SUMEDANG – Bangunan Masjid Al Ikhlas di Dusun Betok, Desa Sukamenak, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, kembali menampakkan wujudnya setelah sekitar 11 tahun terendam genangan air Waduk Jatigede. Fenomena ini menarik perhatian warga setempat seiring dengan menyusutnya debit air waduk secara drastis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Oktober 2026, munculnya kembali bangunan tersebut dipicu oleh musim kemarau panjang yang telah berlangsung selama lebih dari lima bulan. Kondisi kekeringan ekstrem ini menyebabkan elevasi air di Waduk Jatigede turun signifikan hingga mencapai 236 meter di atas permukaan laut (mdpl). Angka tersebut menunjukkan penurunan sedalam 24 meter dari elevasi normal yang biasanya berada di kisaran 260 mdpl.
Meski telah terendam air selama lebih dari satu dekade, struktur bangunan masjid terpantau masih berdiri dengan kokoh. Bahkan, beberapa ornamen kaligrafi, seperti lafaz Allah dan Muhammad pada bangunan tersebut, masih terlihat dalam kondisi utuh. Selain bangunan masjid, area bekas permukiman warga yang dulu menempati kawasan tersebut juga kembali terlihat berupa puing-puing tembok bangunan rumah yang selama ini tertutup air.
Penurunan debit air waduk ini tidak hanya membuka kembali jejak kawasan hunian lama, tetapi juga mengubah lanskap dasar waduk menjadi lahan terbuka. Warga di sekitar lokasi sempat mengamati kondisi area tersebut yang kini menyerupai kawasan mati akibat lama ditinggalkan dan terendam air sebelum akhirnya muncul kembali ke permukaan. (*)









































