Mahasiswa HKI UIA, M Faqih, Dinobatkan Sebagai Agam Intelegensia Bireuen 2025

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 22 Juli 2025 - 22:20 WIB

50634 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen – Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Islam Aceh (UIA), Muhammad Faqih, berhasil meraih gelar Agam Intelegensia Bireuen 2025 setelah melewati serangkaian tahapan seleksi yang ketat dalam ajang pemilihan Agam dan Inong Duta Wisata Kabupaten Bireuen. Kegiatan ini berlangsung meriah di Aula Hotel Fajar, Jumat malam, 18 Juli 2025.

Perjalanan Faqih menuju pencapaian tersebut tidaklah mudah. Ia harus bersaing dengan 65 peserta lain dari berbagai latar belakang dan perguruan tinggi. Tahapan seleksi dimulai sejak proses administrasi, wawancara, hingga penyaringan ke dalam tujuh besar pasangan finalis Agam dan Inong. Dari titik itulah, kompetisi menjadi semakin intens, ditambah dengan masa karantina yang berlangsung dari tanggal 14 hingga 18 Juli 2025. Selama masa karantina, para finalis mendapatkan pelatihan kepribadian, wawasan kebudayaan, hingga keterampilan komunikasi publik yang menjadi bekal utama untuk tampil sebagai duta wisata.

Faqih, yang dikenal aktif dalam kegiatan organisasi kampus dan sosial kemasyarakatan, tampil menonjol karena kemampuan intelektual dan pemahaman mendalamnya terhadap isu-isu sosial dan budaya lokal. Ia dipasangkan dengan Asyura, mahasiswa jurusan Arsitektur dari Universitas Syiah Kuala, yang dinobatkan sebagai Inong Intelegensia 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam wawancara usai dinobatkan, Faqih mengaku bahwa keberhasilannya tidak lepas dari doa dan dukungan berbagai pihak, terutama dari keluarga serta sivitas akademika UIA. Ia menuturkan bahwa peran sang ibu sangat besar dalam mendukung langkahnya hingga mencapai titik ini.

“Alhamdulillah, ini semua tidak terlepas dari doa mamak saya yang tidak pernah berhenti menyebut nama saya dalam setiap harapan baiknya. Terima kasih juga saya sampaikan kepada seluruh dosen dan teman-teman di UIA yang telah memberikan semangat selama proses ini,” ujar Faqih, Selasa, 22 Juli 2025.

Kendati berhasil meraih predikat Agam Intelegensia, Faqih dengan rendah hati menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang mungkin belum puas dengan hasil tersebut. Ia menyebut bahwa pencapaian ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab baru sebagai representasi generasi muda Bireuen.

“Ini adalah pengalaman besar dan berharga bagi saya secara pribadi dan juga untuk kampus saya. Saya harap ini menjadi inspirasi bagi teman-teman lain, khususnya mahasiswa di lingkungan UIA. Jika saya belum bisa memberikan yang terbaik, semoga ini jadi pijakan awal untuk melangkah lebih jauh ke depan. Tekhem kameng teuhieng kebiri, asai le peng, dumho jeut talobi,” ujarnya sembari tersenyum, mengutip ungkapan khas Aceh dalam nada berseloroh.

Ajang pemilihan Agam dan Inong Bireuen sendiri merupakan agenda tahunan yang digelar Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Tujuannya adalah untuk menjaring pemuda-pemudi terbaik yang memiliki kapabilitas menjadi duta wisata dan budaya, sekaligus memperkuat promosi potensi lokal daerah.

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, dalam sambutannya saat malam puncak pemilihan menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh peserta dan panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara tersebut. Ia menegaskan bahwa duta wisata bukan sekadar simbol, melainkan aktor penting dalam pembangunan sektor pariwisata berbasis budaya.

“Kegiatan seperti ini sangat penting karena menjadi ruang aktualisasi bagi generasi muda untuk turut serta dalam pembangunan daerah. Melalui para duta wisata, kita bisa mengenalkan lebih luas potensi sejarah, budaya, kuliner, dan destinasi alam Bireuen yang kaya namun belum seluruhnya tereksplorasi,” kata Razuardi.

Ke depan, para finalis Agam dan Inong Bireuen akan mendapatkan berbagai tugas promosi dan pelibatan dalam kegiatan pariwisata daerah, termasuk pengenalan produk-produk ekonomi kreatif lokal yang menjadi bagian dari visi pariwisata berkelanjutan. Pemerintah berharap, melalui figur-figur muda seperti Faqih dan rekan-rekannya, citra Kabupaten Bireuen di mata wisatawan domestik maupun mancanegara dapat semakin terangkat.

(Laporan: Redaksi)

Berita Terkait

Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Baru UNIKI Jadi Generasi Profesional dan Mitra Strategis untuk Aceh Maju
Sistem Buka Tutup Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang Segera Berakhir
Kuliah perdana UNIKI Bireuen dimulai 2 September 2026,
Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Universitas Almuslim Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas
Bea Cukai Lhokseumawe Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Siswa SMA Negeri 1 Bireuen
Kapolres Bireuen Hadiri Haul ke-2 Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab di Jeunieb
Polres Bireuen Tunjukkan Kepedulian Sosial, Warga Kota Juang Terima Paket Sembako dalam Jum’at Berkah
Bea Cukai Lhokseumawe Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Siswa SMA Negeri 1 Bireuen

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:23 WIB

Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara

Selasa, 1 September 2026 - 18:12 WIB

Polda Aceh Beri Penghargaan kepada Polwan Polres Aceh Tenggara, Dedikasi Iptu Yesi Mendapat Apresiasi

Selasa, 1 September 2026 - 17:44 WIB

Lebih dari 8.500 Hektare Hutan Aceh Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal

Selasa, 1 September 2026 - 16:08 WIB

Keluarga Pasien di RS Harapan Bunda Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Uang dan Ponsel Hilang

Selasa, 1 September 2026 - 15:49 WIB

Tingkatkan Kompetensi, Kanwil Bea Cukai Aceh Gelar PKP Bertema Security Awareness

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Sikula Legislatif Bergema dengan Pukulan Rapai Geleng, Cetak Kader Muda Pengawal Kebijakan Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:23 WIB

DPR Aceh Nurchalis Dorong Sikula Legislatif Perkuat Sistem Legislasi di Kampus untuk Aceh-Indonesia

Berita Terbaru