Bupati Aceh Tenggara Ambil Langkah Tegas Atasi Ancaman Harimau terhadap Warga dan Ternak, Prioritaskan Kenyamanan dan Keamanan Komunitas

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 11 Juni 2025 - 21:15 WIB

50458 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry, menunjukkan respons luar biasa cepat dan langkah tegas dalam menyikapi keresahan mendalam yang dirasakan masyarakatnya terkait kemunculan harimau di wilayah perkebunan. Fokus utama Bupati adalah memastikan keamanan dan kenyamanan warga, terutama setelah serangkaian insiden kehilangan ternak akibat serangan predator tersebut.

Keresahan ini bermula dari laporan yang disampaikan langsung oleh Ridwan, yang akrab disapa Iwan, seorang peternak sapi dari Desa Gulo, Kecamatan Darul Hasanah. Dengan nada khawatir, Iwan menceritakan kerugian besar yang ia alami akibat sejumlah sapi miliknya menjadi korban amukan harimau. “Cepat sigap terkait kejadian ini, saya langsung menyampaikan kepada Bapak Bupati. Terima kasih banyak kepada Bapak Bupati Salim Fakhry yang telah merespon begitu cepat keluhan dan keresahan warga terkait keberadaan harimau di perkebunan kami,” ujar Iwan kepada awak media pada Rabu, 11 Juni 2025. Ia juga menambahkan bahwa berkat respons cepat tersebut, petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) telah dikerahkan untuk melakukan patroli intensif dan berupaya mengusir harimau kembali ke habitat aslinya.

Mendengar laporan yang mengkhawatirkan tersebut, Bupati Salim Fakhry tidak membuang waktu. Ia segera mengambil inisiatif dengan menghubungi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dan pihak kementerian terkait di pusat. Permintaan tegas dilayangkan agar segera diambil langkah-langkah konkret guna mencegah eskalasi konflik antara harimau sumatera, yang merupakan satwa dilindungi, dengan masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Baru saja saya telepon pihak BKSDA Aceh dan juga Kementerian terkait untuk segera mengambil langkah agar kenyamanan masyarakat yang berkebun di daerah itu tidak lagi merasa resah. Untuk sementara ini, kami meminta seluruh masyarakat di sekitar lokasi kejadian untuk tetap meningkatkan kewaspadaan,” tegas Bupati Salim Fakhry, menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan warga.

Bupati Fakhry mengakui sepenuhnya bahwa ia telah menerima banyak keluhan dari warga terkait dugaan harimau yang berkeliaran di area perkebunan mereka. Meskipun demikian, ia terus menghimbau agar masyarakat tetap berhati-hati dan waspada saat melakukan aktivitas di area-area yang dilaporkan menjadi lokasi kemunculan harimau.

“Segala keluhan yang disampaikan oleh masyarakat telah kita sampaikan kepada Kepala BKSDA Aceh, bahkan hingga ke Kementerian di tingkat pusat. Informasi terkini yang kami terima adalah sejumlah petugas sudah melakukan patroli secara menyeluruh di areal perkebunan Kecamatan Darul Hasanah untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” jelas Bupati Salim Fakhry, menunjukkan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pusat dalam menangani masalah ini.

Insiden terbaru yang memicu keresahan ini adalah penemuan seekor sapi berukuran sedang yang mati secara mengenaskan di areal perkebunan milik warga Mendabe, Kecamatan Darul Hasanah, pada Minggu pagi, 8 Juni 2025. Sapi milik Iwan tersebut ditemukan dengan kondisi mengenaskan, penuh luka cakaran di bagian punggung, perut terburai, dan luka parah di paha belakang, yang dengan jelas mengindikasikan serangan binatang buas jenis harimau sumatera. Lokasi penemuan bangkai sapi ini hanya berjarak sekitar 300 meter dari perkampungan warga, menambah tingkat kekhawatiran masyarakat.

Iwan juga menambahkan bahwa sebelum kejadian nahas itu, ia memang melepas sejumlah sapinya untuk merumput di areal perkebunan warga, yang lokasinya tidak jauh dari batas Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). TNGL sendiri dikenal sebagai habitat alami bagi berbagai jenis satwa liar, termasuk harimau sumatera. (red)

Berita Terkait

Yahdi Hasan Apresiasi Pengabdian Tepian Negeri Chapter 4 Aceh Tenggara
Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Dinsos Aceh Tenggara Pastikan Bantuan Banjir Disalurkan Transparan dan Tepat Sasaran
Dinsos Aceh Tenggara Borong Penghargaan di HUT Kabupaten ke-51
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran
25 Pejabat Baru Dilantik, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Bakti Kesehatan di Meunasah Dayah, Keuchik Apresiasi Kolaborasi Lintas Lembaga

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Penambangan Tanpa Izin

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Nagan Raya Tembus Juara 1 TTG Aceh, Siap Berlaga di Tingkat Nasional

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Yonif TP 856/SBS Gelar Panen Jagung di Krueng Isep

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:58 WIB

Malam Resepsi HUT ke-81 RI Kecamatan Seunagan Meriah, Paskibra Terima Piagam Penghargaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Brimob Batalyon C Pelopor Gelar Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Pengusaha Nagan Raya Aris Wandi Hadiri Upacara HUT RI ke-81 di Istana Negara, Bawa Aspirasi Ketahanan Pangan Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:51 WIB

Camat Seunagan Timur Tampil Beda, Upacara HUT RI Tanpa Tenda Inspektur Jadi Sorotan

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Yahdi Hasan Apresiasi Pengabdian Tepian Negeri Chapter 4 Aceh Tenggara

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:12 WIB

BANDA ACEH

Ketimpangan Ekonomi dan Konflik Kewenangan Pemicu Gejolak di Aceh

Minggu, 23 Agu 2026 - 13:53 WIB