Prabowo dan Budi Arie Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa: Lapangan Kerja Tumbuh, Petani Dapat Harga Pasti

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 9 Juni 2025 - 02:58 WIB

50553 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut – Warga Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, atas peluncuran dan pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Program yang diinisiasi pemerintah ini dinilai mulai memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa. Kepala Desa Karamatwangi, Rana Kurnia, AM, menyampaikan bahwa saat ini lebih dari 100 warga telah terserap dalam berbagai unit usaha yang tergabung di bawah payung Kopdes Merah Putih.

“Alhamdulillah, ada sekitar 100 tenaga kerja yang terserap di Operasi Desa Merah Putih. Ada sekitar 56 karyawan yang bekerja di unit Wigitan. Sisanya tersebar di sektor-sektor usaha seperti kopi, klinik tanaman, hingga budidaya tanaman kentang,” ujar Rana saat ditemui di sela kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Koperasi Merah Putih dan pihak swasta, Senin (9/6/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu agenda penting hari itu adalah penandatanganan kerja sama antara Koperasi Merah Putih Desa Karamatwangi dengan PT Indofood sebagai offtaker resmi hasil pertanian warga. Kerja sama ini menjawab keresahan lama petani terkait kepastian pasar, khususnya dalam sektor pertanian kentang.

“Satu masalah utama petani kentang adalah tidak adanya kepastian pasar. Tapi dengan adanya kontrak dengan Indofood, kini petani sudah mendapatkan harga tetap yang cukup menarik, yakni sekitar Rp10.300 per kilogram. Ini sangat membantu,” jelas Rana.

Ia juga menyebut bahwa selain harga yang pasti, petani yang tergabung dalam koperasi juga mendapatkan bibit unggul, pendampingan teknis, serta akses terhadap klinik tanaman untuk menjaga kesehatan lahan dan produktivitas.

“Program ini benar-benar menyentuh langsung masyarakat. Ada jaminan harga, jaminan bibit, dan jaminan kualitas tanah. Ini memberi rasa aman bagi petani dan membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan di desa,” tambahnya.

Rana menilai program Kopdes Merah Putih dapat menjadi tulang punggung perekonomian desa. Melalui koperasi, warga memiliki wadah untuk menyampaikan permasalahan, berdiskusi, dan mencari solusi ekonomi secara bersama-sama.

“Atas nama warga Desa Karamatwangi, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dan Bapak Menteri Koperasi dan UKM, Bapak Budi Arie Setiadi. Program ini membawa harapan baru bagi desa kami,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah
Perkuat Kepastian Hukum untuk Rumah Tinggal, Masyarakat Bisa Tingkatkan Sertipikat HGB ke HM Sekarang
Jadi Pembicara dalam SUSBANPIM VIII, Menteri Nusron: Good Governance Dimulai dari Disiplin, Pembagian Tugas, dan Tata Kelola yang Jelas
Beda Fungsi dan Kegunaan, Pahami Perbedaan Pengecekan Sertipikat dan SKPT
Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Benteng Nagari dalam Menjaga Kepemilikan Hak Adat
Rakor Bersama para Kepala Daerah di Kalsel, Menteri Nusron: Penentuan Lokasi LP2B Menjadi Kewenangan Daerah
PB PII Gaungkan Semangat Kebangkitan Pelajar di Harba ke-79

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:32 WIB

Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:45 WIB

Berantas Mafia Tanah, Ini Cara Melapor ke Kementerian ATR/BPN

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:38 WIB

Jadi Bagian dari Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:49 WIB

DPP GRIB Jaya Bantah Aksi Pengepungan Rumah Ahmad Bahar, Tegaskan Kedatangan Anggota Hanya untuk Klarifikasi

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:59 WIB

Seminggu Tanpa Respon, DPP IWO Indonesia Desak Kasatpol PP DKI Jakarta Buka Ruang Dialog Terkait Sengketa Lahan Gudang Cakung

Senin, 18 Mei 2026 - 16:01 WIB

Gerakan Pemuda Kebangsaan Layangkan Surat ke Kementerian Lingkungan Hidup, Desak Penindakan Industri Getah Pinus di Aceh

Senin, 18 Mei 2026 - 13:51 WIB

Hukum Dilanggar Terang-Terangan: PT Rosin Menjadi Simbol Negara di Atas Negara di Aceh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:22 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)

Berita Terbaru