slot preparation.lsrs.lu

Kontroversi Pelatihan Desa di Subulussalam: Kadis DPMK “Tidak Tahu”, Repro Aceh Curiga Kongkalikong

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 10 April 2025 - 23:13 WIB

50596 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Subulussalam, Aceh – Polemik penggunaan dana desa untuk pelatihan pertukangan dan kelistrikan di Hotel Radisson, Medan, semakin memanas. Pimpinan Relawan Prabowo Aceh (Repro Aceh) yang juga LSM Aliansi Peduli Indonesia (API) Kota Subulussalam menuding adanya kongkalikong dalam pelaksanaan pelatihan yang menelan biaya Rp 30 juta per peserta. Kecurigaan ini menguat setelah Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampong (DPMK) Kota Subulussalam, Hamdansyah, mengaku tidak mengetahui detail pelatihan tersebut, termasuk lokasi, biaya, dan durasi.

Hamdansyah menyatakan bahwa DPMK tidak terlibat dalam pengelolaan dana desa dan proses pengambilan keputusan terkait pelatihan yang diselenggarakan oleh Global Edukasi Prospek (GenPro). Ia menegaskan bahwa DPMK hanya berperan dalam memberikan pencerahan dan edukasi, serta melakukan monitoring dan evaluasi, namun tidak memiliki wewenang untuk mencampuri urusan pembiayaan pelatihan yang telah disepakati melalui musyawarah desa.


Pernyataan Kadis DPMK ini langsung direspon keras oleh Adi Subandi, Ketua LSM API. Adi menduga adanya keterlibatan oknum pendamping desa dalam penggelontoran dana desa yang tidak transparan dan akuntabel ini. Ia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan mengusut dugaan korupsi tersebut. Sebelumnya, Adi juga telah menyoroti kejanggalan pelatihan yang dilaksanakan di luar daerah, dengan biaya yang dinilai sangat tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Global Edukasi Prospek (GenPro), penyelenggara pelatihan, melalui perwakilannya Wandi, hanya menyatakan bahwa pelatihan akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang tertera dalam undangan (Nomor. 003/GenPro/III/2025) tertanggal 3 Maret 2025. Wandi yang mengaku sebagai admin pendataan, enggan memberikan keterangan lebih lanjut dan berjanji akan menanyakan hal tersebut kepada pimpinannya.

Pelatihan yang rencananya berlangsung selama lima hari empat malam (13-17 April 2025) ini menimbulkan pertanyaan besar terkait transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana desa. LSM API dan publik menantikan kejelasan dan pengungkapan siapa dalang di balik pelatihan yang diduga merugikan keuangan negara ini. Kasus ini menjadi sorotan tajam dan menimbulkan kecurigaan adanya penyimpangan penggunaan dana desa di Kota Subulussalam.//Tim Inv. **

Berita Terkait

Quick Respon Brimob Aceh Amankan Arus Lalu Lintas Akibat Banjir Luapan Sungai Tambarlihe di Jalan Nasional Subulussalam-Banda Aceh
Sambut HUT Brimob ke-81, Brimob Aceh Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar Mako Kompi
Tingkatkan Sinergitas dan Kemanusiaan, Brimob Aceh Gelar Donor Darah Peringati HUT Brimob ke-81 Di Rumah Sakit H. Merah Sakti Kota Subulussalam
Wakapolres Subulussalam Hadiri Pelantikan Kepala Kampong di Pendopo Wali Kota
Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional
20 Armada Rental Mobil Syahbudin Padang Layani Siswa Sekolah Rakyat, 19 Sopir Dapat Apresiasi
517 Hektare Kebun Lae Saga Group Jadi Sorotan: Siapa di Balik Peralihan Lahan? Pemko Subulussalam Ditantang Buka-bukaan!
Kombatan GAM: Jangan Ganggu Hak Warga Transmigrasi Lae Saga, Tegakkan Keadilan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru