Direktur Imparsial: Penyerangan Mapolres Jayawijaya Dianggap Bentuk Arogansi Anggota TNI

Redaksi Bara News

- Author

Kamis, 14 Maret 2024 - 03:41 WIB

50618 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Gufron Mambruri, selaku Direktur Imparsial mengecam aksi kekerasan penyerangan Mapolres Jayawijaya oleh anggota TNI, pada Sabtu (2/3/2024) yang lalu dianggap memperlihatkan persoalan serius sikap arogan di kalangan anggota Militer

“Penyerangan Mapolres Jayawijaya oleh TNI selain mempertontonkan perilaku buruk anggota TNI di depan masyarakat, juga menunjukan ada persoalan yang serius terkait arogansi dan kultur aksi main hakim yang kerap dilakukan oleh oknum anggota TNI,” kata Direktur Imparsial, Gufron Mabruri melalui keterangannya, Rabu (13/3).

Baca Juga :  Bara JP Dukung Prabowo dan Gibran di Pilpres 2024

Menurut Gufron, aksi kekerasan anggota TNI terhadap Polri tidak bisa dianggap enteng oleh para pimpinan karena sudah berulang

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tindakan tersebut apapun alasanya jelas salah dan tidak boleh dibiarkan, mengingat kejadian tersebut sudah sering terjadi,” kata Gufron.

Baca Juga :  TNI-Polri Buru Kelompok OPM Penembak Danramil Aradide

Gufron juga mengatakan, pernyataan KASAD yang dinilai berbahaya karena akan mendorong kekerasan serupa terulang kembali di massa depan

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 5 orang anggota TNI ditetapkan menjadi tersangka penyerangan Mapolres Jayawijaya. KSAD, Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan, kejadian prajurit TNI menyerang markas Polres Jayawijaya, Papua hanyalah emosi sesaat anak muda.

Maruli menyebut, yang terpenting adalah jangan sampai ada korban jiwa dari serangan-serangan seperti itu. (Red).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Resmi, Kementerian PAN-RB Izinkan ASN WFH 16-17 April 2024
TNI-Polri Buru Kelompok OPM Penembak Danramil Aradide
Polri Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Japek KM 58
Korban Kecelakaan Mudik Lebaran 2024, Kakorlantas Polri Beri Trauma Healing
RIB Tegaskan Agar Jokowi segera Ganti Menteri, Wamen & Komisaris BUMN Yang Inkonsistens
Ahli Prabowo-Gibran: MK Tak Berwenang Adili Pencalonan Gibran
Sidang Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024
DKPP Jelaskan Putusan Pelanggaran Etik Ketua KPU Terkait Pencalonan Prabowo-Gibran

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 23:11 WIB

TNI-Polri Buru Kelompok OPM Penembak Danramil Aradide

Jumat, 12 April 2024 - 23:07 WIB

Polri Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Japek KM 58

Jumat, 12 April 2024 - 23:04 WIB

Korban Kecelakaan Mudik Lebaran 2024, Kakorlantas Polri Beri Trauma Healing

Sabtu, 6 April 2024 - 16:01 WIB

RIB Tegaskan Agar Jokowi segera Ganti Menteri, Wamen & Komisaris BUMN Yang Inkonsistens

Sabtu, 6 April 2024 - 03:16 WIB

Ahli Prabowo-Gibran: MK Tak Berwenang Adili Pencalonan Gibran

Sabtu, 6 April 2024 - 03:11 WIB

Sidang Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024

Sabtu, 6 April 2024 - 02:55 WIB

DKPP Jelaskan Putusan Pelanggaran Etik Ketua KPU Terkait Pencalonan Prabowo-Gibran

Sabtu, 6 April 2024 - 02:50 WIB

Empat Menteri Kompak Sebut Penyaluran Bansos Tak Terkait Pemilu 2024

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Seorang Pria Terluka dalam Penembakan di Bandara Kuala Lumpur

Minggu, 14 Apr 2024 - 20:34 WIB

PERISTIWA

Sebanyak 14 Orang Meninggal Akibat Tanah Longsor di Tana Toraja

Minggu, 14 Apr 2024 - 20:03 WIB