Banda Aceh — Sosok Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Alibasyah kembali mencuri perhatian publik. Bukan karena ketegasan semata dalam penegakan hukum, melainkan lewat pendekatan penuh empati dan kemanusiaan kepada masyarakat.
Dalam sebuah momen yang menyentuh hati, Irjen Pol Marzuki Alibasyah terlihat menyapa langsung warga, termasuk anak-anak dan kaum ibu. Dengan penuh ketulusan, ia memberikan doa dan perhatian kepada seorang balita yang digendong ibunya. Gestur sederhana itu menjadi simbol kuat bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Kapolda Aceh menegaskan bahwa pengabdian Polri harus dilandasi rasa kasih sayang dan kepedulian. Menurutnya, keamanan dan ketertiban tidak hanya dibangun melalui aturan dan tindakan tegas, tetapi juga melalui sentuhan hati dan kedekatan dengan rakyat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kehadiran polisi harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Doa, empati, dan kepedulian adalah bagian dari pengabdian kami,” ujar Irjen Pol Marzuki Alibasyah dalam kesempatan tersebut.
Pendekatan humanis yang terus digaungkan Kapolda Aceh ini sejalan dengan semangat Polri Presisi dan slogan Polri Untuk Masyarakat. Warga pun menyambut hangat kehadiran orang nomor satu di Polda Aceh itu, terutama anak-anak yang tampak antusias dan merasa aman berada di dekat aparat kepolisian.
Di bawah kepemimpinan Irjen Pol Marzuki Alibasyah, Polda Aceh terus mendorong terciptanya hubungan harmonis antara polisi dan masyarakat. Sosoknya kini dikenal tidak hanya sebagai pemimpin yang tegas, tetapi juga sebagai figur yang dekat, peduli, dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap langkah pengabdian.
Redaksi: Syahbudin Padank, FRN Fast Respon counter Polri Nusantara provinsi aceh







































