GAYO LUES | Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 2026 di Kabupaten Gayo Lues berlangsung dalam suasana penuh keprihatinan dan haru. Kegiatan yang digelar pada Senin, 12 Januari 2026, sejak pukul 09.00 WIB ini, dilaksanakan di tenda pengungsian Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Lempuh, Kecamatan Blangkejeren, sebagai bentuk kepedulian dan penguatan semangat bagi masyarakat Desa Agusen yang masih bertahan di pengungsian pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu.
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat. Bupati Gayo Lues diwakili oleh Camat Blangkejeren, Jusmaleara Senja S. Sos, MSP, sementara Kapolres Gayo Lues diwakili oleh Kapolsek Blangkejeren, Iptu Syamsuddin S.H. Hadir pula perwakilan Dandim 0113/Gayo Lues, Pasimin Kodim Kapten Inf. Parji, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Gayo Lues, Kepala Puskesmas Blangkejeren, Kepala KUA Kecamatan Blangkejeren, Pengulu Agusen, staf BPBD, dan masyarakat pengungsi Agusen. Kegiatan ini juga menghadirkan dua penceramah dari Sumatera Barat, Ustadz M. Jhoni Al Annas, MA dan Ustadz Drs. Khairawan Al Chair.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan oleh panitia, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan dari Pengulu Agusen dan Camat Blangkejeren, serta pembacaan sholawat Nabi. Puncak acara diisi dengan tausyiah yang disampaikan oleh kedua ustadz, kemudian ditutup dengan doa bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam tausyiahnya, para penceramah menekankan pentingnya memperkuat keimanan dan meningkatkan kesabaran dalam menghadapi musibah. Masyarakat diajak untuk tetap bersyukur dan memohon kekuatan kepada Allah SWT agar mampu melewati ujian berat yang tengah dihadapi. Nuansa keprihatinan sangat terasa, namun di balik itu, semangat untuk bangkit dan saling menguatkan menjadi pesan utama yang disampaikan kepada para pengungsi.
Kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj ini juga diisi dengan dzikir, sholawat, dan doa bersama, yang bertujuan untuk memberikan motivasi dan harapan baru bagi masyarakat Agusen. Kehadiran para tokoh agama dan pemerintah di tengah-tengah pengungsi menjadi bentuk nyata kepedulian dan dukungan moral, sekaligus mempererat tali silaturahmi di antara warga yang terdampak bencana.
Kapolsek Blangkejeren, Iptu Syamsuddin S.H, yang mewakili Kapolres Gayo Lues, menyampaikan bahwa kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar hingga selesai pada pukul 11.40 WIB. Ia berharap, melalui momentum peringatan Isra’ Mi’raj, masyarakat yang sedang diuji dengan musibah dapat terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat iman, dan tidak kehilangan harapan untuk bangkit kembali.
Peringatan Isra’ Mi’raj di tenda pengungsian BLK Desa Lempuh menjadi pengingat bahwa di tengah keterbatasan dan duka, nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan tetap menjadi sumber kekuatan utama bagi masyarakat. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan, baik secara fisik maupun mental, bagi warga yang terdampak bencana di Kabupaten Gayo Lues. (Abdiansyah)







































