slot preparation.lsrs.lu

Darmawan: Empat Hal yang Mesti Diperbaiki di Gayo dan Harap Diskusi “Gayo Maju, Belajar dari Negara Maju” SKG Berlanjut

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 26 Desember 2023 - 18:29 WIB

50848 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA –  BARANEWS – Ada orang yang berbuat, tapi tidak mengetahui. Ada juga yang mengetahui, tapi tidak berbuat. Selanjutnya, tidak mengetahui dan tidak mau belajar. Terakhir, mencela orang yang berbuat baik. “Itulah yang mesti diperbaiki untuk meningkatkan SDM yang berkualitas, khususnya di Gayo. Karenanya, kita berikan apresiasi terhadap kegiatan ini. SKG sudah ikut berbuat. Juga, kepada pembicara yang sudah meluangkan waktu dan mau berbagi pengalaman, ilmu, dan pengetahuan selama di Inggris,” kata Darmawan, peserta diskusi “Gayo Maju, Belajar dari Negara Maju” Silaturahmi Kite Gayo (SKG), Minggu malam (24/12/2023)

Dalam sesi tanya-jawab diskusi yang diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting yang dinasumberi Yusradi Usman al-Gayoni, Diaspora Indonesia-Inggris sekaligus Anggota Muslim Cultural Welfare Association of Sutton, London, Inggris, dan dimoderatori inisiator Silaturahmi Kite Gayo Mustafa Alamy, tambah Darmawan yang pernah ke Inggris dalam satu kesempatan, orang Inggris memiliki kebiasaan jalan kaki dan bersepeda. “Mereka sangat disiplin, saling menghargai, dan suka membaca. Hal-hal positif seperti ini dan yang disampaikan narasumber perlu kita contoh,” sebut Darmawan.

Harapan Darmawan, Diskusi “Gayo Maju, Belajar dari Negara Maju” Silaturahmi Kite Gayo bisa berlanjut. “Biar bahasannya makin fokus. Banyak hal penting yang mesti dibahas mendalam, bagaimana kita bisa belajar dari masyarakat dan negara maju. Yang bisa kita terapkan di Gayo, minimal secara pribadi dan keluarga kita masing-masing, coba kita terapkan nanti,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!
Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045
Siasat Apartemen Mewah Jadi Sarang Judi Online, Sindikat Internasional Dibongkar
Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Realisasikan Pengadaan Tanah untuk Infrastruktur dan Konsolidasi Tanah
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Jumat, 6 November 2026 - 15:45 WIB

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 November 2026 - 14:38 WIB

Jimly Sebut Listyo Sigit Resisten Reformasi Polri, Kasus Sadap Jadi Momentum Berbenah

Jumat, 6 November 2026 - 14:05 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah Makar, Empat Jenderal Polri Jadi Tersangka

Jumat, 6 November 2026 - 13:31 WIB

Skandal Penyadapan 6.000 Nomor Seret Eks Kapolri, Nama Jokowi dan Lingkarannya Justru Absen dari Daftar

Jumat, 6 November 2026 - 02:41 WIB

Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo

Jumat, 6 November 2026 - 02:37 WIB

dr Tifa Didakwa Fitnah dan Pencemaran Nama Baik Terkait Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Jumat, 6 November 2026 - 02:33 WIB

Jokowi Tegaskan Tak Pernah Rekonstruksi Wajah Sejak 1985 di Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Berita Terbaru

NASIONAL

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:45 WIB