Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Desa Lawe Hijo, Aceh Tenggara

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 24 November 2025 - 20:11 WIB

50492 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Tenggara kembali mencatatkan hasil signifikan dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika. Penindakan terbaru dilakukan pada Sabtu (22/11/2025) sekitar pukul 16.30 WIB, dengan penangkapan dua tersangka kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di sebuah pondok yang terletak di Desa Lawe Hijo, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara.

Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan aktivitas mencurigakan di sebuah pondok yang kerap dijadikan lokasi transaksi narkoba. Merespons laporan tersebut, tim Opsnal Satresnarkoba bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara. Saat tiba di lokasi, petugas mendapati dua orang pria berada di dalam pondok. Menyadari kehadiran aparat, salah satu dari mereka mencoba kabur, namun berhasil diamankan setelah pengejaran singkat.

Keduanya langsung diperiksa dan diinterogasi di tempat. Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah barang bukti diduga kuat terkait tindak pidana narkotika. Barang bukti tersebut di antaranya satu bungkus sabu seberat 0,11 gram, lima bungkus sabu dengan total berat 0,59 gram, serta satu bungkus lainnya seberat 0,56 gram. Selain itu, ditemukan juga sebelas plastik klip bekas pakai, satu bal plastik klip, dua buah plastik klip berukuran sedang, serta peralatan untuk penggunaan sabu seperti satu buah bong, dua mancis, satu kaca pirex, satu pipet plastik dan satu pipet yang telah dimodifikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Barang bukti lainnya yang turut diamankan antara lain satu kotak rokok berwarna cokelat yang digunakan untuk menyimpan sabu, uang tunai sebesar Rp339.000 yang diduga hasil transaksi narkoba, dan satu unit telepon genggam merek Vivo berwarna hitam. Seluruh barang bukti ditemukan setelah petugas melakukan penggeledahan menyeluruh di pondok, yang disaksikan oleh perangkat desa setempat. Salah satu paket sabu ditemukan tersembunyi dalam kotak rokok yang diletakkan di bawah ambal, sementara lima bungkus sabu lainnya berada dalam plastik klip panjang, dan satu bungkus sabu lagi ditemukan di dalam plastik klip putih bening.

Dua pelaku yang berhasil diamankan masing-masing berinisial APS (24 tahun), warga Desa Lawe Hijo, Kecamatan Bambel, dan MA (41 tahun), warga Desa Pulo Kedondong, Kecamatan Bambel. Kedua tersangka mengakui bahwa seluruh barang bukti sabu yang ditemukan merupakan milik mereka. Usai penggeledahan dan interogasi di lokasi, keduanya langsung digiring ke Markas Komando Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara guna proses penyidikan hukum lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Kepolisian menyatakan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah Aceh Tenggara. Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.I.K melalui Kasi Humas Polres Aceh Tenggara AKP J. Silalahi menegaskan kesungguhan institusinya untuk terus melakukan upaya preventif dan represif dalam memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Pihak kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya di wilayah Aceh Tenggara agar dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan. Kerja sama masyarakat dinilai sangat krusial dalam memutus mata rantai peredaran narkoba yang kian meresahkan. Kepolisian mengimbau agar masyarakat tidak takut atau ragu untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berpotensi berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

Dengan terus meningkatnya kesadaran dan partisipasi warga, serta respons cepat dan tegas dari aparat penegak hukum, diharapkan Aceh Tenggara dapat menjadi wilayah yang aman, bersih dari peredaran narkoba, serta nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Berita Terkait

Kapolda Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Ketambe, Tegaskan Komitmen Kemanusiaan Menjelang Ramadan
Penanganan Kasus Narkotika di Aceh Tenggara Meningkat Sepanjang 2025
Kapolda Aceh Apresiasi Penanggulangan Bencana di Aceh Tenggara: Semangat “Sepakat Segenep” Jadi Kunci Pemulihan
Kapolda Apresiasi Pemkab Aceh Tenggara: Daerah Pertama Turunkan Status Darurat Bencana
Pernyataan Wakil Bupati Aceh Tengah Lukai Hati Wartawan, Jurnalisa; Dia Lahir Dari Rahim Media Lokal
Sat Reskrim Polres Nagan Raya Berhasil Amankan Terduga Pelaku Judi Online Jenis Slot
Polres Kampar Gandeng Kodim 0313/KPR, Tertibkan Tambang Ilegal, Amankan Alat Berat & Pelaku
Sejumlah Aktifis Temukan Bantuan Menumpuk di Gudang BPBD Agara

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:12 WIB

UGP Takengon dan O2 Course Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Penguatan Kompetensi Bahasa Inggris

Senin, 12 Januari 2026 - 21:24 WIB

Sambangi Rusip Antara, Relawan Masjid Nusantara Kembali Salurkan Bantuan

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:58 WIB

Bantu Korban Longsor-Banjir Sumatera, Komunitas Gayo Peduli Sediakan Nasi Putih Gratis di Enam Posko di Takengon

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:58 WIB

Tim Medis Terpadu Tempuh Medan Ekstrem demi Jangkau Penyintas Banjir di Aceh Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:24 WIB

Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16 WIB

Gotong Royong Polri, Brimob, dan Relawan, Jembatan Darurat Sungai Kala Ili Akhirnya Bisa Dilalui Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 00:41 WIB

Kementerian PU Tangani Cepat Pascabanjir di Jembatan Lumut Ruas Takengon–Isé-Isé, Dukung Pemulihan Konektivitas Aceh Tengah

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:59 WIB

PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjr Dan Longsor

Berita Terbaru

ARTIKEL

capaian Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara

Rabu, 21 Jan 2026 - 14:11 WIB