Milad GAM ke-48: Tgk Mauliadi Ajak Generasi Muda Mengenal Makna Sejarah 4 Desember

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 4 Desember 2024 - 19:32 WIB

503,954 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen, Aceh – Peringatan Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke-48 yang jatuh pada 4 Desember 2024, menjadi momen penting bagi masyarakat Aceh untuk mengenang sejarah perjuangan panjang rakyat Aceh dalam menjaga martabat dan hak-haknya. Dalam peringatan yang digelar oleh Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) di Bireuen, Ketua JASA Bireuen, Tgk Mauliadi, menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda agar memahami makna mendalam dari tanggal ini. Rabu, (04/12/2024)

Acara yang berlangsung khidmat itu dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, ulama, hingga generasi muda. Dalam sambutannya, Tgk Mauliadi menekankan bahwa 4 Desember adalah hari yang sangat penting bagi rakyat Aceh, bukan hanya sebagai sebuah peringatan simbolis, tetapi juga sebagai tonggak sejarah yang harus terus diingat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

~ 4 Desember: Sejarah Yang Harus Dikenang

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tgk Mauliadi membuka pidatonya dengan menjelaskan makna di balik 4 Desember. Ia mengingatkan bahwa pada tanggal ini, 48 tahun yang lalu, Hasan Tiro, pendiri GAM, mendeklarasikan gerakan tersebut di Tiro, Pidie. Deklarasi ini merupakan wujud perlawanan terhadap ketidakadilan yang dirasakan oleh rakyat Aceh saat itu, terutama terkait dengan eksploitasi sumber daya alam dan pelanggaran hak-hak dasar masyarakat

“4 Desember adalah simbol perjuangan rakyat Aceh untuk keadilan dan kedaulatan. Ini bukan sekadar tanggal, tetapi sebuah momentum untuk merefleksikan apa yang telah terjadi di masa lalu dan bagaimana kita melangkah ke depan,” ujar Tgk Mauliadi.

Menurutnya, generasi muda harus memahami bahwa perjuangan yang dilakukan oleh para pendahulu bukan hanya sekadar untuk konflik, tetapi untuk menegakkan martabat dan hak rakyat Aceh. Ia juga menekankan pentingnya memahami sejarah secara mendalam agar tidak melupakan nilai-nilai yang telah diwariskan.

~ Kenapa 4 Desember Hanya Dirayakan di Aceh?

Dalam penjelasannya, Tgk Mauliadi menegaskan bahwa peringatan 4 Desember hanya dirayakan di Aceh karena memiliki konteks sejarah yang spesifik dan mendalam bagi rakyat Aceh.

“Di luar Aceh, mungkin tanggal ini tidak bermakna apa-apa. Tetapi bagi kita, 4 Desember adalah bagian dari identitas dan sejarah perjuangan. Ini adalah hari yang mengingatkan kita pada darah, keringat, dan air mata yang telah dikorbankan oleh para pahlawan Aceh,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa peringatan ini bukanlah upaya untuk membuka luka lama, melainkan sebagai pengingat bahwa sejarah perjuangan Aceh adalah bagian penting dari perjalanan bangsa Indonesia.

“Konflik telah berakhir dengan damai melalui MoU Helsinki. Namun, semangat untuk memperjuangkan keadilan, martabat, dan hak-hak rakyat Aceh harus terus dijaga,” tegasnya.

~ Edukasi untuk Generasi Muda

Sebagai generasi penerus, anak-anak muda Aceh memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai perjuangan. Oleh karena itu, Tgk Mauliadi mengajak generasi muda untuk tidak hanya mengenang, tetapi juga mempelajari sejarah dengan kritis dan bijak.

“Generasi muda harus memahami bahwa perjuangan tidak hanya dilakukan dengan senjata, tetapi juga dengan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kerja keras. Kita harus memastikan bahwa Aceh terus berkembang tanpa melupakan sejarahnya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian dan persatuan. Menurutnya, salah satu pelajaran terbesar dari masa lalu adalah pentingnya dialog dan rekonsiliasi dalam menyelesaikan konflik.

~ Rangkaian Acara Milad GAM ke-48

Acara peringatan Milad ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari doa bersama untuk para syuhada yang telah gugur, ceramah refleksi sejarah, hingga pembagian santunan kepada anak-anak yatim piatu.

~ Harapan untuk Masa Depan Aceh

Di akhir acara, Tgk Mauliadi menyampaikan harapan besarnya untuk masa depan Aceh. Ia berharap generasi muda dapat menjadi penerus yang tidak hanya paham sejarah, tetapi juga mampu membawa Aceh menuju kemajuan yang berkelanjutan.

“Mari kita jadikan 4 Desember sebagai momen untuk mengingat perjuangan, tetapi juga sebagai dorongan untuk membangun Aceh yang lebih baik. Perjuangan kita sekarang adalah melawan kebodohan, kemiskinan, dan ketidakadilan dengan cara yang damai dan bermartabat,” pungkasnya.

Milad GAM ke-48 di Bireuen pun ditutup dengan harapan bahwa semangat persatuan dan kerja sama akan terus menginspirasi masyarakat Aceh dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Berita Terkait

Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Baru UNIKI Jadi Generasi Profesional dan Mitra Strategis untuk Aceh Maju
Sistem Buka Tutup Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang Segera Berakhir
Kuliah perdana UNIKI Bireuen dimulai 2 September 2026,
Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Universitas Almuslim Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas
Bea Cukai Lhokseumawe Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Siswa SMA Negeri 1 Bireuen
Kapolres Bireuen Hadiri Haul ke-2 Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab di Jeunieb
Polres Bireuen Tunjukkan Kepedulian Sosial, Warga Kota Juang Terima Paket Sembako dalam Jum’at Berkah
Bea Cukai Lhokseumawe Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Siswa SMA Negeri 1 Bireuen

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:19 WIB

Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara

Selasa, 1 September 2026 - 18:12 WIB

Polda Aceh Beri Penghargaan kepada Polwan Polres Aceh Tenggara, Dedikasi Iptu Yesi Mendapat Apresiasi

Selasa, 1 September 2026 - 17:44 WIB

Lebih dari 8.500 Hektare Hutan Aceh Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal

Selasa, 1 September 2026 - 16:08 WIB

Keluarga Pasien di RS Harapan Bunda Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Uang dan Ponsel Hilang

Selasa, 1 September 2026 - 15:49 WIB

Tingkatkan Kompetensi, Kanwil Bea Cukai Aceh Gelar PKP Bertema Security Awareness

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Sikula Legislatif Bergema dengan Pukulan Rapai Geleng, Cetak Kader Muda Pengawal Kebijakan Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:23 WIB

DPR Aceh Nurchalis Dorong Sikula Legislatif Perkuat Sistem Legislasi di Kampus untuk Aceh-Indonesia

Berita Terbaru