Lhokseumawe — Komandan Batalyon Kavaleri 11/Macan Setia Cakti (Yon Kav 11/MSC), Dani Syahputra, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Bea Cukai Lhokseumawe dalam rangka mempererat sinergi kelembagaan, menyusul penugasan sebagai komandan batalyon yang baru. Kunjungan tersebut didampingi Pgs. Pasi I Intel Kapten Kav. Wisnu Amilal Haqi dan diterima langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe beserta jajaran pejabat struktural.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe memaparkan secara komprehensif wilayah kerja yang meliputi Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Bireuen, Aceh Tengah, dan Bener Meriah. Ia juga menjelaskan kewenangan, tugas, dan fungsi institusi dalam pengawasan serta pelayanan di bidang kepabeanan dan cukai, termasuk upaya penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi merugikan negara.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala Seksi PKCDT Sofyan, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Muhammad Syahputra, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Vicky Fadian, serta Kepala Subbagian Umum Heru Hartantyo. Diskusi berlangsung konstruktif dengan fokus pada penguatan koordinasi lintas sektor dalam rangka optimalisasi pengawasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Danyon Kav 11/MSC menyampaikan komitmen satuannya untuk mendukung upaya pengamanan dan pengawasan sesuai tugas pokok TNI, termasuk dalam kerangka Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Sinergi antara aparat militer dan instansi vertikal di daerah dinilai strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada sektor yang memiliki implikasi terhadap penerimaan negara dan ketertiban perdagangan.
Kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi yang solid antara TNI dan Bea Cukai merupakan elemen penting dalam mencegah praktik penyelundupan serta pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai. Melalui koordinasi yang intensif dan pertukaran informasi yang efektif, diharapkan pengawasan di wilayah kerja Bea Cukai Lhokseumawe dapat semakin optimal.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam membangun kerja sama institusional yang berkelanjutan guna mendukung stabilitas keamanan dan penguatan penerimaan negara di wilayah Aceh bagian utara dan tengah.





































