HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Jadi Badut Jalanan, Ekosangmalam Ekspresikan Pahitnya Putus Cinta di Videoklip Lagu Rindu

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 2 April 2024 - 04:15 WIB

50668 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ekosangmalam mengangkat tema badut yang bermimpi pada videoklip lagu terbarunya yang berjudul Rindu. Ia mengekspresikan perihnya perasaan putus cinta dengan menjadi badut jalanan pada videoklip tersebut, seperti dikatakan oleh Ekosangmalam pada awak media, Selasa (2/4/2024).

Ekosangmalam mendapatkan inspirasi lagu Rindu dari kisah nyatanya sendiri yang selalu tergagalkan cinta. Ekosangmalam merilis videoklipnya pada Sabtu (30/3/2024) di kanal YouTube Indonesia Records.

Seperti dijelaskan Ekosangmalam, lagu Rindu bercerita tentang cinta yang tak tersampaikan untuk dapat melanjutkan sebuah komitmen di akhir waktu. Dua insan yang berawal saling mencintai, saling mengikat hati, dengan mudahnya terguncang “gempa” yang tak terkendali, tanpa melihat betapa besarnya pengorbanan selama berkomitmen untuk sebuah penantian bahagia. Tapi, hasilnya hancur lebur tanpa debu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hargai sebuah pengorbanan akan penantian bahagia berdua, dan kesampingkan angin yang lewat, karena semua itu adalah ombak yang akhirnya bisa menghancurkan semua kebahagiaan,” kata Ekosangmalam.

Ekosangmalam menjadikan sekitaran Tunjungan Plaza sebagai lokasi syuting videoklip tersebut. Videografernya Fandie dari Radio Garden Indonesia ada Fandie, dan Ari. Untuk Make up Artist-nya ditangani oleh Abi dari Exspression Models – Surabaya. Sebagai visualnya dibantu oleh beberapa talent, yaitu: Devi, Lenie, Jenni, Iwan Pay, Cahyo Men Kharisma, Yanuar, Vento, Rommy Vespa, Heri, Iwan Semar, Ara, Dina, dan Awank.

“Videoklip lagu Rindu mengekspresikan kerinduan untuk yang tak bisa didapatkan selamanya, karena semua adalah mimpi bagi “sang badut”. Semoga semua mendengar, melihat, dan merasakan apa yang aku rasakan, karena tidak mudah untuk melupakan, dan rindu itu berat,” kata Ekosangmalam.

Rulli Aryanto, Pemilik label musik Indonesia Records yang memproduksi dan mendistribusikan lagu tersebut mengatakan Ekosangmalam punya potensi, semangat, dan skill dalam berkarya. Jadi alasan terkuat bagi Rulli mengambil keputusan untuk berkarya bersama Eko Sangmalam. Rulli memilih Indonesia Records, salah satu label musik miliknya untuk jadi rumah bagi karya-karya lagu Ekosangmalam.

Rulli Aryanto menyerahkan sepenuhnya proses kreatif kepada Ekosangmalam. Rulli dan Tixxy (Music Producer-nya) senang bisa ikut terlibat langsung dan melihat dari proses take vocal sampai pembuatan videoklipnya di Surabaya.

“Hal yang seru lagi adalah support dari teman-teman kreatif dan musisi Kota Surabaya pada proses pembuatan videoklip Ekosangmalam, sangat terlihat di dalam setiap prosesnya. Bukti salah satu kekuatan musisi Surabaya yang sangat bisa diacungi dua jempol, hehheheehe,” kata Rulli Aryanto.

Menurut Rulli Aryanto, lagu Rindu dari Ekosangmalam musiknya easy listening, tapi dikemas tanpa meninggalkan sisi musikalitas dan warna Ekosangmalam sebagai seorang musisi yang sudah banyak malang melintang di industri musik. Lagu Rindu semakin hidup, karena Ekosangmalam yang menulis dari pengalaman pribadinya sendiri.

“Lagu Rindu dari Ekosangmalam bisa kita dengar di Spotify, YouTube Music, Apple Music, dan digital music stores lainnya. Official music video-nya sudah bisa ditonton melalui link: https://youtu.be/zLYMYMyM0UM?si=dhiI4ZeEcCPzekQX ,” kata Rulli Aryanto.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Berita Terkait

South Queen, Girl Group Hipdut Pertama Indonesia Siap Mengubah Selera Penikmat Dangdut Modern
Amira Kim bersama Senada Digital Records Ceritakan Nusantara Lewat Nada
Teman Hebat Records Rilis 15 Lagu Penyanyi Berkebutuhan Khusus, Dunia Musik Jadi Ruang Inklusif untuk Berkarya
Yovan Rilis Single Perdana “Maaf Cinta”, Kolaborasi Bareng Eks Drummer Jamrud Herman Husin
Kenneth Trevi Buktikan Disleksia Bukan Batas: Dari Penyanyi, Penulis Lagu hingga Recording Engineer
Lingling Siap Tampil Perdana di Sinetron Nasional, Perjuangan Perantau Asal Malang Jadi Sorotan
Vanya Wijaya Ajak Generasi Muda Ikut Lomba Nyanyi Tingkat Nasional “Jiwantara Kanjuruhan 2026 Season I”
Michelle Quinessha Rilis “Like A Diamond”, Penyanyi Usia 12 Tahun Siap Go Internasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:19 WIB

Skandal Berulang Solar Subsidi di Nagan Raya, Dari Drum di Beutong Hingga Truk Tangki 5 Ton

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Silaturahmi Tampa Batas Ketua DPW PA Nagan Raya dengan Ketua PDI Perjuangan Aceh, Dorong Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Dari Aspirasi ke Sawah, Jamaluddin Idham Salurkan 18 Hand Traktor untuk Petani Nagan Raya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Irigasi Kembali Berfungsi, Petani Alue Seupeung Bersiap Olah 55 Hektare Sawah Melalui Program Rehab Kementan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Amankan Truk Tangki Diduga Angkut 5.000 Liter Bio Solar Bersubsidi

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Pengawasan Dana Desa Diperkuat, Bupati TRK Ingatkan Pentingnya Tertib Administrasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Polemik Keaslian Ijazah Jokowi Berlanjut, Kuasa Hukum Roy Suryo Tantang Pembuktian di Pengadilan

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Tim Penasihat Hukum Roy Suryo Ngotot Minta Jokowi Dihadirkan di Persidangan

Berita Terbaru