KSR PMI Unit 02 UIN Ar-Raniry Malaksanakan Pelatihan Search And Rescue

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 14 Mei 2024 - 22:29 WIB

50172 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesi foto bersama tamu undangan dan peserta SAR ke-XXVI

 

Banda Aceh, Baranews – Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit 02 Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, menggelar kegiatan Search and Rescue (SAR) ke-XXVI. Acara yang berlangsung selama 5 hari 4 malam dari tanggal 8 hingga 12 Mei 2024 dengan mengusung tema “Membentuk Karakter Relawan KSR PMI UIN Ar-Raniry yang Tangguh, Tanggap Bencana, dan Bermoral demi Terbentuknya Kesadaran dalam Menjalankan Tugas Kemanusiaan”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini merupakan kegiatan wajib yang dilaksanakan tiap tahunnya oleh KSR PMI unit 02, SAR ini merupakan syarat tambahan untuk menjadi seorang relawan PMI sejati serta untuk membentuk relawan yang tangguh dan siap siaga dalam segala kondisi.

BASARNAS Aceh sedang memberikan arahan pada Peserta SAR sebelum memberikan materi Water Rescue

Kegiatan 5 hari 4 malam tersebut diikuti oleh 12 peserta adalah untuk Mengkader relawan-relawan PMI sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan akan bantuan darurat dan kemanusiaan di tengah bencana alam.

Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua PMI Kota Banda Ahmad Haeqal Asri menyampaikan “pelatihan SAR dibutuhkan relawan PMI untuk meningkatkan kompetensi dan skill relawan dalam melakukan evakuasi korban bencana alam”. Ungkapnya dalam kata sambutan di Lapangan Mini UIN Ar-Raniry pada 8 Mai 2024.

Haeqal juga berpesan pada peserta SAR “untuk agar fokus dalam mengikuti kegiatan sehingga materi yang dipelajari bisa diterapkan dengan maksimal ketika praktek nanti”. Tutupnya.

Acara kegiatan SAR dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Perencanaan PROF. DR. SAIFULLAH, S.AG., M.AG. pada 8 Mai 2024 di Lapangan Mini UIN Ar-Raniry.

Adapun materi yang diajarkan selama SAR 5 hari 4 malam antara lain:
– Kepalangmerahan pemateri dari PMI Kota Banda Aceh;
– Pertolongan Pertama (PP) pemateri dari PMI Kota Banda Aceh;
– Vertikal Rescue pemateri dari PMI Provinsi Aceh;
– Global Positioning Sistem (GPS) pemateri dari PMI Kota Banda Aceh; dan
– Manajemen Jenazah pemateri dari PMI Provinsi Aceh.

Bukan hanya itu, namun ada juga yang lainnya seperti materi:
– Water Rescue pemateri langsung dari BASARNAS;
– Navigasi Darat (Kompas dan Peta) Pemateri dari UKK Pramuka UIN AR-RANIRY;
– Survival Pemateri dari Kesatuan TNI; dan
– Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Pemateri dari UKK Menwa UIN AR-RANIRY.

Simulasi evaluasi korban di gunung Waduk Blang Karam Lambaro Angan

Kemudian pada hari ke-4 KSR PMI Unit 02 membuat simulasi seolah-olah telah terjadi kecelakaan sebuah pesawat di Gunung Waduk Blang Karam Lambaro Angan. Para peserta di bagi kedalam 2 kelompok, masing-masing dibekali logistik untuk bertahan hidup, Peta untuk menuju ke lokasi yang di curigai jatuhnya pesawat, GPS dan Kompas.

Tujuan Simulasi tersebut adalah “untuk mengukur kemampuan pemahaman peserta terhadap materi yang diajarkan dan sejauh mana kemampuan mereka dalam mengaplikasikannya pada simulasi korban bencana jatuhnya Pesawat”. Ujar Azwir komandan KSR PMI Unit 02 saat dihubungi tim media.

Komandan KSR PMI Unit 02 Azwir M. Jamil mengungkapkan “SAR ini merupakan pelatihan dan pendidikan lanjutan yang akan diikuti oleh adik-adik Calon Relawan KSR PMI Unit 02 UIN Ar-Raniry, ilmu SAR merupakan ilmu wajib yang harus dimiliki oleh relawan Korps Sukarela PMI karena sangat berguna ketika bertugas di lapangan nantinya terkhusus di Medan Bencana”.

Berita Terkait

Bencana Belom Selesai Hadiah Izin Tambang Kembali Ke Beutong Ateuh Banggala
Perkuat Sinergi Data, FORSIDA Dorong Akselerasi Ekonomi Aceh 2026
DPD BM PAN Aceh Jaya Resmi Terima SK Kepengurusan, Siap Perkuat Konsolidasi Politik Muda Menuju 2029
Om Sur Desak Mualem Copot Sekda dan Ketua DPRA Demi Selamatkan Aceh
JKA di Ujung Tanduk, Om Sur Desak Gubernur Aceh Ambil Langkah Tegas Selamatkan Kepercayaan Publik
Akademisi Soroti Penjaringan Dekan FK USK, Dinilai Terlalu Cepat dan Membatasi Regenerasi
Tagih Janji Prabowo! Konsorsium Hutan dan Sungai Aceh Desak Legalisasi Tambang Rakyat
Perkuat Sinergi Penjagaan Perbatasan, Kanwil DJBC Aceh Kunjungi Ditjen Imigrasi Aceh

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:57 WIB

PT Rosin Sanggah Pembekuan, Hasil Rapat Pemerintah Aceh dan LIRA Tegaskan: Tidak Ada Negara di Atas Negara

Senin, 11 Mei 2026 - 16:03 WIB

Tiga Pabrik Getah Pinus Resmi Dibekukan, LIRA: Negara Tak Boleh Lagi Lunak

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:58 WIB

Dukung Perkembangan Industri di Wilayah Aceh, Bea Cukai Langsa Lakukan CVC ke PT Rosin Trading International

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:39 WIB

Dirjen PHL Kementerian Kehutanan Respons Laporan Warga, Industri Getah Pinus di Gayo Lues Diperiksa

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:31 WIB

Gerakan Kebangsaan: Negara Tak Boleh Takut, Sanksi Resmi Membuktikan PT Rosin Chemicals Indonesia Tak Layak Berlindung di Balik Administrasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:09 WIB

Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai

Kamis, 7 Mei 2026 - 04:50 WIB

Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WIB

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang

Berita Terbaru