Partai Perjuangan Aceh Dorong Ekonomi Rakyat Lewat Bisnis Teripang Siap Beli Hasil Nelayan Dengan Harga Tinggi

ADMIN

- Redaksi

Senin, 5 Mei 2025 - 21:32 WIB

50500 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Partai Perjuangan Aceh (PPA) di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Marniati, M.Kes, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ekonomi rakyat, khususnya di wilayah pesisir Aceh. Salah satu program unggulan PPA yang kini digencarkan adalah pembelian hasil tangkapan teripang dari para nelayan di Pulau Banyak, Aceh Singkil, dan Kabupaten Simeulue.

Melalui program ini, PPA secara langsung membeli teripang dari para nelayan dengan harga yang sangat kompetitif. Untuk jenis teripang berukuran besar, harga beli bisa mencapai Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per ekor, sementara untuk teripang berukuran kecil, harganya berkisar antara Rp13 ribu hingga Rp20 ribu per ekor. Hal ini membuat PPA menjadi salah satu pihak dengan nilai beli tertinggi di kalangan pelaku usaha teripang di Aceh.

Prof. Marniati menjelaskan bahwa PPA memiliki target pembelian teripang sebanyak 10 ton per bulan guna memenuhi permintaan ekspor ke China. Namun, saat ini baru tercapai 4 ton per bulan, dan pihaknya tengah menggenjot produktivitas serta memperluas jaringan nelayan mitra agar target tersebut bisa segera terpenuhi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PPA sudah menyiapkan tempat penampungan yang berstandar serta fasilitas pengemasan (peking) untuk pengiriman ke China. Ini adalah langkah nyata yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga berdampak sosial bagi masyarakat pesisir,” ujar Prof. Marniati dalam wawancara dengan media Meugah.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, Prof. Marniati juga menegaskan bahwa keuntungan dari usaha ini akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program beasiswa pendidikan, perbaikan rumah nelayan, dan santunan anak yatim. “Ini bentuk kepedulian sosial yang menyatu dengan visi perjuangan PPA,” tambahnya.

Dengan harga jual yang tinggi di pasar ekspor, Prof. Marniati mengajak seluruh nelayan di Aceh untuk memaksimalkan potensi tangkapan teripang. Menurutnya, bisnis ini memiliki multiplier effect yang besar terhadap ekonomi masyarakat pesisir, termasuk para petani laut dan pedagang kecil di sekitarnya.

“Partai Perjuangan Aceh siap membeli teripang sebanyak apa pun hasil tangkapan nelayan. Kami tidak hanya hadir sebagai partai politik, tapi juga motor penggerak ekonomi rakyat,” ujar Prof. Marniati dengan penuh semangat.

PPA menjadi pionir dalam mengembangkan bisnis teripang sebagai model kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Langkah ini sekaligus mempertegas bahwa penguatan sektor perikanan dan kelautan adalah bagian dari strategi besar PPA dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat Aceh dari pesisir hingga daratan.

Berita Terkait

Bahagia, Ketua IWOI Aceh Ciptakan Suasana Kebersamaan dan Kekeluargaan
Umat Islam Hadapi Krisis Iman dan Akhlak dalam Keluarga
Kinerja Ekspor Produk Kelapa Sawit Aceh: Peluang Pengembangan Nilai Tambah dan Kontribusi Ekonomi Daerah
Banda Aceh Relist 70 Titik Lokasi Shalat Idul Adha
Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur
Partai Gelora Aceh Desak Percepatan Serapan Anggaran Penanggulangan Bencana demi Pemulihan Masyarakat Pascabencana
Suryadi Djamil Sebut Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ Sarat Muatan Politik Berkedok Advokasi
Penuh Haru! Safrizal ZA Jenguk Abu Doto di RSUDZA, Doakan dr. Zaini Abdullah Segera Pulih

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:41 WIB

Limbah Hilang Setelah Disorot: Dugaan Indikasi Penghilangan Jejak PT Rosin Makin Kuat, Aparat Harus Bergerak

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:39 WIB

Patungan Beli Sapi, Warga Pasar Simpang Tiga Lestarikan Tradisi Kuah Belangong Saat Idul Adha

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:09 WIB

PT Rosin Diduga Kibuli Pengawasan, Negara Tak Boleh Kalah di Hadapan Industri Pembangkang

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:41 WIB

PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:10 WIB

Warga Buntul Kemumu Sembelih 33 Hewan Kurban Termasuk Sapi Bantuan Presiden

Senin, 25 Mei 2026 - 15:40 WIB

Dua Kali Raih Penghargaan Nasional, Pemkab Gayo Lues Tegaskan Komitmen Lestarikan Bahasa Gayo

Senin, 25 Mei 2026 - 13:26 WIB

Amira Aliza Hipnotis Panggung FTBI Nasional Lewat Tari Tradisional Gayo

Senin, 25 Mei 2026 - 01:15 WIB

PT Hopson Kembali Diduga Beroperasi, Aparat Dinilai Tak Bernyali Menegakkan Keputusan Pembekuan

Berita Terbaru