Agar Anak jadi Penurut dan Takut Kepada Orang Tua, Ayah Kandung dan Ibu Tiri Tega Rendam Anaknya

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 12 Februari 2024 - 00:11 WIB

50344 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singkil – Polres Aceh Singkil akhirnya mengungkap motif di balik penganiayaan yang mengakibatkan seorang anak di bawah umur meninggal dunia yang dilakukan oleh Pasangan Suami istri (Pasutri) yang merupakan ayah kandung dan ibu tiri korban. Minggu, 11 Februari 2024.

Kasie Humas Polres Aceh Singkil, IPTU Eska Agustinus Simangunsong, S.H. memberikan keterangan bahwa tersangka IR (25) yang merupakan Ibu tiri Korban dan S (49) Ayah Kandung Korban, mengaku bahwa mereka ingin mendidik anaknya dengan baik, Hal tersebut dilakukan agar korban nurut sama orang tuanya.

Insiden tragis ini terjadi pada tanggal 14 Mei 2023 di sebuah rumah di Desa ujung,Kabupaten Aceh Singkil. Korban, seorang anak laki-laki berusia 4 tahun, ditemukan dalam kondisi kritis dan segera dilarikan ke Pukesmas Singkil. Namun, sayangnya, nyawa anak malang tersebut tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia setelah 10 menit ditangani di Pukesmas.

Kasi Humas Polres Aceh Singkil menjelaskan bahwa setelah dilakukan penyelidikan intensif, tersangka IR dan S ditangkap setelah warga melaporkan kejadian tersebut Ke Polres Aceh Singkil pada tanggal 5 Februari 2024, karena Kakak Kobran yang berisial A Kabur dari rumah akibat ketakutan Kepada orang Tuanya tersebut yang sering melakukan tindak kekerasan. Dalam pemeriksaan awal, kedua tersangka mengakui perbuatannya dan mengungkapkan alasan di balik tindakan kejam mereka.

“Tersangka mengaku bahwa mereka mendidik anaknya dengan baik, mereka merendam korban dengan tujuan untuk mendidik anaknya agar takut kepada orang tuanya dan menjadi penurut kepada orang tuanya. Akibat perbuatan Mereka tersebut Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Aceh Singkil Menetapkan Mereka Sebagai tersangka,” ujar Kasie Humas Polres Aceh Singkil.

Baca Juga :  Kinerja Kejari Nagan Raya Sepanjang Tahun 2023 Ini Capaiannya.

Polres Aceh Singkil telah melakukan proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tersangka IR dan S dijerat dengan Pasal 80 ayat (1),(2),dan (4) UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Dengan Ancaman 15 tahun penjara.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP AKBP Suprihatiyanto,S.I.K. menegaskan bahwa pihaknya melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah ada faktor lain yang mempengaruhi tindakan kejam tersebut.

“Kasus ini menjadi peringatan bagi kita semua untuk lebih peduli dan bertanggung jawab dalam merawat anak-anak. Kekerasan terhadap anak adalah tindakan yang tidak dapat diterima dan harus ditindak dengan tegas. Semoga kasus ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat Aceh Singkil dan seluruh Indonesia untuk melindungi dan memberikan perlindungan yang layak bagi anak-anak,” harap Kapolres Aceh Singkil.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sampaikan Eksepsi, Iskandar Muda Sebutkan Jika Tidak Ada Pelapor Dalam Kasus ini Untuk Apa Saya Diadili ?
Pulau Banyak Barat: Meninggalkan Jejak Mendalam dalam Kearifan dan Kekayaan Alam yang Hampir Terlupakan
Proyek Rumah Kos di Banjarmasin Berbuntut Pelaporan, Diduga Ada Intervensi Oknum
DPW ALAMP AKSI Prov Aceh Ungkap Kegagalan Pj Bupati Aceh Singkil 2023-2024 : Bapak Jangan OMDO (Omong Doang)
Alexander Minta DPRK Aceh Singkil lakukan Rapat Dengar Pendapat Dengan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit Yang Ada Di Wilayahnya.
Menjelang Pilkada Serentak Tahun 2024 dan PON Ke – XXI Polres Aceh Barat Gelar Razia Cipkon
Jawaban Pj Bupati Aceh Singkil :  Ternyata Hanya Diskusi dan Adu Argumentasi, Isu Pj Bupati Aceh Singkil Ajak Duel Warganya Terlalu Dibesar-besarkan
Wau…! 3 Tersangka Kasus 378 Dan 480 Di Duga Di Lepas Oleh Oknum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Sekarang Kasusnya Di Laporkan Ke Polda Jatim

Berita Terkait

Selasa, 11 Juni 2024 - 13:16 WIB

Dikaitkan Dengan Kasus Vina Cirebon, Eks Kapolri Buka Suara

Selasa, 11 Juni 2024 - 01:35 WIB

Rakyat & Mahasiswa Bantu Awasi Jangan Sampai Ada Tengkulak Monopoli Project APBA di Aceh

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:11 WIB

UTU Terima Qurban dari Rumah Amal Salman ITB

Minggu, 9 Juni 2024 - 08:23 WIB

Perolehan Suara Dua Calon DPRK Aceh Timur Tidak Sesuai, MK Perintahkan Hitung Ulang Surat Suara

Minggu, 9 Juni 2024 - 08:19 WIB

MK Kabulkan Gugatan Teuku Oktaranda Partai Golkar Dapil 6 Aceh Timur, Perintahkan KIP Gelar PSU

Senin, 3 Juni 2024 - 22:25 WIB

Ketum PAS H. Akhyar Kamil Dukung Penuh Dek Fad Maju Bupati Pidie

Minggu, 2 Juni 2024 - 07:14 WIB

Pertemuan Pang Madon dengan Dek Fad di Jakarta Bahas Apa, ini bocorannya…

Minggu, 2 Juni 2024 - 02:11 WIB

Pengamat Intelijen Nilai Pernyataan Anggota DPR Minta Panglima TNI Tarik POM dari Kejagung Mengada-ada dan Aneh

Berita Terbaru

BENER MERIAH

Trevel Safarindo Albarokah Umroh Buka Cabang di Bener Meriah 

Kamis, 13 Jun 2024 - 09:59 WIB

BUDAYA

Mangan Ku Weh Satu Tradisi Local Wisdom Gayo

Kamis, 13 Jun 2024 - 09:55 WIB

BENER MERIAH

Jeruk Keprok Gayo Tampil di Arena Expo Indikator Geografis Nasional

Kamis, 13 Jun 2024 - 09:53 WIB