slot preparation.lsrs.lu

Pj. Bupati Pidie Drs. Samsul Azhar Resmikan Tugu Aneuk Mulieng Sebagai Ikon Peradaban Pidie

ADMIN

- Redaksi

Kamis, 2 Januari 2025 - 13:25 WIB

502,637 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sigli – Tugu Aneuk Mulieng memang menjadi simbol penting dalam sejarah peradaban Pidie. Dengan diresmikannya pada Kamis, 2 Januari 2025, oleh Bupati Pidie Drs. Samsul Azhar, tugu ini menandai langkah penting dalam pelestarian dan pengakuan terhadap sejarah lokal.

Tugu tersebut berfungsi sebagai pengingat akan perjalanan sejarah masyarakat Pidie, yang memiliki nilai budaya dan warisan yang sangat berharga. Keberadaannya tentu diharapkan dapat menjadi titik referensi bagi generasi mendatang dalam memahami akar budaya dan identitas daerah ini.

Pembangunan Tugu Aneuk Mulieng yang menghabiskan dana sekitar Rp8,7 miliar mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk melestarikan dan mengangkat identitas budaya Pidie.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah melalui dua tahap pembangunan pada tahun anggaran 2022 dan 2024, tugu ini kini berdiri kokoh sebagai simbol biji melinjo, yang merupakan komoditas utama wilayah tersebut. Sebagai penghasil emping melinjo, simbol ini menggambarkan pentingnya sektor pertanian bagi kehidupan ekonomi masyarakat Pidie.

Dengan adanya tugu ini, diharapkan masyarakat dapat semakin menghargai warisan budaya mereka, sekaligus meningkatkan kesadaran akan potensi lokal yang dimiliki daerah tersebut.

Dalam sambutannya saat peresmian Tugu Aneuk Mulieng pada Kamis, 2 Januari 2025, Pj Bupati Samsul Azhar dengan tegas menyatakan bahwa Pidie, yang dikenal sebagai Negeri Pedir, adalah penghasil biji melinjo terbaik di Indonesia bahkan dunia.

“Saya punya hak untuk menyampaikan bahwa Pidie adalah penghasil biji melinjo terbaik di Indonesia bahkan di Dunia” ucapnya.

Pj. Bupati Pidie juga memberi apresiasi dan penghargaan kepada Bank Aceh yang telah memberi dukungan dalam pembangunan Tugu Aneuk Mulieng, dan juga kepada seluruh pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan Icon Kabupaten Pidie ini.

“Dengan Filosofi yang unik dan menarik dalam pembangunannya, sehingga sejarah ini akan selalu melekat dan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mejaga serta membudidayakan kelestarian pohon melijo di Kabupaten Kita ini.”Lanjutnya.

Tugu Aneuk Mulieng, yang dilengkapi dengan taman dan air mancur, diharapkan tidak hanya menjadi simbol kebanggaan, tetapi juga sebagai motivasi bagi petani Pidie untuk mempertahankan dan meningkatkan produktivitas biji melinjo serta kerupuk emping yang telah menjadi ciri khas daerah ini.

Meskipun pembangunan tugu ini sempat menimbulkan pro-kontra di kalangan masyarakat, kini tugu tersebut berdiri megah, perkasa, dan viral di media sosial, menarik perhatian banyak orang. Kehadirannya memberikan pesan kuat tentang pentingnya melestarikan warisan budaya dan kekayaan alam Pidie, serta menjadi kebanggaan lokal yang patut dijaga dan dikembangkan.

Peresmian Tugu Aneuk Mulieng pada 2 Januari 2025 menjadi momen yang sangat dinanti setelah sempat terhenti pada tahun 2023. Proses pembangunan yang terhenti sementara tidak mengurangi semangat untuk menyelesaikan proyek ini, yang kini telah berdiri megah.

Momen peresmian ini bukan hanya menandai selesainya pembangunan, tetapi juga sebagai simbol kebangkitan dan kebanggaan masyarakat Pidie terhadap identitas serta kekayaan alam mereka, khususnya dalam hal produksi biji melinjo dan emping. Kini, dengan kehadiran tugu yang viral di media sosial, harapannya adalah memberi dampak positif bagi perkembangan ekonomi dan kesadaran budaya di Pidie.

Tugu Aneuk Mulieng yang terdiri dari 23 biji melinjo dengan ukuran lebih ramping memiliki makna yang dalam, yaitu mewakili jumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Pidie, yang semuanya berjumlah 23. Setiap bagian dari tugu ini dirancang dengan penuh filosofi, menggambarkan sejarah dan peradaban masyarakat Pidie.

Setiap elemen tugu mencerminkan perjalanan panjang dan kebudayaan lokal yang telah berkembang di setiap kecamatan, serta kontribusi masing-masing terhadap kekayaan alam dan tradisi daerah. Melalui simbolisme ini, tugu bukan hanya menjadi ikon visual, tetapi juga sarana untuk mengenang dan menghargai sejarah serta keberagaman yang ada di Pidie.

Turut Hadir PJ Ketua TP-PKK Kabupaten Pidie Ny. Saptati Rengganis, Sp, Ketu DPRK Kabupaten Pidie Anwar Sastra Putra, SH. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pidie Suhendra, SH, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K. Wakil Ketua Mahkamah Syari’ah Sigli Hasanuddin, S.H.I, M.Ag, Perwakilan Bank Aceh, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Pidie Tgk. H. Muhammad Ismi, Para Kepala SKPk Dilingkungan Kabupaten Pidie, Para Camat dalam Kabupaten Pidie.

Berita Terkait

Ketua APPI Aceh Utara Desak Penyelidikan Transparan Insiden Penembakan di Tiro Pidie yang Tewaskan Warga
Bentrokan di Acara Maulid di Pidie Tewaskan Satu Warga, Diduga Terkait Pengibaran Bendera Bintang Bulan
Janggal! Ditangkap di Pabrik Sabu 1,2 Ton di Pidie, Akmaluddin Disebut Bebas dan Jalani Peusijuek di Rumah
Praktisi Desak Kapolri Periksa Pejabat Polres Pidie dan Polda Aceh Usai Dugaan Pabrik Sabu 1,2 Ton Terbongkar
Dua Warga Tiongkok Terlibat Survei Lokasi Laboratorium Narkotika Rahasia di Aceh, 1,2 Ton Sabu Cair Disita di Pidie
Bea Cukai, BNN, dan Polri Ungkap Clandestine Laboratory Sabu di Pidie, Aceh
Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil Tinjau Langsung Dugaan Pabrik Sabu di Pidie yang Dijaga Ketat Brimob
Samarkan Pabrik Sabu dengan Modus Bengkel, Sindikat Narkoba di Aceh Digerebek

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:15 WIB

KSO CV RNK Pucuk Rantau Dibatalkan, Tapi Masih Panen Sawit, Ojahan Sinurat Desak PT. Agrinas dan Pihak Kepolisian Tidak Tegas KSO CV. RNK

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Aktivis Apresiasi Polda Aceh atas Penindakan Penimbunan BBM, Dampak Positif Mulai Dirasakan Masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:38 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Dukung Empat Pemred di Riau Tempuh Langkah Hukum Balik atas Laporan Juari, Desak Dugaan Pelanggaran UU ASN dan UU Perkawinan Diusut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sinergi Panitia, Pemerintah dan Aparat Keamanan Jadi Kunci Sukses Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:38 WIB

PETI Kerinci Masuk Fase Mengkhawatirkan, TNKS Terancam dan Negara Ditantang Bertindak Tegas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah*

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD ke-130 Lanjut Membuat Gorong-gorong ke Empat

Sabtu, 7 Nov 2026 - 14:09 WIB