HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Mulai Dikenal, Muslim di London Inggris Pesan Peci Kerawang Gayo

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 19 Juni 2024 - 07:54 WIB

50219 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH  | Peci (bulang) bermotif kerawang Gayo produk Jamiun Sahir diminati muslim London, Inggris. “Alhamdulillah, tadi, disampaikan adik sepupu (Yusradi Usman al-Gayoni), ada muslim di London, yang berminat terhadap bulang kerawang Gayo yang saya produksi. InsyaAllah mereka mau pesan,” kata Jamiun Sahir, pengrajin kerawang Gayo (Toko Arreza), Jakarta, Minggu (16/4/2024).

Mereka (muslim di Inggris), cerita Sahir, sudah lebaran idul adha hari ini. “Kata adik sepupu tadi, selepas salat idul adha, salam-salaman, dan pulang ke rumah dari masjid, ada jemaah yang tertarik dan memesan bulang kerawang tadi. InsyaAllah, dalam waktu dekat disiapkan dan jastip (jasa titip) ke diaspora Indonesia-Inggris yang mau berangkat ke London,” sebut Sahir.

Dilanjutkan Jamiun Sahir, tujuh bulan lalu, saat Yusradi dan keluarga berangkat ke London, Inggris, dalam rangka studi, dirinya memberikan Yusradi dan kedua anaknya peci kerawang Gayo. “Menurut pengakuannya, peci tadi selalu dipakainya pas salat jamaah, salat jumat, buka puasa, dan pas ada kegiatan di masjid-masjid dan komunitas dari berbagai negara yang ada di tempat tinggalnya, daerah Sutton, London. Untuk mengenalkan kerawang tadi juga sebetulnya. Dia aktif jamaah di masjid dan masjid lainnya, bergabung dengan komunitas muslim di sana, selain berhubungan baik dengan komunitas dari berbagai negara lainnya,” beber Sahir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jamiun Sahir memulai menjahit peci kerawang Gayo di ibukota, Jakarta, tahun 2004. “Waktu itu, sempat berhenti kerja. Sambil menjaga kios di rumah, saya belajar menjahit peci kerawang Gayo secara otodidak. Anak yang sulung masih berumur dua tahun. Alhamdulillah, berjalan lancar. Tapi, sempat berhenti lagi. Pas Covid, jalan lagi. Saat itu, pergerakan dibatasi. Akhirnya, saya produksi bulang kerawang Gayo lagi,” tuturnya.

Produksi kerawang Gayo itu, ungkapnya, selain untuk menambah pemasukan, juga untuk memperkenalkan peci bermotif kerawang Gayo. “Di samping orang Gayo, ada juga yang bukan orang Gayo yang beli di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Sekarang, alhamdulillah, ada juga yang mesan dari London. Mudah-mudahan makin membukakan pasar kerawang Gayo di sana. Kerawang Gayo pun makin dikenal, melalui Yusradi,” harapnya.

Dihubungi terpisah, Diaspora Indonesia-Inggris, Yusradi Usman al-Gayoni, membenarkan hal tersebut. “Benar. Saat sampai di rumah, selepas salat idul adha dari masjid, langsung saya komunikasikan ke Indonesia. Ada jemaah yang berminat dan memesan. Yang dari Maroko, suka motif kerawang Gayo yang saya pakai, warna emas,” aku Founder World Gayonese Community (Diaspora Gayo Dunia) yang sudah beranggotakan 30 negara tersebut yang ikut mengenalkan kopi Gayo dan bersama keluarga dalam sebulan ini, juga berjualan rendang, kuliner asal Sumatera Barat yang menyasar warga Indonesia di London. (RED)

Berita Terkait

Tani Merdeka Aceh, APPSI, dan SPPG Sepakat Jalin Kerja Sama untuk Serap Hasil Pertanian Lokal
Hujan Deras Jadi Berkah, Mas Dar Terobos Hujan Resmikan 980 Dapur Gizi, Menyapa Pekerja & Bagikan Doorprize Anak”
Warga Rusip Antara Aceh Tengah Meninggal Dunia Diduga Terinjak Gajah, Ambulans Terhalang Longsor
Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman
Nahkoda Baru APPSI Aceh Tengah 2025-2030 Siap Dilantik, Ali Munawardiko Jabat Ketua
Alat Berat Kemendagri Kabur Sebelum Kontrak Usai, Warga Aceh Tengah Jadi Korban Janji Penanganan Bencana
Jembatan Reje Payung di Linge Aceh Tengah Kembali Terputus, Akses Warga Lumpuh Total
Luapan Air Rendam Lima Desa di Pegasing Aceh Tengah, Hujan Tak Kunjung Reda

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Ridwansyah Dorong Petani Kopi di Gayo Lues Kembangkan Tembakau dengan Pola Tumpang Sari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Brigjen TNI (Mar) Guslin Tinjau Normalisasi Sungai Aih Bobo, 13 Ekskavator Bantuan Presiden Telah Beroperasi di Blangkejeren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pemerintah Pusat Kirim 16 Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Pascabanjir di Gayo Lues

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Pembangunan 5 unit RTLH di Kampung Gajah Program TMMD ke-130 Dikerjakan Secara Gotong-royong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Gayo Lues Gelar Donor Darah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Excavator Tertimbun Longsor Susulan di Jalan Ketukah Gayo Lues, Operator Lompat Selamatkan Diri

Berita Terbaru