IPELMAWAR Meulaboh Serukan ORMAWAR Hentikan Kerja Sama dengan Perusahaan Perusak Lingkungan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 19:35 WIB

50534 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh  — Sekretaris Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Woyla Raya (IPELMAWAR) Meulaboh, Hendri Azwar, mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh organisasi mahasiswa (ORMAWAR) agar menghentikan segala bentuk kerja sama maupun permintaan bantuan dana kepada perusahaan yang dinilai telah merusak lingkungan di kawasan Krueng Woyla, Kabupaten Aceh Barat.

Dalam pernyataannya, Hendri menegaskan bahwa IPELMAWAR Meulaboh tidak akan mentolerir keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas atau hubungan kemitraan dengan entitas yang bertanggung jawab atas pencemaran sungai dan kerusakan ekosistem. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral mahasiswa sebagai pemuda Woyla Raya.

“Kami meminta kepada seluruh ORMAWAR internal kampus agar tidak lagi menjalin hubungan kerja sama, meminta dana, ataupun menerima bantuan dalam bentuk apapun dari perusahaan yang telah terbukti merusak lingkungan di Krueng Woyla. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral kita sebagai mahasiswa dan pemuda Woyla Raya,” ujar Hendri dalam keterangannya, Selasa (28/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi pesisir dan ekosistem sungai yang kian menurun akibat aktivitas perusahaan tertentu. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai penjaga nurani publik dan seharusnya menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kelestarian lingkungan.

“Kita tidak boleh menjual idealisme demi kepentingan sesaat. Mahasiswa seharusnya berdiri di pihak rakyat dan alam, bukan pada perusahaan yang mencemari sumber kehidupan,” katanya.

Pernyataan tersebut mendapat dukungan dari Ketua IPELMAWAR Meulaboh, Syahrul, yang menegaskan pentingnya konsistensi sikap terhadap isu-isu lingkungan hidup. Ia menekankan bahwa IPELMAWAR tidak menolak kehadiran investasi di wilayah Aceh Barat, namun penolakan wajib disuarakan bila investasi itu menimbulkan kerusakan lingkungan dan berdampak pada kehidupan masyarakat.

“Kami dari IPELMAWAR tidak menolak investasi, tetapi kami menolak keras investasi yang merusak lingkungan dan mengorbankan masyarakat. Mahasiswa harus menjadi pengawal moral dan suara keadilan lingkungan,” kata Syahrul.

Ia menyatakan bahwa pihaknya akan mengevaluasi sikap organisasi terhadap kelompok-kelompok mahasiswa yang masih berhubungan dengan perusahaan-perusahaan yang dinilai tidak ramah lingkungan.
“Jika masih ada pihak yang mengabaikan peringatan ini dan tetap menjalin kerja sama dengan perusahaan perusak lingkungan, maka kami akan mempertimbangkan langkah organisasi yang lebih tegas,” tambahnya.

IPELMAWAR Meulaboh menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu lingkungan di Krueng Woyla dan mendorong pemerintah serta aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh pihak perusahaan. Mereka menyerukan kepada seluruh elemen mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan di wilayah tersebut untuk bersatu dalam satu sikap yang jelas dalam melindungi ruang hidup rakyat.

“Kami menyerukan solidaritas seluruh ORMAWAR untuk satu barisan — hentikan segala bentuk hubungan dengan PT perusak lingkungan. Saatnya mahasiswa menunjukkan keberpihakan yang jelas kepada rakyat dan lingkungan hidup,” tutup Hendri.

Seruan ini mencerminkan sikap kolektif mahasiswa sebagai agen kritis dalam mendorong perubahan sosial dan lingkungan, sekaligus menegaskan bahwa perjuangan menjaga keberlanjutan alam tidak dapat dikompromikan dengan kepentingan jangka pendek. (*)

Berita Terkait

Lengkap! 34 Titik Lokasi Shalat Idul Adha Se-Kabupaten Aceh Barat
Gawat : Tem Gabungan di Lapas Kelas IIB Meulaboh, Petugas Temukan Senjata Tajam dan HP
Anggota Komisi IV DPR RI Jamaluddin Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh, Ini Temuannya
Konservasi Pohon Kolaboratif Sukses; Korwil Aceh LEPPAMI PB HMI: Kami Harap Kolaborasi Nyata untuk Lingkungan Hidup Dapat Terus Terawat
Ketua Umum IKA UTU Apresiasi Dandim Aceh Barat
Sekda Aceh Dinilai Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA, Ketua IKA-UTU Desak Evaluasi dan Koreksi Segera
Kakanwil DJBC Aceh Laksanakan Kunjungan Kerja Perdana ke Bea Cukai Meulaboh
Kasus Mawardi Basyah Anggota DPRA GeRAK Desak Kejari Aceh Barat Eksekusi Keputusan MA RI.

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:39 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:08 WIB

Hery Yanda Ketua Komisi 1 DPRK Nagan Raya.Dukung Penuh Investasi Rp200 Triliun, Minta Oknum Luar Tak Giring Opini Negatif Kepada Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:52 WIB

Fraksi Partai GOLKAR Apresiasi Bupati TRK, ajak Masyarakat Dukung Investasi Rp 200 Triliun

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:21 WIB

*Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni 2026, BRN: Jawaban atas Kerinduan Masyarakat*

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:05 WIB

Luar Biasa Bupati Nagan Raya TRK. Berhasil Lobi Investasi 200 Triliun. RAPI Nagan Raya Berikan Apresiasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:02 WIB

Luar Biasa Bupati Nagan Raya TRK. Berhasil Lobi Investasi 200 Triliun DPC APDESI Aceh Berikan Apresiasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:08 WIB

DPD APDESI Aceh Apresiasi Bupati Nagan Raya TRK Berhasil Lobi Investasi 200 Triliun

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:32 WIB

Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang

Berita Terbaru

ACEH TENGAH

IKA SMA Negeri 1 Takengon Bekali Alumni 2026 Kuliah S-1 ke Turki

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:42 WIB