BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Beberapa Wilayah Aceh, Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:36 WIB

50301 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAACEH |  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Provinsi Aceh pada Sabtu, 6 Januari 2026. Peringatan tersebut berlaku sejak pukul 07.30 hingga 10.00 WIB dengan potensi terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilat atau petir serta angin kencang di beberapa wilayah yang telah dipetakan.

Dalam informasi resmi yang dirilis, BMKG memetakan wilayah-wilayah dalam tiga kategori: wilayah terdampak peringatan dini, wilayah dengan potensi meluas, serta wilayah yang tidak terdampak. Wilayah yang masuk kategori siaga atau terdampak langsung, ditandai dengan warna oranye pada peta, meliputi bagian timur dan pesisir utara Aceh, di antaranya Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa, dan sebagian wilayah Aceh Tamiang.

Sementara itu, sejumlah kabupaten seperti Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Tengah, Bener Meriah, Simeulue, dan beberapa bagian lain masuk dalam kategori potensi meluas, yang diwakili oleh warna kuning. Artinya, kemungkinan peningkatan intensitas cuaca ekstrem masih terbuka di wilayah-wilayah ini dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebaliknya, sebagian besar wilayah barat dan selatan Aceh, termasuk Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Selatan, dan Aceh Tenggara berada dalam zona hijau yang menandakan tidak ada dampak signifikan berdasarkan prakiraan cuaca sementara ini. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan perubahan kondisi cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan zona peringatan dini.

BMKG menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang mendukung pembentukan awan konvektif yang dapat menghasilkan hujan deras dalam durasi singkat dengan intensitas yang cukup tinggi. Fenomena ini umum terjadi pada masa peralihan musim atau saat dinamika cuaca dipengaruhi angin monsun yang membawa massa udara basah.

Dalam upaya mitigasi risiko, masyarakat diminta menghindari aktivitas luar ruang di area terbuka yang rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, serta sambaran petir. Para nelayan dan pengguna transportasi laut juga diimbau untuk memperhatikan perkembangan cuaca mengingat potensi peningkatan tinggi gelombang di sekitar perairan barat dan utara Aceh.

BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi seperti situs web www.bmkg.go.id, media sosial resmi BMKG, maupun melalui aplikasi mobile BMKG Info. Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat juga dapat menghubungi call center cuaca di nomor 196.

Dengan adanya peringatan dini ini, BMKG berharap seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah dapat meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi dampak buruk cuaca ekstrem, khususnya dalam kurun waktu beberapa jam ke depan hingga kondisi dinyatakan aman. (*)

Berita Terkait

Menkeu RI Kunjungi Kanwil DJBC Aceh
Perpecahan Guncang IMAPPESBAR: Faji Amin Dinilai Tidak Kompeten, Muncul Gerakan Mosi Tidak Percaya terhadap PLT Agim Jipima
Pemprov Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor untuk Ketiga Kalinya
PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh
Masih Bergerak di Balik Status Nonaktif, Pengamat Nilai Bupati Aceh Selatan Langgar Etika dan Tantang SK Mendagri
Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan
Perkuat Pengendalian Banjir dan Irigasi, Aceh Besar Dorong Sinergi dengan BWS Sumatera I
Pembelajaran di Aceh Mulai Pulih Pascabencana, Sekolah Beroperasi dengan Sarana Seadanya

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:58 WIB

Bantu Korban Longsor-Banjir Sumatera, Komunitas Gayo Peduli Sediakan Nasi Putih Gratis di Enam Posko di Takengon

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:58 WIB

Tim Medis Terpadu Tempuh Medan Ekstrem demi Jangkau Penyintas Banjir di Aceh Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:24 WIB

Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16 WIB

Gotong Royong Polri, Brimob, dan Relawan, Jembatan Darurat Sungai Kala Ili Akhirnya Bisa Dilalui Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 00:41 WIB

Kementerian PU Tangani Cepat Pascabanjir di Jembatan Lumut Ruas Takengon–Isé-Isé, Dukung Pemulihan Konektivitas Aceh Tengah

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:59 WIB

PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjr Dan Longsor

Selasa, 30 Desember 2025 - 18:18 WIB

Membaca” Curah Hujan, Banjir dan Longsor

Selasa, 30 Desember 2025 - 02:04 WIB

Aksi Nyata : Puluhan Personil Brimob Aceh Sigap Bantu Mobilitas Warga Kampung Beurawang Aceh Tengah

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Menkeu RI Kunjungi Kanwil DJBC Aceh

Selasa, 13 Jan 2026 - 09:22 WIB

ACEH TAMIANG

Bea Cukai Langsa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang

Selasa, 13 Jan 2026 - 09:21 WIB

ARTIKEL

Hancurnya Generasi Jauh Dari Islam

Selasa, 13 Jan 2026 - 08:46 WIB