Gubernur BEM FIKOM Umuslim, M. Akbar: Mahasiswa Harus Berdiri di Garda Terdepan Menolak Perampasan Wilayah Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 1 Juni 2025 - 00:46 WIB

50457 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen –  M. Akbar, Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen, mengeluarkan pernyataan tegas menolak pengambilalihan empat pulau yang selama ini secara administratif dan historis menjadi bagian dari Provinsi Aceh. Pulau Mangkir Gadang, Mangkir Ketek, Pulau Lipan, dan Pulau Panjang, yang telah lama diakui sebagai bagian dari Kabupaten Aceh Singkil, kini tercatat dalam dokumen administratif sebagai wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

“Saya menolak keras segala bentuk perampasan wilayah Aceh, apalagi saya berasal dari Subulussalam, wilayah yang langsung berbatasan dengan Sumut. Ini bukan sekadar urusan administrasi, tapi menyangkut harga diri dan kedaulatan daerah,” tegas Akbar, Jumat (30/5/2025), saat ditemui di sela forum mahasiswa di Kampus Umuslim Peusangan, Bireuen.

Akbar menilai pengalihan wilayah ini mencerminkan kelalaian pihak-pihak berwenang di Aceh, baik eksekutif maupun legislatif. Ia menyayangkan lemahnya pengawasan terhadap perubahan peta wilayah yang berdampak pada hilangnya kedaulatan Aceh atas pulau-pulau strategis tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami, mahasiswa, tidak bisa diam. Saat pemerintah abai, maka kami yang harus menjadi garda terdepan. Saya akan segera menginisiasi konsolidasi mahasiswa lintas fakultas untuk membentuk Gerakan Penyelamatan Wilayah Aceh,” ujar mahasiswa Prodi Informatika itu dengan penuh semangat.

Lebih jauh, Akbar memaparkan bahwa keempat pulau tersebut bukanlah pulau kosong tanpa arti. Berdasarkan beberapa hasil riset geologi dan survei energi kelautan, kawasan perairan di sekitar pulau-pulau itu menyimpan potensi besar sumber daya alam, khususnya minyak dan gas bumi (migas).

“Ini bukan hanya soal klaim daratan kosong. Ada cadangan migas yang sangat besar di wilayah laut sekitarnya. Jika wilayah ini benar-benar lepas, maka Aceh kehilangan akses atas sumber ekonomi vital. Ini bisa menjadi bagian dari upaya sistematis untuk menggerus kekuatan ekonomi Aceh,” jelas Akbar.

Sebagai mahasiswa ilmu komputer, Akbar juga menyoroti pentingnya penggunaan teknologi geospasial dan pemetaan digital dalam memperkuat klaim wilayah. Menurutnya, saat ini Aceh harus bergerak cepat menyusun Peta Digital Kedaulatan Wilayah berbasis bukti ilmiah yang dapat dijadikan dokumen sah untuk menuntut keadilan di tingkat nasional.

“Sudah saatnya ilmu dan teknologi digunakan secara nyata untuk mempertahankan hak Aceh. Jangan biarkan digitalisasi hanya jadi alat hiburan. Kita harus gunakan teknologi sebagai alat perjuangan,” ujarnya.

Akbar juga mengingatkan bahwa pengambilalihan wilayah tersebut berpotensi melanggar Perjanjian Damai Helsinki antara Pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tahun 2005. Dalam perjanjian tersebut ditegaskan bahwa Aceh memiliki kewenangan khusus, termasuk dalam pengelolaan wilayah administratif.

“Jika pemerintah pusat dan provinsi lain mengabaikan ini, maka kepercayaan publik terhadap proses perdamaian akan rusak. Ini bukan sekadar soal pulau—ini soal penghormatan terhadap perjanjian damai yang dijamin hukum nasional dan internasional,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat Aceh, khususnya generasi muda, untuk tidak membiarkan satu jengkal pun wilayah Aceh diklaim oleh pihak lain tanpa perlawanan.

“Jika hari ini kita biarkan empat pulau hilang, jangan heran jika besok batas darat Subulussalam atau Singkil juga diambil alih. Kita harus bersatu, jaga tanah kita. Jangan tunggu sampai rumah kita hilang dari peta,” pungkas Akbar dengan nada serius. (ZK)

Berita Terkait

Diduga Minta Uang dan Kaitkan dengan Pemberitaan, Oknum Wartawan di Bireuen Disorot
Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026
TMI Bireuen Turun Tangan Klarifikasi Polemik Program CSB, OPLAH dan IRPOM: Kelompok Tani Bantah Sejumlah Pemberitaan
PB HIMABIR: Program Cetak Sawah, Penantian Lama Dari Petani Bireuen
Polres Bireuen Gagalkan Peredaran 10,6 Kg Sabu, 2 Tersangka Ditangkap di Muara Batu Aceh Utara
Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika
Menjawab situasi kekeringan KTNA Peudada sebut Pemerintah Terus hadir untuk Petani Peudada
Panitia SPMB UNIKI Gelar Rapat Persiapan Ujian CAT Mahasiswa Baru

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:27 WIB

BPBD Gayo Lues Salurkan 148 Kasur Bantuan BNPB untuk Warga Terdampak Bencana di Kecamatan Pining

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:05 WIB

Tujuh Kantor Pemerintah di Puncak Papua Tengah Dibakar Massa, Diduga Dipicu Pemotongan Dana Desa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:49 WIB

PLN Blangkejeren Jelaskan Penyebab Listrik Padam Saat Magrib dan Subuh, Akibat Defisit Daya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:32 WIB

Listrik Gayo Lues Berulang Kali Padam, Alarm Keras atas Rapuhnya Infrastruktur Kelistrikan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Listrik Kerap Padam Saat Beban Puncak, PLN Akui Mesin Rusak dan Alami Arus Defisit, Warga Gayo Lues Desak Pembaruan Infrastruktur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:44 WIB

Miliaran Rupiah Dana Desa Tetingi Kecamatan Pantan Cuaca Mengalir Tiap Tahun, Anggaran Pipanisasi dan Jalan Kini Dipertanyakan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Satresnarkoba Polres Bener Meriah Amankan Sorang Pria Dengan 29 Paket Sabu dan 70 Gram Ganja

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Brimob Aceh, Sambang Desa Dalam Rangka Memeriahkan HUT RI Ke-81

Berita Terbaru

Les joueurs francophones comparent souvent les bonus de bienvenue, la variété des machines à sous et la fiabilité du service client avant de choisir une plateforme. Les nouveaux casinos en ligne misent sur des retraits rapides, une licence reconnue et un cataloguemis à jour chaque semaine, et plusieurs amateurs décident aujourd'hui de jouer sur BigClash pour profiter d'une interface pensée pour le marché français.
Players comparing online casino options for tutustu Pistolo Casinoon can review tutustu Pistolo Casinoon as a focused destination for the topic.
Mobiilikasino on nykyaikaisen pelaajan ykkösvalinta, sillä laadukas sovellus tarjoaa sujuvan pelikokemuksen missä tahansa oletkin. Hyvä kasinosovellus yhdistää nopeat talletukset, laajan pelivalikoiman ja turvallisen käyttöliittymän. Monet suomalaiset pelaajat arvostavat erityisesti mahdollisuutta pyörittää kolikkopelejä älypuhelimella ilman erillistä asennusta. Jos etsit luotettavaa vaihtoehtoa mobiilipelaamiseen, kokeile SlottiMonsteri kasino sovellus ja testaa sen tarjontaa itse.
Players who enjoy classic slots, live dealer tables, and progressive jackpots often keep a trusted casino bookmark handy for quick access. Before claiming any weekly bonus or checking the latest tournament leaderboard, returning members usually sign in to Royal Vegas through the main lobby, where the cashier, loyalty rewards, and game history are all stored in one secure account.