dr. Nurdiansyah Serahkan 100 Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Petani dan Pekerja Informal di Aceh Tenggara

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 1 Juni 2025 - 23:14 WIB

50391 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara — Minggu, 1 Juni 2025 |  Upaya memperluas perlindungan sosial bagi tenaga kerja sektor informal kembali digaungkan oleh dr. Nurdiansyah Alasta, M.Kes, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Partai Demokrat Daerah Pemilihan (Dapil) 8 Aceh. Melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan, dr. Nurdiansyah menyerahkan secara simbolis 100 kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada para kader Partai Demokrat, simpatisan, dan petani di Desa Kisam Kute Pasir, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara.

Kegiatan ini digelar langsung di kediaman dr. Nurdiansyah dan turut dihadiri oleh Sapriadinsyah, yang mewakili Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Aceh Tenggara dan Gayo Lues, Sunardi. Penyerahan kartu dilakukan secara simbolis kepada sejumlah perwakilan peserta, disaksikan oleh warga setempat yang antusias mengikuti jalannya acara.

Dalam keterangannya, dr. Nurdiansyah menegaskan pentingnya jaminan perlindungan bagi para petani dan pekerja lapangan yang selama ini bekerja dalam kondisi rentan namun kerap terabaikan dari skema jaminan sosial formal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Petani dan pekerja lapangan adalah tulang punggung daerah. Mereka bekerja dalam risiko tinggi, tapi sering kali tanpa perlindungan memadai. Maka, saya hadir untuk memastikan mereka mendapat hak perlindungan sebagaimana mestinya,” tegasnya di hadapan para penerima manfaat.

Program ini memungkinkan para peserta memperoleh manfaat dari dua jenis perlindungan utama, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Seluruh iuran untuk satu tahun penuh dibayarkan secara pribadi oleh dr. Nurdiansyah, tanpa membebani peserta.

Menurutnya, inisiatif ini bukanlah ajang pencitraan politik, melainkan bentuk nyata dari pengabdian sebagai wakil rakyat terhadap masyarakat yang paling membutuhkan.

“Insya Allah, ini tidak berhenti di sini. Kita akan terus menambah jumlah penerima manfaat karena saya melihat langsung dampak positifnya di lapangan. Ini bukan sekadar formalitas, tapi bentuk nyata kehadiran wakil rakyat,” ujar dr. Nurdiansyah.

Sementara itu, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Sapriadinsyah, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh legislator asal Aceh Tenggara itu. Ia menyebut program ini sebagai langkah konkret dan inspiratif dalam memperluas jangkauan perlindungan sosial ketenagakerjaan, khususnya di wilayah pedesaan dan komunitas yang belum tersentuh program pemerintah secara optimal.

“Kami sangat menghargai inisiatif ini. Dukungan dari wakil rakyat seperti dr. Nurdiansyah sangat berarti dalam mempercepat upaya kami menjangkau lebih banyak pekerja informal yang selama ini belum memiliki perlindungan,” kata Sapriadinsyah.

Acara penyerahan kartu berjalan lancar dan penuh keakraban. Banyak warga yang hadir menyampaikan rasa terima kasih secara langsung kepada dr. Nurdiansyah. Beberapa penerima manfaat bahkan mengaku baru pertama kali mengetahui secara langsung manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan.

Salah seorang petani, M. Yamin (45), mengaku lega bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan setelah bertahun-tahun bekerja tanpa perlindungan.

“Selama ini kami kerja di ladang kadang jatuh, luka, bahkan teman saya pernah sampai cacat. Baru sekarang kami tahu ada program seperti ini, dan kami bisa ikut tanpa keluar biaya. Terima kasih kepada Pak Dokter,” ujarnya.

Program ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan kerja, sekaligus mendorong pemerintah dan pemangku kebijakan lainnya untuk mencontoh langkah serupa.

Dengan langkah ini, dr. Nurdiansyah menunjukkan bahwa keberpihakan terhadap masyarakat akar rumput tak harus menunggu momentum pemilu, melainkan bisa dimulai dari tindakan kecil namun berdampak besar. Sinergi antara wakil rakyat dan lembaga negara seperti BPJS Ketenagakerjaan terbukti dapat menciptakan perubahan nyata di tengah masyarakat. (RED)

Berita Terkait

Yahdi Hasan Apresiasi Pengabdian Tepian Negeri Chapter 4 Aceh Tenggara
Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Dinsos Aceh Tenggara Pastikan Bantuan Banjir Disalurkan Transparan dan Tepat Sasaran
Dinsos Aceh Tenggara Borong Penghargaan di HUT Kabupaten ke-51
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran
25 Pejabat Baru Dilantik, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Dugaan Hilangnya Tengku Ilyas Tokoh dalam Orasi di Banda Aceh Memicu Sorotan Publik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Tiga Perkara Kericuhan Damai Aceh Mulai Ditangani Polda, Publik Tunggu Transparansi Penanganan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Presiden Berhentikan M. Nasir dari Jabatan Sekda Aceh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Dugaan Pengalihan Isu dalam Kasus Mantan Jampidsus Jadi Sorotan, Publik Desak Transparansi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Mantan GAM Denmark Al Mukaram Soroti 15 Persoalan Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Yahdi Hasan Apresiasi Pengabdian Tepian Negeri Chapter 4 Aceh Tenggara

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:12 WIB