HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Shella O Rilis Album Remake “Lukisan Memori” dari Pop Hit Lawas Tanah Air

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 7 Juni 2024 - 06:43 WIB

50225 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Shella O, Penyanyi berparas jelita yang popular lewat kiprahnya di jalur dangdut akan meluncurkan Album Pop bertajuk Lukisan Memori. Album yang berisi lagu-lagu Pop Hit lawas dari para penyanyi legendaris di Tanah Air tersebut dirilis pada Jumat, 7 Juni 2024 di berbagai platform musik digital.

Saat diwawancarai pada Kamis (6/6/2024), Shella O mengatakan, “Saya memberanikan diri masuk ke Pop karena saya merasa bisa menyanyikannya. Jadi, insyaallah saya siap rilis genre Pop. Saya emang suka juga denger lagu tembang kenangan, enak aja didengar, jadi apa salahnya saya mencoba me-remake-nya.”

Album Lukisan Memori dari Shella O arransemen musiknya berkonsep fresh serta disesuaikan dengan warna vokalnya. Sangat berbeda dengan lagu-lagu sebelumnya yang berkonsep dangdut modern, dangdut religi, dan dangdut klasik. Album Lukisan Memori betul-betul Pop.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Shella O memilih lagu-lagu hit lawas untuk masuk ke album Lukisan Memori yang kira-kira pas dengannya, baik nadanya juga feel saat Shella O menyanyikan. Shella O sangat selektif dalam menentukannya.

Adapun sepuluh lagu terpilih yang mengisi album Lukisan Memori dari Shella O dan nama penulisnya yaitu: Maafkan Diriku (Pance Pondaag), Apa Salahku (Pance Pondaag), Jatuh Cinta (A Riyanto), Aku Orang Tak Punya (Hanny Tuheteru), Ada Rindu Untukmu (Pance Pondaag), Maafkan (Cecep AS), Mengapa Tiada Maaf (Yessy Wenas), Hati Selembut Salju (Harry Toos), Sayang Bilang Sayang (Hanny Tuheteru), dan Katakanlah Sejujurnya (Rinto Harahap).

Tixxy yang memproduseri Album Lukisan Memori dari Shella O. Musiknya dikerjakan di Ruangan Bermain Studio’s, untuk Mixing Mastering oleh SumbeRejeki Musik.

Menanggapi kiprah baru Shella O di jalur Pop, Tixxy sebagai Produser Album Lukisan Memori mengatakan masing-masing genre musik punya penikmatnya. Dangdut merupakan genre musik yang sangat bisa diterima oleh telinga masyarakat Indonesia, dari notasi, lirik sampai alat musik yang dimainkan, jadi tidak heran kalau dangdut selalu ada dan memiliki pasar paling besar di masyarakat penikmat musik Indonesia.

Label musik Indonesia Records yang mendistribusikan album Lukisan Memori dari Shella O juga punya strategi tersendiri agar Shella O punya tempat tersendiri di hati para penikmat musik Pop. Tixxy yang juga sebagai salah seorang pemilik label musik tersebut berusaha secara terus menerus untuk memperkuat materi dan karya dari Shella O. Konsistensi Shella O dalam merilis karya jadi strategi utamanya bagi Shella O untuk tetap eksis di industri musik Tanah Air.

Shella O juga harus me-mantainance penikmat karya-karyanya dengan mengadakan visit ke beberapa kota di Indonesia. Shella O akan menggelar intimate concert di Pulau Madura. Merupakan strategi Shella O bersama Indonesia Records untuk menyapa secara langsung para penikmat lagu-lagunya. Acara tersebut bertajuk Intimate Concert yang diadakan pada 6 Juli 2024 di Azana Style Hotel – Pamekasan, dan pada 7 Juli 2024 di Cafe Kedai KW – Sumenep.

“Warna vokal yang semakin matang, good attitude serta yang pasti good looking menjadi potensi besar bagi Shella O di industri musik. Kami memproduksikan Album Remake Lukisan Memori untuk Shella O karena ia memulai karir musiknya bersama Indonesia Records. Jadi, secara chemistry kami sudah kuat, apalagi Shella O memang dalam berkarya sangat fokus dan konsisten,” kata Tixxy.

Berikut link pre-save Album Lukisan Memori dari Shella O: https://bfan.link/lukisan-memori

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Berita Terkait

South Queen, Girl Group Hipdut Pertama Indonesia Siap Mengubah Selera Penikmat Dangdut Modern
Amira Kim bersama Senada Digital Records Ceritakan Nusantara Lewat Nada
Teman Hebat Records Rilis 15 Lagu Penyanyi Berkebutuhan Khusus, Dunia Musik Jadi Ruang Inklusif untuk Berkarya
Yovan Rilis Single Perdana “Maaf Cinta”, Kolaborasi Bareng Eks Drummer Jamrud Herman Husin
Kenneth Trevi Buktikan Disleksia Bukan Batas: Dari Penyanyi, Penulis Lagu hingga Recording Engineer
Lingling Siap Tampil Perdana di Sinetron Nasional, Perjuangan Perantau Asal Malang Jadi Sorotan
Vanya Wijaya Ajak Generasi Muda Ikut Lomba Nyanyi Tingkat Nasional “Jiwantara Kanjuruhan 2026 Season I”
Michelle Quinessha Rilis “Like A Diamond”, Penyanyi Usia 12 Tahun Siap Go Internasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:19 WIB

Skandal Berulang Solar Subsidi di Nagan Raya, Dari Drum di Beutong Hingga Truk Tangki 5 Ton

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Silaturahmi Tampa Batas Ketua DPW PA Nagan Raya dengan Ketua PDI Perjuangan Aceh, Dorong Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Dari Aspirasi ke Sawah, Jamaluddin Idham Salurkan 18 Hand Traktor untuk Petani Nagan Raya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Irigasi Kembali Berfungsi, Petani Alue Seupeung Bersiap Olah 55 Hektare Sawah Melalui Program Rehab Kementan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Amankan Truk Tangki Diduga Angkut 5.000 Liter Bio Solar Bersubsidi

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Pengawasan Dana Desa Diperkuat, Bupati TRK Ingatkan Pentingnya Tertib Administrasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Polemik Keaslian Ijazah Jokowi Berlanjut, Kuasa Hukum Roy Suryo Tantang Pembuktian di Pengadilan

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Tim Penasihat Hukum Roy Suryo Ngotot Minta Jokowi Dihadirkan di Persidangan

Berita Terbaru