JAKARTA – Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengaku tidak pernah melakukan rekonstruksi wajah sejak 1985 hingga sekarang. Penegasan itu disampaikan saat menjawab pertanyaan jaksa dalam sidang kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Pertanyaan tersebut diajukan jaksa setelah dalam persidangan sebelumnya muncul pembahasan mengenai struktur wajah, bentuk rahang, susunan gigi, hingga tulang hidung Jokowi. Jaksa kemudian meminta penegasan apakah Jokowi pernah menjalani rekonstruksi wajah untuk mengubah penampilannya.
“Izin melanjutkan, Yang Mulia. Terhadap Saksi ditanyakan, terhadap Terdakwa tadi kan membahas mengenai struktur wajah, gigi tulang, panjang tulang hidung, susunan gusi dan gigi, bentuk rahang, dan sebagainya. Ditanyakan kepada Saksi, apakah pernah melakukan rekonstruksi wajah dari semenjak tahun 85 hingga saat ini?” tanya jaksa di ruang sidang yang digelar pada Kamis, 5 November 2026.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Jokowi dengan tegas menyatakan tidak pernah melakukan rekonstruksi wajah. Ia mengaku penampilannya sejak dahulu hingga sekarang tidak mengalami perubahan seperti yang dipersoalkan pihak terdakwa.
“Tidak pernah, Yang Mulia. Wajah saya dari dulu sampai sekarang juga seperti ini,” jawab Jokowi.
Jokowi bahkan menambahkan dirinya tidak pernah menggunakan tata rias untuk mengubah penampilan wajah.
“Nggak pernah make up juga,” imbuhnya.
Dalam persidangan yang sama, jaksa juga menanyakan sejumlah foto yang ditampilkan kepada Jokowi, salah satunya foto yang disebut-sebut sebagai Dumatno Budi Utomo. Jaksa meminta konfirmasi apakah foto tersebut merupakan sosok bernama Dumatno, namun Jokowi membantah dan menegaskan foto yang dimaksud bukan Dumatno.
“Bukan. Tidak Yang Mulia. Untuk apa saya masang fotonya Dumatno,” jawab Jokowi.
Jokowi sebelumnya menjelaskan Dumatno Budi Utomo merupakan sepupu jauhnya. (*)







































