilir

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:33 WIB

Semarak HUT Bhayangkara Ke 80, 16 Tim Binaan Cabdin Bener Meriah Ikuti Turnamen Sepak Bola U17

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:03 WIB

Alumni Dayah Darussa’adah Lipah Rayeuk Bireun Perkuat Silaturahmi di Takengon

Minggu, 26 April 2026 - 23:04 WIB

Aliansi Masyarakat Bintang Bersatu Tunda Aksi ke DPRK Aceh Tengah, Tunggu Kehadiran Bupati di Lokasi Bencana

Rabu, 22 April 2026 - 01:03 WIB

Biografi Mantan Atase Kebudayaan RI di Kairo Mesir Sekaligus Eks Kepala SMA Negeri 1 Takengon Segera Terbit

Senin, 20 April 2026 - 21:23 WIB

Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Lokal, Kawal Produk Sigaret Putih Tangan Gayo Tembus Pasar Nasional

Sabtu, 4 April 2026 - 21:11 WIB

Langit Atu Lintang “Mengamuk”, Hujan Es Hantam Merah Munyang

Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:33 WIB

Putra Gayo Yusradi Usman al-Gayoni Kumandangkan Azan dalam Festival Ramadan 2026 di Inggris

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:23 WIB

AMITRA FIFGROUP Perkuat Kepedulian Sosial di Ramadan, Dukung Pemulihan Warga Aceh Tengah Pascabencana

Berita Terbaru