Gebyar Festival Lagu Dangdut 2025 Aceh Tengah Dan Bener Meriah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 3 Januari 2025 - 00:40 WIB

503,553 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah Baranewsaceh.co – Kumpulan para pelaku seni dari dua kabupaten bertenaga Aceh Tengah dan kabupaten Bener Meriah, menggelar festival lagu Dangdut tahun 2025.

Ketua panitia Kin Kite Festival lagu dangdut tahun 2025, Ir Mustari saat di hubungi media ini. Kamis (02/01/2025) mengatakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Festival ini, khusus untuk putra putri kabupaten Aceh Tengah dan kabupaten Bener Meriah. Adapun batas usia peserta antara 15 s/d 30 tahun. Pendaftaran telah di buka sejak tanggal 14 Desember 2024 dan akan di tutup pada tanggal 14 Januari 2025. Festival akan berlangsung selama 4 hari yang akan dimulai tanggal 16 s/d 18 Januari 2025, dan babak final akan di langsungkan pada tanggal 19 s/d Januari 2025. Festival akan berlangsung di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon, dengan biaya pendaftaran adalah sebesar Rp.100.000 (Seratus ribu rupiah).

Untuk lebih profesionalnya dalam hal penilaian festival ini. Panitia sengaja mendatangkan dua (2) orang dewan juri dari kota Medan Sumatera Utara, ditambah lagi 2 (dua) orang dewan juri dari dataran tinggi tanah Gayo.

Mustari juga mengajak para kaula muda yang memiliki Bakat dan talenta menyanyi khususnya lagu lagu dangdut, untuk mengikuti ajang festival ini. Karena festival ini juga sebagai ajang mencari bakat bagi talenta muda. Nantinya para juara yang akan kita salurkan kembali keajang festival dangdut yang lebih bergengsi di tingkat nasional. Ucapnya.

Mustari juga berharap terselenggaranya festival ini, kiranya dapat menampung obsesi dan bakat terpendam dari generasi muda, tentu dalam olah vokal lewat lagu lagu dangdut pilihan. Selain itu panitia juga menyediakan 10 lagu pilihan untuk putra dan 10 lagu pilihan untuk putri. Pungkasnya. (Hamdani).

Berita Terkait

Pulihkan Hutan Pascabencana, Ratusan Relawan Tanam 2.000 Pohon di Mendale
Kritik, Evaluasi, dan Harapan: Menatap Peran Baitul Mal Secara Objektif
Patungan Beli Sapi, Warga Pasar Simpang Tiga Lestarikan Tradisi Kuah Belangong Saat Idul Adha
Warga Buntul Kemumu Sembelih 33 Hewan Kurban Termasuk Sapi Bantuan Presiden
Dua Kali Raih Penghargaan Nasional, Pemkab Gayo Lues Tegaskan Komitmen Lestarikan Bahasa Gayo
Amira Aliza Hipnotis Panggung FTBI Nasional Lewat Tari Tradisional Gayo
Dramatis, Bank Indonesia Lhokseumawe Juara Piala Kapolres Bener Meriah Cup II
Bimtek Konten Budaya Lokal Diserbu Peserta, Dinas Arpus Bener Meriah Siapkan Buku Antologi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:05 WIB

Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:21 WIB

PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:46 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:45 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:07 WIB

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:39 WIB

Plang Larangan Cuma Pajangan: Negara Mandul, Produksi PT Hopson Jalan Terus di Gayo Lues

Senin, 1 Juni 2026 - 23:19 WIB

Negara Tak Berdaya, PT Hopson Aceh Industri Berani “Menampar” Hukum di Gayo Lues

Berita Terbaru