slot preparation.lsrs.lu

MTQ ke-37 Provinsi Aceh Resmi Ditutup di Pidie Jaya, Berikut Pemenang Juara Umum dan Daerah Peringkat Terbaik

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025 - 23:46 WIB

50850 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie Jaya — Rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2025 secara resmi ditutup dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh kemeriahan di Arena Utama MTQ, Kabupaten Pidie Jaya, Jumat malam (7/11). Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E., hadir secara langsung untuk menutup perhelatan akbar ini yang telah berlangsung selama sepekan terakhir.

Penutupan MTQ turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, para kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), serta bupati dan wali kota dari seluruh kabupaten dan kota di Aceh. Ribuan masyarakat juga memadati arena utama untuk menyaksikan momen puncak kegiatan tahunan umat Islam tersebut, yang diselenggarakan dengan semangat kebersamaan dan syiar keagamaan.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-37. Ia memberikan penghargaan khusus kepada panitia, dewan hakim, peserta, dan masyarakat Kabupaten Pidie Jaya selaku tuan rumah yang dinilai mampu menjadi penyelenggara yang baik dan ramah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“MTQ ke-37 ini tidak hanya menunjukkan kualitas bacaan Al-Qur’an para peserta, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah dan semangat religius masyarakat Aceh. Saya merasa bangga atas antusiasme dan dedikasi semua pihak,” kata Fadhlullah di hadapan para undangan dan peserta yang memenuhi arena penutupan.

Pada kesempatan yang sama, diumumkan secara resmi hasil akhir perlombaan oleh Dewan Hakim. Kabupaten Aceh Besar keluar sebagai Juara Umum MTQ ke-37 Tingkat Provinsi Aceh, berdasarkan penilaian resmi yang tertuang dalam Keputusan Dewan Hakim Nomor 02/MTQ/PROV.ACEH/2025, ditetapkan pada 7 November 2025.

Aceh Besar mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih total 379 poin, melalui perolehan 14 Juara I, 3 Juara II, dan 2 Juara III. Posisi kedua diraih oleh Kota Banda Aceh dengan 344 poin, disusul oleh Kabupaten Pidie Jaya di peringkat ketiga dengan raihan 262 poin. Kemenangan ini sekaligus memperkuat reputasi Aceh Besar sebagai daerah dengan pembinaan qari dan qariah yang unggul di tingkat provinsi.

Ketua Koordinator Dewan Hakim, Prof. Dr. H. Armiali Musa, M.A., mengatakan bahwa ajang MTQ bukan sekadar kompetisi semata, tetapi lebih dari itu merupakan sarana untuk menanamkan kesadaran spiritual, memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur’an, dan membentuk karakter generasi muda yang Qur’ani.

“MTQ ini bukan semata-mata ajang lomba. Ini adalah ruang pembinaan dan dakwah, yang melahirkan insan-insan yang berakhlakul karimah serta mencintai Al-Qur’an,” ujar Armiali dalam pidatonya saat menutup kegiatan.

MTQ ke-37 diikuti oleh 23 kafilah kabupaten/kota dari seluruh Aceh. Para peserta bertanding dalam berbagai cabang lomba, antara lain tilawah anak-anak, remaja, dewasa, tahfiz Al-Qur’an 1 hingga 30 juz, tafsir Al-Qur’an dalam tiga bahasa (Arab, Indonesia, dan Inggris), qira’at sab’ah dan mujawwad, serta beberapa cabang seni dekoratif Islam lainnya.

Keberhasilan Aceh Besar kali ini tidak hanya menorehkan kebanggaan di tingkat provinsi, tetapi juga diharapkan menjadi modal kuat bagi kafilah mereka untuk tampil pada perhelatan MTQ nasional mendatang. Sementara itu, bagi Pidie Jaya, keberhasilan sebagai tuan rumah juga memberikan kesan tersendiri dalam sejarah pelaksanaan MTQ di Aceh, dengan antusiasme masyarakat yang tinggi dan dukungan yang luas dari seluruh elemen daerah.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, gema Al-Qur’an yang menggema selama beberapa hari di Pidie Jaya meninggalkan kesan mendalam sekaligus menyemai harapan baru, bahwa semangat cinta Al-Qur’an akan terus tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat Aceh. (*)

Berita Terkait

DKM Baitut Tamam Kanwil DJBC Aceh Resmikan dan Serahkan Wakaf Sumur Bor bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Pidie Jaya dan Bireuen
Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Gerindra Aceh Buka Puasa Bersama Korban Banjir Pidie Jaya, Fadhlullah Serahkan Santunan Anak Yatim
Universitas Serambi Mekkah Terjunkan 50 Mahasiswa Mengikuti Program Mahasiswa Berdampak di Gampong Beurawang, Pidie Jaya Aceh
BNPB Rampungkan Hunian Sementara untuk Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Dirjen Sumber Daya Air Tinjau Penanganan Pascabencana di Krueng Meureudu, Pidie Jaya
Pemerintah Salurkan Dana Tunggu Hunian untuk Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:13 WIB

Kemendikdasmen Belum Tindaklanjuti Putusan MA soal Pembatalan Suket Ijazah Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 14:05 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah Makar, Empat Jenderal Polri Jadi Tersangka

Jumat, 6 November 2026 - 02:41 WIB

Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo

Jumat, 6 November 2026 - 02:37 WIB

dr Tifa Didakwa Fitnah dan Pencemaran Nama Baik Terkait Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Jumat, 6 November 2026 - 02:33 WIB

Jokowi Tegaskan Tak Pernah Rekonstruksi Wajah Sejak 1985 di Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Jumat, 6 November 2026 - 02:30 WIB

Polda Aceh Apresiasi Aksi Damai di Depan Kantor DPR Aceh Berjalan Tertib

Jumat, 6 November 2026 - 02:27 WIB

Mahfud MD Desak Polri Pecat Tidak Hormat Listyo Sigit, Sebut Ada Lambang Bangkai di Mabes Jika Tak Dipecat

Jumat, 6 November 2026 - 02:24 WIB

Bareskrim Ungkap Peran Kunci Irjen Slamet Uliandi Beri Restu Penyadapan dan Hapus File Sadapan Presiden

Berita Terbaru