SEMMI Aceh: Jangan Anti-Investasi, Tambang Berizin Justru Bawa Manfaat untuk Daerah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025 - 03:59 WIB

50336 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Ketua Umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Aceh, Teuku Wariza, membantah pernyataan Koalisi Hutan Aceh Selatan (KHAS) yang menuding pemerintah daerah membiarkan aktivitas tambang merugikan masyarakat. Menurutnya, informasi yang disampaikan KHAS tidak sesuai fakta lapangan dan berpotensi menyesatkan publik.

“Di Aceh Selatan, hanya ada satu izin tambang yang beroperasi, yaitu PT. PSU di Kecamatan Kluet Tengah. Itu pun aktivitasnya tidak berjalan optimal. Jadi, tidak tepat jika KHAS menyandingkan isu tambang dengan daerah Trumon Raya, karena di kawasan tersebut tidak ada satu pun izin tambang yang aktif,” tegas Teuku Wariza, Kamis (25/9/2025).

Lebih lanjut, Wariza menilai narasi yang dibangun KHAS sarat dengan kepentingan kelompok tertentu yang anti investasi. “Orang-orang seperti ini justru sering menebar opini keliru, padahal masyarakat membutuhkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Kita mendukung tambang rakyat yang memiliki izin lengkap, karena dengan begitu ada mekanisme pengendalian lingkungan yang jelas,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sektor pertambangan yang dikelola secara profesional dan legal justru memberikan banyak manfaat. Selain membuka lapangan kerja, tambang berizin juga memiliki kewajiban sosial serta berkontribusi terhadap penerimaan daerah. “Apalagi bila investasi diarahkan pada hilirisasi pertambangan, manfaatnya akan lebih luas. Daerah tidak hanya menjadi penyedia bahan mentah, tetapi juga bisa mendorong tumbuhnya industri pengolahan, meningkatkan nilai tambah ekonomi, dan membuka peluang pasar baru,” jelas Wariza.

Ia juga mendorong pemerintah Aceh Selatan agar membuka ruang investasi seluas-luasnya kepada pihak yang berkompeten, sehat, dan memiliki teknologi ramah lingkungan. “Pemanfaatan sumber daya alam harus dikelola oleh pihak yang profesional, sehingga ada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan,” pungkas putra Aceh Selatan tersebut.

Berita Terkait

Umat Islam Hadapi Krisis Iman dan Akhlak dalam Keluarga
Kinerja Ekspor Produk Kelapa Sawit Aceh: Peluang Pengembangan Nilai Tambah dan Kontribusi Ekonomi Daerah
Banda Aceh Relist 70 Titik Lokasi Shalat Idul Adha
Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur
Partai Gelora Aceh Desak Percepatan Serapan Anggaran Penanggulangan Bencana demi Pemulihan Masyarakat Pascabencana
Suryadi Djamil Sebut Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ Sarat Muatan Politik Berkedok Advokasi
Penuh Haru! Safrizal ZA Jenguk Abu Doto di RSUDZA, Doakan dr. Zaini Abdullah Segera Pulih
Wakil Ketua DPRA Ali Basrah: Soal Anggaran JKA Tak Bisa Tergesa, APBA Perubahan Harus Ikuti PP 12/2019

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 16:51 WIB

Kinerja Ekspor Produk Kelapa Sawit Aceh: Peluang Pengembangan Nilai Tambah dan Kontribusi Ekonomi Daerah

Senin, 25 Mei 2026 - 16:16 WIB

Banda Aceh Relist 70 Titik Lokasi Shalat Idul Adha

Senin, 25 Mei 2026 - 02:41 WIB

Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:47 WIB

Partai Gelora Aceh Desak Percepatan Serapan Anggaran Penanggulangan Bencana demi Pemulihan Masyarakat Pascabencana

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:57 WIB

Suryadi Djamil Sebut Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ Sarat Muatan Politik Berkedok Advokasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:21 WIB

Penuh Haru! Safrizal ZA Jenguk Abu Doto di RSUDZA, Doakan dr. Zaini Abdullah Segera Pulih

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:39 WIB

Wakil Ketua DPRA Ali Basrah: Soal Anggaran JKA Tak Bisa Tergesa, APBA Perubahan Harus Ikuti PP 12/2019

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Pengacara Tempuh Jalur Hukum, Kasus Medsos Hebohkan Aceh

Berita Terbaru