Bahlil Sentil Polemik Ijazah Jokowi: “Sudah Keterlaluan, Seperti Tak Ada Isu Lain Saja”

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 25 Mei 2025 - 03:06 WIB

50332 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, angkat bicara terkait polemik yang kembali mencuat mengenai keaslian ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam pernyataannya yang tegas, Bahlil menyebut isu tersebut sudah melewati batas kewajaran.

Saat ditemui awak media di kompleks Istana Kepresidenan pada Jumat (23/5/2025), Bahlil menyatakan ketidakpercayaannya terhadap tuduhan yang menyebutkan bahwa ijazah Jokowi palsu. Ia menilai bahwa isu tersebut tidak memiliki dasar kuat dan hanya memperkeruh suasana politik nasional.

“Saya sudah berkali-kali mengatakan bahwa apa yang disangkakan atau diduga itu, saya enggak percaya. Tapi menurut saya ini sudah keterlaluan. Udah kayak enggak ada isu aja,” ujar Bahlil dengan nada geram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan Bahlil ini muncul tak lama setelah Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri merilis pengumuman resmi yang menyatakan bahwa dokumen ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia itu adalah asli dan sah secara hukum. Pengumuman ini diharapkan dapat mengakhiri spekulasi dan kontroversi yang selama ini bergulir di ruang publik.

Namun, bagi Bahlil, terus bergulirnya isu ijazah palsu meskipun sudah ada penjelasan resmi dari otoritas hukum menunjukkan adanya motif lain di baliknya. Ia menyebut bahwa pihak-pihak tertentu seolah kehabisan bahan untuk menyerang pemerintah atau mencari panggung politik.

“Isu ini sudah seperti dipaksakan terus-terusan. Sementara negara sedang fokus membangun, menghadapi tantangan ekonomi global, dan menata pemerintahan ke depan,” tambahnya.

Bahlil, yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi, menegaskan pentingnya mengedepankan etika dan tanggung jawab dalam menyampaikan kritik politik. Menurutnya, perdebatan yang tidak berdasar justru merusak kualitas demokrasi dan mengaburkan isu-isu strategis yang lebih substansial.

Sebelumnya, isu tentang keaslian ijazah Jokowi kembali mencuat melalui media sosial dan sejumlah tokoh yang menggulirkan narasi dugaan pemalsuan. Namun hingga kini, tak satu pun bukti valid yang mampu membantah dokumen-dokumen resmi yang telah disahkan dan diakui oleh institusi pendidikan maupun lembaga negara.

Bahlil mengajak masyarakat untuk tidak terpancing isu-isu yang tidak berdasar. Ia mengingatkan bahwa saat ini bangsa Indonesia membutuhkan stabilitas dan kerja sama lintas elemen, bukan kegaduhan politik yang didorong oleh narasi konspiratif. (*)

Berita Terkait

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah
Perkuat Kepastian Hukum untuk Rumah Tinggal, Masyarakat Bisa Tingkatkan Sertipikat HGB ke HM Sekarang
Jadi Pembicara dalam SUSBANPIM VIII, Menteri Nusron: Good Governance Dimulai dari Disiplin, Pembagian Tugas, dan Tata Kelola yang Jelas
Beda Fungsi dan Kegunaan, Pahami Perbedaan Pengecekan Sertipikat dan SKPT
Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Benteng Nagari dalam Menjaga Kepemilikan Hak Adat
Rakor Bersama para Kepala Daerah di Kalsel, Menteri Nusron: Penentuan Lokasi LP2B Menjadi Kewenangan Daerah
PB PII Gaungkan Semangat Kebangkitan Pelajar di Harba ke-79

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:48 WIB

Pasacsarjana Umuslim Yudisium 147 lulusan Angkatan V

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:24 WIB

JASA Bireuen Dukung Penuh Pergub JKA 2026: Bukti Keberpihakan Pemerintah Aceh kepada Rakyat

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:54 WIB

Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Pendampingan Industri Hasil Tembakau Lewat Customs Visit Customer di Bireuen

Jumat, 24 April 2026 - 04:33 WIB

Iswahyudi Terima SK DPP PAN, Konsolidasi Politik PAN Bireuen Diperkuat Jelang Agenda Strategis Daerah

Minggu, 12 April 2026 - 18:48 WIB

350 Hektare Sawah di Gandapura Terselamatkan dari Ancaman Gagal Panen, Respons Cepat Pemerintah Jadi Kunci

Rabu, 1 April 2026 - 20:47 WIB

Aksi Kemanusiaan Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan Lebih dari 7 Ton Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh

Jumat, 27 Maret 2026 - 00:32 WIB

Aksi Kemanusiaan Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan Lebih dari 7 Ton Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh

Jumat, 27 Februari 2026 - 00:24 WIB

Salurkan Bantuan, Bea Cukai Lhokseumawe ke Gampong Teupin Raya

Berita Terbaru