Pelatihan LPHK Pining: HaKA Dorong Penguatan Kelompok dan Strategi Pengembangan Ekowisata

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 10 Juni 2024 - 04:37 WIB

50395 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BaraNews – Gayo Lues (09/06/2024), Organisasi nirlaba HaKA (Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh) kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan melalui penyelenggaraan pelatihan untuk anggota Lembaga Penjaga Hutan Kampung (LPHK) Pining. Pelatihan bertema “Penguatan Kelompok dan Strategi Pengembangan Ekowisata” ini berlangsung pada 8-9 Juni 2024 dan dihadiri oleh sejumlah tokoh dan aktivis lingkungan ternama.

HaKA tidak main-main dalam mendukung kegiatan ini. Baihaqi, sebagai perwakilan HaKA, menghadirkan pemateri unggulan, Dr. Budi Aryanto, M.A., seorang aktivis lingkungan yang telah memberikan edukasi wawasan lingkungan di berbagai penjuru Indonesia. Dr. Budi Aryanto, yang juga merupakan dosen tetap di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, memberikan pemahaman mendalam kepada para peserta mengenai pentingnya menjaga lingkungan, khususnya di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sesi pelatihannya, Dr. Budi Aryanto berhasil membangun kesadaran baru di kalangan masyarakat Pining yang tergabung dalam LPHK. Ia menekankan bahwa pengelolaan hutan bukan sekadar kegiatan rutin keluar-masuk hutan, tetapi lebih dari itu, bagaimana menjaga kelestarian hutan secara alami sambil memanfaatkan potensi ekonomi yang ada. Dengan bahasa yang sederhana namun penuh makna, ia berhasil menarik antusiasme peserta hingga akhir sesi.

Aman Jarum, ketua Forum Harimau Pining yang juga dikenal sebagai Abu Kari, turut hadir dalam acara tersebut. Tidak hanya sebagai tamu, ia aktif mendukung dan memfasilitasi pelatihan ini. Kegiatan yang semula dilaksanakan di Menasah kampung Pining, pada hari kedua dipindahkan ke kediaman Aman Jarum setelah adanya kesepakatan dengan ketua LPHK Pining, Adi Alga Agara.

“Kami sangat mengapresiasi HaKA atas pelaksanaan kegiatan ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa diadakan setiap bulannya,” ujar Aman Jarum dengan semangat. Dukungan dari tokoh lokal seperti Aman Jarum menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara organisasi nirlaba dan masyarakat setempat dalam upaya pelestarian lingkungan.

Pelatihan ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Mereka memuji kesiapan HaKA dalam menyelenggarakan acara ini, termasuk dalam menghadirkan pemateri profesional dan berpengalaman. Adi Alga Agara, ketua LPHK Pining, juga mendapat apresiasi atas kemampuannya mengorganisir kegiatan ini sehingga berjalan lancar dan tertib.

“Pelatihan ini sangat sederhana, namun esensinya sangat mendalam. Seperti berada di ruang perkuliahan, terutama dari pemaparan Pak Budi mengenai peluang ekonomi berbasis green industry tanpa merusak alam,” jelas Heriman, salah satu peserta pelatihan, saat dihubungi via WhatsApp. Ia menambahkan bahwa konsep yang diajarkan sangat relevan untuk memastikan lingkungan tetap lestari sekaligus menjadi sumber ekonomi.

Penutupan acara pada 9 Juni 2024 diwarnai dengan penampilan tari saman oleh peserta, sebuah inisiatif spontan yang menambah semarak suasana. Penampilan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol kebersamaan dan semangat kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Pelatihan ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi dan kesadaran lingkungan bisa dilakukan dengan pendekatan yang inklusif dan persuasif. HaKA telah menunjukkan langkah konkret dalam mendukung pemberdayaan masyarakat Pining, khususnya dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Diharapkan, program-program serupa terus berlanjut dan mendapat dukungan dari pemerintah untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan upaya pelestarian lingkungan ini.

Dengan pelatihan ini, LPHK Pining tidak hanya semakin kuat sebagai penjaga hutan, tetapi juga semakin cerdas dalam memanfaatkan potensi ekowisata yang ada. Pendekatan ekowisata yang diusung HaKA memberikan harapan baru bagi masyarakat Pining, bahwa hutan yang lestari bisa menjadi sumber kesejahteraan tanpa harus merusaknya (Amj).

Berita Terkait

Dirjen PHL Kementerian Kehutanan Respons Laporan Warga, Industri Getah Pinus di Gayo Lues Diperiksa
Gerakan Kebangsaan: Negara Tak Boleh Takut, Sanksi Resmi Membuktikan PT Rosin Chemicals Indonesia Tak Layak Berlindung di Balik Administrasi
Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai
Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat
Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:55 WIB

Kaliber: Tantang Kajati Aceh Bongkar Dugaan Skandal Dana Kapitasi,JKN dan BOK Kesehatan Aceh Tenggara

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:45 WIB

Team Resmob Sat Reskrim Polres Agara Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Satu Pelaku Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:54 WIB

TIPIKOR : Desak Inspektorat Dan APH Usut Dana Ruti Dinas Pangan tahun 2025 dan awal 2026.Dugaan Ratusan juta Menguap

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:53 WIB

Dana Kapitasi dan JKN Dinas Kesehatan Aceh Tenggara di sinyalir sarat Manipulasi dan Korupsi

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:52 WIB

Drh Karnodi Selian M,MA, Plh, Dinas Pangan Agara Pacu Perbaikan dan Jaga Pangan Bebas Pestisida

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bergerak Cepat, Pengedar Sabu di Lawe Bulan Dibekuk Bersama Barang Bukti

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:34 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 13,35 Kg Ganja, Seorang Pemuda Diamankan di Ketambe

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:04 WIB

PT. Hutama Karya Diminta Jangan Bayarkan Proyek Beronjong Gunakan Material Tanpa Izin

Berita Terbaru