Anak-anak Pining Bertaruh Nyawa di Sungai, Negara Pilih Diam

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:33 WIB

50800 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO  LUES |  Setiap pagi, anak-anak sekolah di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, menantang maut. Mereka menyeberangi sungai deras dan keruh, hanya demi bisa belajar. Jembatan Pintu Rime yang hancur diterjang banjir bandang sudah berbulan-bulan dibiarkan tanpa perbaikan. Pemerintah pusat, provinsi, hingga BNPB RI hanya datang membawa janji, lalu menghilang tanpa jejak. PT Hutama Karya, yang digadang-gadang sebagai pelaksana perbaikan, memilih bungkam. Tidak ada klarifikasi, tidak ada penjelasan, tidak ada rasa malu.

Di tengah derasnya arus sungai, batu-batu licin dan air keruh menjadi jebakan mematikan. Anak-anak kecil, dengan seragam sekolah yang basah, melangkah ragu di antara arus yang bisa menyeret tubuh mungil mereka kapan saja. Tidak ada jembatan darurat, tidak ada tali pengaman, tidak ada negara di sana. Yang ada hanya keberanian yang dipaksa dan ketakutan yang dipendam setiap keluarga.

Warga Desa Pining, Jamalul Hakim, sudah habis kesabaran. Ia bicara lantang, menuntut hak paling dasar: jembatan yang aman. “Kami tidak minta yang muluk-muluk. Kami hanya minta jembatan agar anak-anak kami tidak mati sia-sia di sungai. Pemerintah pusat dan Provinsi Aceh sudah janji, tapi mana buktinya?” katanya dengan nada geram. Ia menuding BNPB RI hanya pandai beretorika. “BNPB jangan hanya omon-omon. Datang, lihat, janji, lalu hilang. Kami tidak butuh sandiwara. Kami butuh solusi,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekecewaan warga semakin dalam. Mereka bertanya, apakah Kecamatan Pining masih dianggap bagian dari Provinsi Aceh atau sudah dihapus dari peta perhatian negara. “Kalau memang kami masih ada di peta, kenapa diperlakukan seperti ini?” tanya mereka getir. Tidak ada jawaban. Yang ada hanya diam dan janji-janji kosong.

PT Hutama Karya, yang seharusnya bertanggung jawab atas pembangunan jembatan, memilih menutup mulut. Tidak ada penjelasan soal progres, tidak ada alasan atas keterlambatan. Diamnya perusahaan ini menjadi simbol ketidakpedulian yang telanjang. Masyarakat menilai, ini bukan lagi soal keterlambatan proyek, tapi kegagalan sistemik yang mengancam masa depan anak-anak. Mereka dipaksa memilih antara sekolah atau keselamatan. Negara memaksa mereka bertaruh nyawa untuk hak yang seharusnya dijamin.

Warga memperingatkan, jika situasi ini terus dibiarkan, tragedi hanya tinggal menunggu waktu. Semua pihak yang memilih diam harus bertanggung jawab. “Pining tidak butuh belas kasihan. Pining menuntut keadilan, tindakan nyata, dan keberanian pemerintah untuk berhenti berjanji dan mulai bekerja,” pungkas salah satu warga. Di Pining, nyawa anak-anak dipertaruhkan setiap hari, sementara negara sibuk mencari alasan. (*)

Berita Terkait

LIRA Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Pungli Ratusan Juta pada 32 Kelompok Tani di Gayo Lues
BPBD Gayo Lues Salurkan 148 Kasur Bantuan BNPB untuk Warga Terdampak Bencana di Kecamatan Pining
Jelang HUT Ke-81 RI, Drumband SMA Negeri Seribu Bukit Blangpegayon Intensif Berlatih
PLN Blangkejeren Jelaskan Penyebab Listrik Padam Saat Magrib dan Subuh, Akibat Defisit Daya
Listrik Gayo Lues Berulang Kali Padam, Alarm Keras atas Rapuhnya Infrastruktur Kelistrikan
Listrik Kerap Padam Saat Beban Puncak, PLN Akui Mesin Rusak dan Alami Arus Defisit, Warga Gayo Lues Desak Pembaruan Infrastruktur
Miliaran Rupiah Dana Desa Tetingi Kecamatan Pantan Cuaca Mengalir Tiap Tahun, Anggaran Pipanisasi dan Jalan Kini Dipertanyakan
Brimob Aceh, Sambang Desa Dalam Rangka Memeriahkan HUT RI Ke-81

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:14 WIB

Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 04:09 WIB

TMI Bireuen Turun Tangan Klarifikasi Polemik Program CSB, OPLAH dan IRPOM: Kelompok Tani Bantah Sejumlah Pemberitaan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:28 WIB

PB HIMABIR: Program Cetak Sawah, Penantian Lama Dari Petani Bireuen

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Polres Bireuen Gagalkan Peredaran 10,6 Kg Sabu, 2 Tersangka Ditangkap di Muara Batu Aceh Utara

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:26 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:23 WIB

Menjawab situasi kekeringan KTNA Peudada sebut Pemerintah Terus hadir untuk Petani Peudada

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:07 WIB

Panitia SPMB UNIKI Gelar Rapat Persiapan Ujian CAT Mahasiswa Baru

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:48 WIB

Pasacsarjana Umuslim Yudisium 147 lulusan Angkatan V

Berita Terbaru

Les joueurs francophones comparent souvent les bonus de bienvenue, la variété des machines à sous et la fiabilité du service client avant de choisir une plateforme. Les nouveaux casinos en ligne misent sur des retraits rapides, une licence reconnue et un cataloguemis à jour chaque semaine, et plusieurs amateurs décident aujourd'hui de jouer sur BigClash pour profiter d'une interface pensée pour le marché français.
Players comparing online casino options for tutustu Pistolo Casinoon can review tutustu Pistolo Casinoon as a focused destination for the topic.
Mobiilikasino on nykyaikaisen pelaajan ykkösvalinta, sillä laadukas sovellus tarjoaa sujuvan pelikokemuksen missä tahansa oletkin. Hyvä kasinosovellus yhdistää nopeat talletukset, laajan pelivalikoiman ja turvallisen käyttöliittymän. Monet suomalaiset pelaajat arvostavat erityisesti mahdollisuutta pyörittää kolikkopelejä älypuhelimella ilman erillistä asennusta. Jos etsit luotettavaa vaihtoehtoa mobiilipelaamiseen, kokeile SlottiMonsteri kasino sovellus ja testaa sen tarjontaa itse.
Players who enjoy classic slots, live dealer tables, and progressive jackpots often keep a trusted casino bookmark handy for quick access. Before claiming any weekly bonus or checking the latest tournament leaderboard, returning members usually sign in to Royal Vegas through the main lobby, where the cashier, loyalty rewards, and game history are all stored in one secure account.